
🥀Diana dan boneka Annabelle 🥀
"Waktunya bermain,hihihih"
(Tawa Annabelle)
Annabelle pun. Pergi menuju ke kamar Dian dan ibunya.
"Diannnnn"
(Pangil seseorang)
Seketika Dian terbangun karena mendengar suara seseorang,
"Mami!"
(Ucap Dian yang melihat maminya di depan pintu.)
"Ikut mami Dian"
(Ucap maminya sambil melambaikan tangan,)
"Ke mana mih?"
(Tanya dian)
Tapi maminya tidak menghiraukan perkataan Dian,dia terus berjalan.
Sedangkan Dian terus mengikuti maminya dari belakang.
"Mami mau ke mana?"
(Tanya dian.)
"Kemari sayang"
(Ucap maminya.)
Dian pun mengikuti perintah maminya sampai keluar dari rumah.
Di sisi lain Diana terkejut karena mendengar teriakkan Dian,
Dengan cepat Diana mengecek kakanya.dan betapa terkejutnya bahwa Dian keluar dari rumah seorang diri.
"Kak Dian mau ke mana?"
(Gumgam Diana)
Diana pun mengikuti langkah Dian dari kejauhan.
Dian pun mengegam tangan maminya dan masuk ke sebuah hutan.
"Kak Dian?"
(Teriak Diana)
Dian yang mendengar itu malah berlari lebih jauh.
"Gue harus selamatin Dian?"
(Ucap Diana)
"Tapi gimana caranya,apa gue minta bantu sama Annabelle aja kali yah"
(Sambung diana)
Diana pun memangil Annabelle dan muncul lah sosok ank kecil.
"Annabelle bantu aku."
(Ucap Diana memohon)
"Bantu apa?"
(Tanya Annabelle)
"Tolong kak Dian di pengaruhi oleh sesuatu."
(Ucap Diana sambil menangis)
Walaupun kaknya sering jahat tapi Diana selalu menyayangi Dian.)
"Kok Dian bisa di sini, padahal tadi aku baru kerjain ibunya.jadi siapa yang membawa Dian?"
(Gumgam Annabelle.)
.
.
"Kayaknya itu arwah jahat yang membawa Dian!"
(Ucap Annabelle)
"Terus aku haru bagaimana?"
(Tanya diana)
"Kita harus masuk ke alam ghaib"
(Ucap Annabelle.)
"Hah!! Giamana caranya?"
(Tanya Diana)
"Gampang, sekarang kamu ke pohon itu terus tutup mata kamu,dan berhitung lah sampai 10,"
(Ucap Annabelle)
"Seperti bermain petak umpet?"
(Ucap Diana)
"Yah tapi di alam nanti,kau akan melihat wujud asli ku ana,"
(Ucap Annabelle)
"Aku tak takut,yang penting kak Dian selamat"
(Ucap Diana)
. mereka pun memulainya seperti apa yang di bilang Annabelle Diana pergi ke pohon yang di tunjuk Annabelle,lalu mulai menghitung.
1....
2....
3....
4....
5....
6....
7....
8....
9....
10...
Seketika Diana merasa kan banyak sekali asap yang mengelilingi di sekitar nya, dengan perlahan Diana membuka matanya.
Di sana Diana melihat Annabelle dengan wujud yang aslinya sedang berlari sambil memangil Diana.
"Kayaknya Annabelle mau nunjukin jalan."
(Ucap Diana)
Dengan cepat Diana masuk ke dalam hutan itu yang di penuhi oleh asap merah.
"Kemana Annabell"
(Gumgam Diana)
Tiba tiba Diana melihat gendoruwo, Diana Hendak berteriak tapi dengan cepat Annabelle memberikan kode ke pada Diana agar tidak berteriak.
"Diana Luh harus kuat."
(Ucap Diana)
Diana pun berjalan kembali mengikuti Annabelle.
Kini Diana berhenti ke sebuah sumur tua,
Dengan cepat Annabelle malambaikan tangannya lalu masuk ke dalam sumur tua itu.
"Hah!! Gue harus masuk ke dalam sumur itu?"
(Ucap Diana)
Tapi tidak semudah itu karena di samping sumur itu ada sosok hantu perempuan yang tubuhnya sangat kurus,rambut panjang,dan juga memiliki wajah yang hancur.
Dengan keberanian Diana mendekati sumur tua itu.
Saat ingin masuk ke dalam kaki Diana di tarik oleh wanita itu.
"Lepasin"
(Ucap Diana)
Dengan cepat Diana melepaskan kakinya dari wanita itu dan meloncat ke dalam sumur tua itu.
"Aaaaaaaaa"
(Teriak Diana)
Bukkk
Seketika Diana jatuh ke sebuah benda kenyal,
"Eh kok ngk Sakit?"
(Gumgam Diana)
Saat Diana berdiri dan melihat dia jatuh di atas apa tiba tiba...
"Aaaaaaa"
(Teriak Diana).
Ternyata Diana terjatuh di sekumpulan mayat manusia yang baru saja di makan.
"Diana sini"
(Pangil Annabelle)
Diana pun pergi menyusul ke arah Annabelle.
"Aku hanya bisa mengantarkan mu sampai di sini."
(Ucap Annabelle)
"Hah kenapa?"
(Tanya Diana ketakutan.)
"Karena jika aku mengikuti mu mereka bisa mengenali ku,dan kita bertiga akan terkurung selama nya di sini."
(Ucap Annabelle.)
"Terus aku haru bagaimana?"
(Tanya Diana dengan cemas.)
"Pakai Kalung ini."
(Ucap Annabelle sambil memberikan kalung itu kepada Diana.)
"Ini untuk apa?"
(Tanya Diana)
"Dengan kalung ini,maka aroma tubuh Manusia mu Takan tercium, mereka akan mengira kau itu seorang hantu."
(Ucap Annabelle menjelaskan.)
"Baiklah terus apa lagi?"
(Tanya Diana)
"Saat kau masuk ke dalam lorong berikutnya,kau akan bertemu banyak sekali arwah.tapi kau tak boleh berteriak atau menanyai mereka."
(Ucap Annabelle.)
"Terus?"
(Tanya Diana)
"Setelah sampai ke sebuah ruangan di situ di mana Dian di culik dan di rantai oleh raja iblis."
(Ucap Annabelle)
"Jadi bagaimana cara nya aku melawan nya?"
(Tanya Diana)
"Kau harus menculik tanduk raja itu darinya,lalu tancapkan ke jantung iblis itu."
(Ucap Annabelle)
(Ucap Annabelle)
"Aku tau ini sulit,tapi hanya itu caranya."
(Ucap Annabelle)
"Baiklah aku akan lahkukan apapun agar kak Dian selamat."
(Ucap Diana)
Seperti apa yang di bilang Annabelle kini diana menelusuri sebuah lorong yang begitu gelap,bau anyir darah menyengat ke mana mana membuat Diana hampir pingsan.
Tapi dengan cepat dia menahan nya.
Diana pun bertemu banyak sekali arwah yang begitu menyeramkan,bahkan ada yang tubuhnya sudah tak utuh.
"Tolong kami!"
"Kaki ku mana?"
"Isi perut ku hilang"
"Arkhhhhhhhh sakit"
(Begitulah ucapan para hantu yang kesakitan.)
Sedangkan Diana sangat ketakutan keringat dingin bercucuran di dahi nya,tapi Diana harus kuat dengan apa yang dia dengar dan dia lihat,)
"Ini pasti ruangan yang di maksud Annabelle."
(Ucap diana)
Di sana Diana bersembunyi di balik kendi tua yang besar.
"Kak Dian?"
(Ucap Diana sambil menahan tangisnya)
Diana melihat Dian di rantai dan di masukan ke sebuah penjara yang sudah di gembok.
"Sialan"
(Umpat Diana yang emosi melihat keadaan kakanya itu.)
Tiba tiba angin berhembus kencang dan muncul lah sosok yang sangat menyeramkan tubuh yang berlendir, kulit berwarna merah,mata yang menyala,kuku hitam yang panjang.tubuh yang tak memiliki bulu dialah raja iblis,
"Serem banget."
(Ucap Diana.).
"Whahahahha,hari ini kita akan menumbalkan seorng manusia."
(Ucap raja iblis sambil duduk di Singgasana nya.)
.
Tiba tiba mata Diana mentap ke arah tanduk yang berada di atas meja, dengan cepat Diana mengambil tanduk itu,lalu mengambil kain dan menutup wajahnya.
"Sekarang bawakan aku tanduk ku."
(Ucap raja iblis dengan emosi)
"Kau cepat bawakan"
(Ucap arwah yang mendorong Diana )
Dengan cepat Diana berjalan mendekati raja iblis, sungguh jantung Diana mau copot saat melihat sesuatu yang mengerikan di depannya,
"Setelah itu kau tusuk tanduk itu ke jantung nya."
Seketika Diana mengingat perkataan Annabelle.
"Pasangkan tanduk itu ke raja iblis"
(Ucap sosok lain).
Diana pun mengangguk dan mengambil tanduk itu.
"Tunggu"
(Ucap raja iblis).
"Ada apa raja?"
(Tanya arwah lain.)
"Pergi dan ambil darah wanita perawan itu ".
(Ucap raja iblis )
Dengan cepat mereka mengiris tangan Dian dan mengambil darahnya,lalu memasukkan nya ke dalam kendi kecil.
"Ini raja"
(Ucap arwah itu.)
"Sekarang kau lumuri tanduk ku dengan darah ini"
(Ucap raja iblis kepada Diana.)
Diana pun hanya mengangguk.
"Setelah kau di suruh melumuri darah Dian di tanduknya,kau masukan bubuk ini,agar kekuatan Tanduk itu menjadi hilang."
(Ucap Annabelle yang di ingat oleh Diana.).
Dengan berhati hati Diana menaburkan bubuk itu lalu melumuri darah itu ke tanduk raja iblis,
"Sekarang pasangkan ke kepala ku!!"
(Bentak Raha iblis)
Dengan cepat Diana memasangkan satu tanduk ke kepala raja iblis tinggal satu tanduk lagi.
"Setelah satu tanduk di pasang ke kepala nya,tanduk yang lain kau tusukan di jantung nya "
(Ucap Annabelle.).
"Cepat pasangkan tanduk yang satunya!!"
(Ucap raja iblis emosi)
Bukan nya di pasang ke kepala nya dengan cepat Diana menusuk tanduk nya itu ke jantung Raha iblis,
"Aaaaaaaa"
(Teriak raja iblis yang kesakitan.)
Dengan cepat Diana berlari dan membuka pintu penjara itu lalu mengeluarkan dia yang tak sadar kan diri,
"Ayok cepet Diana"
(Ucap Annabelle)
Diana pun langsung berlari sambil membawa Dian untuk keluar dari tempat itu,
"Bagus Diana"
(Ucap Annabell)
"Bagaimana sekarang, mereka sedang mengejar kita?"
(Ucap Diana ketakutan.)
"SEKARANG berhitung lah Diana,tutup matamu!!"
(Teriak Annabelle)
"Baiklah"
(Ucap Diana)
1....
2....
3....
4....
5....
6....
7....
Mereka semakin mendekat.
"Cepat ana"
(Bentak Annabelle)
8....
9....
10...
"Aaaaaaa"
(Teriak Diana yang masuk ke dalam lingkaran hitam.)
Dan brukkkk
"Aduhhh".
(Ucap Diana)
Seketika Diana mendapatkan diri nya Dian Dan Annabelle yang telah menjadi boneka berada di sebuah hutan tempat pertama Diana berhitung tadi.
"Aku haru pulang,dan mengobati Dian."
(Dengan cepat Diana mengangkat Dian kembali ke rumahnya.)
Skipp rumah.
Diana dengan cepat mengobati luka Dian,lalu membaringkan tubuh kakanya itu ke kamar nya, setelah selesai Diana kembali ke kamar nya bersama Annabelle.
"Annabelle kau tak ppa?"
(Tanya Diana)
"Tidak, lagipula raja iblis itu sudah mati!"
(Ucap Annabelle).
"Huh Bagus lah".
(Ucap Diana)
"Aku tidur dulu yah"
(Ucap Diana)
Sedangkan Annabelle hanya tersenyum manis sambil mengubah dirinya menjadi boneka,
Di tempat lain.Andre sangat cemas karena Rahel belum juga di temukan,
"Rahel Luh di mana sih? Gue khawatir tau."
(Ucap Andre dengan raut wajah cemas.)
"Apa Rahel di tangkap oleh Adrian?"
(Gumgam Andre)
Di sisi lain seorang pria tampan dengan memajang foto Rahel di setiap sudut ruangan nya itu,
"Aku akan mendapatkan mu Rahel.".
(Ucap pria itu sambil mencium foto Rahel.)
Tinggg
Seketika hp pria itu berdering.
Via telepon
"Bagaimana?"
(Tanya pria itu.)
"Kami telah mendapatkan lokasinya tuan"
(Ucap seseorang)
"Di mana?"
(Tanya pria itu.)
"Di apartemen*****"
(Ucap seorang)
"Pekerjaan yang bagus"
(Ucap pri itu sambil mematikan panggilan nya.)
"Sayang kita akan bertemu."
(Ucap pria itu sambil tersenyum licik.)