Diana Dan Boneka Anabelle

Diana Dan Boneka Anabelle
Part 16


🥀 Diana dan boneka Annabelle 🥀


"Gue harus selalu jagain Rahel.."


(Ucap Diana lalu pergi dengan taxi.)


Di sisi lain Rahel telah pulang dari rumah nya Rafa,


"Nanti kita mampir ke supermarket"


(Ucap rahel ke pada supirnya.)


"Baik non"


(Ucap supirnya.)


Mereka pun berhenti di sebuah supermarket yang masih buka.


Di sana Rahel membeli cemilan dan berbagai makanan ringan lainnya, setelah merasa cukup Rahel langsung bergegas pulang.


Skipp rumah


Rahel pun langsung masuk ke dalam rumah megahnya itu,


Saat ingin menaiki tangga menuju ke kamar nya Rahel melihat seorang pria tampan sedang duduk sambil tersenyum kepada nya,


"Deg"


(Seketika Rahel mematung di tempatnya.)


"Hay monyet"


(Ucap pria itu.)


"Andre?"


(Ucap Rahel yang seketika mundur.)


"Berhenti,mau lari kemana loh"


(Sinis Andre)


"Kok luh bisa nemuin aku!!"


(Tanya Rahel)


"Mudah kok, sekarang ikut gue ke Jerman sekarang juga."


(Ucap Andre sambil menarik tangan Rahel.)


"Ihh ngk mau"


(Ucap Rahel sambil menghempaskan tangan Andre.)


"Dasar keras kepala! Mami Luh khawatir tau ngk sih"


(Bentak Andre)


"Ngk mau pokoknya"


(Ucap Rahel yang tak kalah sinis)


Terpaksa Andre mengendong Rahel lalu pergi menuju ke arah mobil.


"Lepasin tolongg.."


(Teriak Rahel.)


"Diamm".


(Bentak Andre.)


"Gue itu udh sekolah di sini Andre,gue ngk mau pergi?"


(Ucap Rahel yang sudah di dalam mobil.)


"Diam sebentar lagi kita akan pergi dengan pesawat pribadi gue.".


(Ucap Andre Dengan mata elangnya.)


"Gue harus kabur dari sini,gue kan belum bilang ke Diana klau gue sahbat kecilnya."


(Gumgam Rahel)


Andre sangat binggung dengan tingkah Rahel yang seketika diam.


"Aha,gue ada ide"


(Ucap Rahel)


"Jangan coba coba lari loh"


(Ucap Andre sinis)


Andre pun menjalankan mobilnya menuju ke bandara,di sana Rahel tampak diam.


"Gue duduk di muka yah ndre."


(Bujuk Rahel.)


"Buat apa?"


(Tanya Andre sinis)


"Soalnya Luh kayak tukang ojek,"


(Ucap Rahel sambil tertawa terbahak-bahak.)


"Najis, yaudh sini Duduk di samping gue."


(Ucap Andre yang di anguki oleh rahel.)


"Yes rencna berhasil."


(Gumgam Rahel.)


Rahel pun berpindah ke depan dan duduk di samping andre,Rahel tau klau Andre telah mengunci pintu dan juga jendela mobil.itulah sebabnya rahel pindah ke depan untuk membuka kunci pintu mobil,


Rahel memperhatikan Andre sangat fokus saat menyetir,


"Saatnya beraksi"


(Ucap Rahel )


Dengan cepat Rahel menekan tombol untuk membuka pintu mobil, setelah selesai Rahel langsung membuka pintu mobil dan langsung melompat keluar.


"Rahelll...."


(Teriak Andre yang kaget dengan apa yang di lakukan Rahel.)


Rahel pun terpental jatuh ke jurang dan akhirnya pingsan,


Dengan cepat Andre memberhentikan mobilnya lalu kembali ke arah di mana Rahel jatuh tadi.


"Apa di jatuh ke jurang?"


(Ucap Andre yang cemas)


Dengan cepat Andre menelpon para bodigar nya untuk mencari Rahel.


Di sisi lain Rahel telah sadar dari pingsannya,


"Awww sakit banget,gue jago juga yah ternyata"


(Ucap Rahel memuji dirinya sendiri.)


"Gue harus pergi dari sini.sebelum para bodigar Andre cariin gue"


(Ucap Rahel sambil pergi dari jurang untuk mencari jalan keluar.)


Rahel pun tersesat di dalam hutan tiba tiba dia melihat sebuah rumah. Tua yang sangat menyeramkan,


"Ke sana aja deh siapa tau ada orang."


(Ucap Rahel sambil menuju ke rumah tua itu.)


Tok..tok...tok..


"Permisi ada orang?"


(Ucap Rahel)


"Kok ngk ada yah!"


(Gumgam Rahel.)


"Masuk aja deh"


(Ucap Rahel yang langsung masuk kedalam rumah itu.)


Krekkk


Pintu tua rumah itu kini terbuka dan masuklah Rahel di dalamnya.


"Hello ada orang?"


(Ucap Rahel lagi)


Tapi nihil tidak ada sama sekali,Rahel pun kembali masuk kedalam rumah itu.di dalam rumah itu sangat gelap membuat Rahel menjadi merinding.


Tiba tiba rahel menuju ke suatu ruangan,di sana dia melihat ada satu lilin yang menyala,dan Rahel baru sadar ternyata dia sedang berada di dapur.


Dengan hati hati dia menuju ke meja makan itu, betapa terkejutnya Rahel yang melihat banyak sekali fotonya di atas meja itu, tidak lupa sebuah hidangan lengkap yang sangat menawan.


"Siapa yang siapin ini semua?"


(Gumgam Rahel)


"Bodoh amat yang penting gue kenyang."


(Ucap rahel langsung duduk di kursi makan.)


Dengan cepat Rahel memakan semua makanan itu tanpa sisa,tiba tiba dia mendengar suara seseorang turun dari tangga.


"Akhirnya kau datang"


(Ucap seorang pria.)


"Siapa kamu?"


(Tanya Rahel)


"Kau melupakan ku"


(Tanya pria itu.)


"Memngnya kau siapa?"


(Tanya Rahel lagi.)


"Apa kau lupa janji mu Rahel."


(Tanya balik pria itu.)


"Janji apa? Dan siapa kau"


(Tanya Rahel kepada pria itu.).


Seketika pria itu berjalan menuju ke arah Rahel, sedangkan Rahel sangat penasaran dengan wajah pria itu.


Saat sudah satu meter dengan Rahel akhirnya Rahel bisa melihat wajah pria itu.


"Rayhan?"


(Ucap Rahel)


Dengan cepat Rahel datang memeluk Rayhan.


"Kamu kemana aja?"


(Tany Rahel)


"Aku mencari mu Rahel."


(Ucap Rayhan.)


"Kau tinggal di sini?"


(Tanya Rahel.)


"Apa. Kau sudah lupa,ini adalah rumah pohon kita dulu.aku sengaja mengubah nya menjadi sebuah rumah tua,tapi di dalamnya sangat indah,kau mau lihat?"


(Ucap Rayhan.)


"Iyh tunjukkan"


(Ucap Rahel)


"Gila keren banget"


(Ucap Rahel dengan mata berbinar.)


"Kau suka?"


(Tanya Rayhan)


"Banget"


(Ucap Rahel sambil memeluk Rayhan.)


"Kau tau aku sangat merindukanmu, makanya setiap hari walaupun itu siang atau malam aku slalu kesini."


(Ucap Rayhan sendu)


"Romantis nya"


(Ucap Rahel dengan linangan air mata.)


"Dan taunya kau datang sendiri."


(Ucap Rayhan yang mengeratkan pelukannya.)


"Uhuk uhuk uhuk"


(Batuk Rahel karena di peluk kencang oleh Rayhan.)


"Ups maaf yah"


(Ucap Rayhan cekikan.)


"Masih ingat kan janji kita?"


(Tanya Rayhan)


"Janji apa?"


(Tanya Rahel bego)


"Ihh nyebelin banget sih"


(Ucap Rayhan sinis)


"Iyh kita berdua undah berjanji bakalan nikah kalau udah dewasa kan?"


(Ucap Rahel )


"Eh pintar"


(Ucap Rayhan.)


"Luh udah ngk ngebunuh orang lagu kan?"


(Tanya Rahel sinis)


"Ngk gue udah pensiun jadi pesikopat."


(Ucap Rayhan sambil tersenyum manis.)


"Bagus dong"


(Ucap Rahel.)


"Yaudh tapi Gimana caranya Luh sampai ke sini?"


(Tanya Rayhan.)


"Itu spupu gue Andre,dia mau bawah gue ke Jerman."


(Ucap Rahel sambil memakan cokelat pemberian Rayhan.)


"Hah? Gue ngerasa Andre juga suka sama loh"


(Ucap Rayhan)


"Ngk mungkin,dia udah gue angep sebagai kak gue."


(Ucap rahel sinis.)


"Yah gue nebak aja."


(Ucap Rayhan sambil tidur di paha Rahel.)


"Rayhan luh cariin gue apartemen yah."


(Ucap Rahel)


"Buat apa?"


(Tanya Rayhan.)


"Soalnya itu,Andre lagi cari gue sama para bodigar nya."


(Ucap Rahel )


"Emangnya Luh kenapain dia?"


(Tanya Rayhan)


"Tadi kan dia mau bawah gue ke Jerman,nah pas perjalanan gue loncat dari mobil dan jatuh ke jurang."


(Ucap Rahel sambil membelai lembut rambut Rayhan.)


"Apa?"


(Teriak Rayhan yang kaget.)


"Ups kecoplosan."


(Ucap Rahel)


"Luh ada yang luka ngak?"


(Tanya Rayhan panik)


"Enggak kok"


(Ucap Rahel cengesan)


"Dasar nakal"


(Umpat Rayhan)


"Ih gue bukan bocil yah"


(Ucap Rahel sambil memasang wajah cemberut.)


"Whahah becanda kok"


(Ucap Rahel yang tak tahan melihat wajah lucu Rahel.)


"Ngk lucu"


(Ucap Rahel)


"Maaf yah, sekarang kita cari apartemen."


(Ucap Rayhan)


Rahel pun mengangguk dan keluar dari rumah itu bersama Rayhan.


Di sisi lain Andre sangat cemas mencari Rahel,


"Di mana tuh bocah,apa dia di makan singa? Tapi ngk mungkin soalnya daging Rahel pahit."


(Ucap Andre)


Seketika semua para bodigar nya tertawa terbahak-bahak.


"Diamm.."


(Bentak Andre)


"Maaf tuan"


(Ucap mereka semua.)


"Huh sabar ndre"


(Ucap Andre sambil memegang dadanya.


"Kalian sembunyi di mana?"


(Ucap Diana yang sedang bermain petak umpet.)


Diana pun pergi ke gudang lalu mencari Annabelle,kali ini Diana hanya bermain dengan Annabell.


"Annabelle kau dimana"


(Ucap Diana sambil tersenyum manis,)


"Hihihi"


(Tawa anak kecil)


"Haah"


(Ucap Diana yang menemukan Annabelle di kardus bekas.)


"Yah ketahuan?"


(Ucap Annabelle cemberut.)


"Hahah kasihan".


(Ucap Diana)


Diana pun kembali ke kamarnya bersama boneka Annabelle.


"Ana,apa kau tau sesuatu?"


(Tnya Annabelle)


"Apa?"


(Tanya Diana)


"Rahel akan di culik oleh seseorang"


(Ucap Annabelle)


"Apa? Kau yakin"


(Tanya Diana)


"Yah aku bisa merasakan nya."


(Ucap Annabelle)


"Terus apa yang haru aku lahkukin?"


(Tanya Diana)


"Jika Rahel di culik,kau harus melakukan suatu ritual"


(Ucap Annabelle)


"Apa itu?"


(Tanya Diana penasaran)


"Jadi kau harus bersemedi di jam 03:00 tapi kau menutup tubuh mu dengan selimut, setelah itu kau mulai menerawang di aman Rahel di culik dan kau bisa berpindah tempat dengan kekuatan itu."


(Ucap Annabelle menjelaskan.)


"Hah baiklah aku akan mencoba nya."


(Ucap Diana)


"Iyh sekarang kau tidur lah,aku mau ke dapur mencari daging mentah.""


(Ucap Annabelle sambil pergi keluar.)


Diana pun menurut dan langsung tidur.


Sedangkan di sisi lain Annabell tersenyum licik,kali ini dia akan mengerjai Dian ibunya Diana.


"Waktunya bermain,hihihih"


(Tawa Annabelle.)