Crazy Wife

Crazy Wife
bab 6


"Apa alasan yang akan kau berikan untuk mengagalkan perjodohan ini?"


Kepala Kendrick menatap belakang, di mana Celia tengah duduk manis, "Kau memiliki kelainan kejiwaan, karena berniat menikahi tiang listrik." Jawab Kendrick seadanya. Lantas segera membalikan kepala, dan berjalan kembali.


Mata Celia melotot, ia menelan ludah kasar, alasan macam apa itu!?


"Heyy! Apa yang akan kau lakukan!? Bedebeh kau gila." Teriak Celia berdiri lalu mengejar tubuh Kendrick cepat sebelum lelaki tersebut menaik knop pintu.


Kendrick spontan melotot berusaha menarik tangan nya, ia menatap Celia kaget, "Sialan jauhkan tangan mu!"


Bukan nya melepas genggaman nya pada tangan Kendrick, Celia malah menarik tangan Kendrick lebih kuat untuk mundur beberapa langkah.


Kendrick yang tidak dapat menyeimbangkan tubuh nya, dan Celia yang tidak dapat menahan tubuh besar Kendrick terjatuh kebawah dengan posisi Kendrick di atas dan Celia di bawah.


Agak ambigu.


Bibir mereka menyatu, mata kedua manusia itu terlihat melotot secara bersamaan. Seolah-olah jam berhenti berdetak, bumi berhenti dalam memproses setiap kegiatan di dalam nya, mereka berdua diam tak bergerak, gerakan reflek mereka hilang.


"Kalian kenapa?" Ujar Mommy Tera membuka pintu berjalan memasuki ruang tamu utama di ikuti olah Mommy Keira.


Mata mereka menelisik.


Kemudian kening Mommy Tera mengerut binggung, jika di tanyakan mengapa, jawaban nya adalah mereka tidak menyadari akan keberadaan Kendrick dan Celia.


"Astaga!" Teriak Mommy Keira ketika bola mata nya menelisik kebawah dan menemukan keberadaan Kendrick dan Celia.


Tangan Celia terangkat, ia mendorong tubuh Kendrick agar tidak menindih nya, "Oh Tuhan apa yang aku lakukan." Panik nya berdiri dari duduk tatkala tubuh Kendrick sudah meminggir.


Celia segera berlari kearah Mommy Tera lalu memegang lengan ibu nya dengan sorot mata panik.


Kendrick menggaruk kepala nya, ia ikut berdiri lalu kembali duduk di sofa yang tadi nya ia duduki, "Ketidak-sengajaan." Gumam Kendrick sambil melepas dua kancing kemeja nya.


Jujur ia juga komat-kamit kesal, demi Tuhan badan nya merinding.


"Seperti nya kalian sudah begitu ingin menikah ya? Jika begitu 2 minggu lagi kalian akan mengucapkan janji suci." Seru Mommy Keira dengan senyuman sumringah namun berbeda dengan Celia yang terlihat melongo binggung.


"What? Tante jangan bercanda, aku tak setuju!" Ujar Celia menatap Keira dalam.


"Jangan panggil tante, panggil mommy, karena sebentar lagi kamu akan menjadi istri Kendrick." Jawab Mommy Keira sambil mengacak rambut Celia gemas.


"Hahaha, apa ini? Aku harus menikah dengan lelaki dengan kadar kewarasan rendah ini?" Tanya Celia sambil tertawa bodoh, ia masih berharap jika ini adalah candaan dan... Mimpi.


"Kadar kewarasan rendah kata mu? Aku masih cukup waras heyy!" Celetuk Kendrick dengan ekspresi kesal, mendengar seruan Celia yang terkesan begitu menolak nya.


Jika di katakan dengan jujur, rasa nya Kendrick juga enggan untuk merajut tali dengan Celia, dan apa? 2 minggu lagi? Lebih baik ia menenggelamkan diri nya pada tengah laut, dari pada harus menikah secepat itu.


Celia menutup mata nya, baru pertama kali bertemu, sekarang ia sudah di buat naik pitam oleh seorang lelaki yang ia ketahui bernama Kendrick.


Untuk sekarang bahkan Celia tak bisa membayangkan jika ia harus menikah dengan Kendrick dan menjalankan kehidupan yang berlatar suami dan istri.


Mommy Keira menelan ludah kasar, tangan nya menepuk pundak Celia pelan, dia tau apa yang calon mantu nya ini rasakan.


"Mengapa Tuhan menciptakan manusia seperti mu? Buruk sekali." Ketus Celia pada Kendrick.


Bibir Kendrick berkedut, alis nya bertautan,"Apa? Buruk? Kau tak melihat betapa tampan nya aku? Sialan mata mu seperti nya bermasalah!"


Hidung Celia mengembung kesal, "Ya, bukan hanya mata ku, bahkan kawarasan ku mulai bermasalah!" Seru Celia dengan sinis.


"Kalian ini kenapa malah ribut? Sudah lah, dan ingat pernikahan kalian akan di adakan 2 minggu lagi!" Ujar Mommy Tera melerai pertengkaran, berbeda dengan Mommy Keira yang terlihat sangat senang dan tenang.


"Secepat ini? Hahaha batalkan saja aku mungkin akan menggantungkan diri pada pohon cabai jika menikah dengan lelaki ini!" Ucap Celia terkekeh pelan, namun sersirat bahwa ia benar-benar akan tersiksa.


"Dan aku akan gila jika harus menikah dengan mu!" Balas Kendrick tak kalah pedas.


"Aku akan bahagia jika kau gila, merayakan kegilaan mu lalu membuat syukuran agar dunia tau jika seorang lelaki bernama Kendrick gila!" Jawab Celia sambil tersenyum miring.


"Lakukan jika kau berani." Ujar Kendrick berdiri dari duduk nya, menatap tajam Celia.


"Sudah cukup, jangan bertengkar konyol seperti anak kecil." Tegas Mommy Tera.


Jujur saja Tera juga pusing, kenapa mereka malah ribut bak musuh, apakah kepribadian mereka berbeda?


Oh ayo lah! Mengapa malah jadi seperti ini?