Crazy Wife

Crazy Wife
bab 17


Celia mulai memakai baju pengantin yang akan ia kenakan untuk pernikahan nya dengan Kendrick, sedikit menghela napas kecil ia menutup mata, mendamaikan perasaan yang tengah meronta-ronta.


Dengan bibir yang tersenyum tipis dan mata membuka, kini Celia mulai mengenakan gaun yang ia pilih dengan aksesoris tidak terlalu mengkilat, pakaian mewah namun terkesan indah, ia melirik minat lantas tersungut, langsung saja ia menyuruh pelayan membawa gaun tersebut.


Gaun pertama Celia coba, sangat cantik dan pas bagi tubuh nya, membentuk lekukan tubuh dengan sangat indah, ia mulai membuka tirai penghubung lantas mata nya langsung menatap Kendrick dalam, berharap pujian akan terlontor dari bibir tajam milik lelaki itu.


"Bagaimana?" Tanya Celia pada Kendrick. Jika dia mengatakan jelek, berarti matanya katarak! Ia mendisis mengerutkan dahi nya ingin tau.


Spontan kepala Kendrick menoleh setelah tiba-tiba indra pendengaran nya menangkap suara Celia, menatap si sumber suara tanpa minat, tak berselang lama kepala nya mengangguk bahkan untuk sekarang Kendrick belum terpesona oleh kecantikan yang di miliki calon istri nya itu.


"Cantik tidak?" Celia kembali bertanya. Kembali memastikan, ia mendengus, bagaimana bisa lelaki itu hanya mengangguk saja! Tentu saja hal itu membuat nya ingin menghantam wajah sok cool Kendrick.


Mata Kendrick kembali menelisik, memutar bola mata jengah, "Cocok." Singkat Kendrick dengan intonasi bicara malas, Kendrick kembali memusatkan pandangan nya menatap headphone, membuat Celia lagi-lagi mengerutu kesal melihat Kendrick menghiraukan diri nya.


'Sialan, kenapa aku memiliki calon suami seperti ini!'


"Aku tanya, cantik tidak?"


Helaan napas terdengar kasar, "Gaun nya cantik kau cocok menggunakan nya."


"Hanya gaun ini saja yang cantik?"


Kepala Kendrick mengangguk jujur, "Menurut mu?"


Dengan dengusan kecil Celia menjawab, "Aku?"


"Tidak tau!" Celia kembali masuk dengan kasal, menghentakkan kaki tak rela.


Hal itu tentu nya membuat Kendrick kebelabakan binggung, menatap tingkah Celia yang seperti nya begitu kesal pada nya, lagi-lagi ia hanya mampu menghela napas tak mengetahui kesalahan apa lagi yang ia perbuat.


Celia yang berada di dalam tirai, segera menarik tas nya mengambil headphone, tangan nya bergerak mengotak-atik layar dengan perasaan menggebu-gebu namun penuh harapan.


Dengan pelan Celia mulai memfoto tubuh dengan gaun yang ia kenakan kaca sebagai pantulan tubuh nya, ia berniat untuk mengirim gaun yang sedang ia gunakan ini, terlihat cocok atau tidak jika melekat pada tubuh nya.


Celia mengirim foto tersebut pada Bryan. Bukan bermaksud apa-apa, numun jujur ia belum puas dengan respon dari Kendrick, hanya mengatakan itu!? Tentu saja hasrat nya belum terpenuhi, seharusnya Kendrick memberikan layangan pujian atau kritikan.


Ting..


Terdengar jika pesan dan foto Celia, telah Bryan baca dan jawab, Celia tersenyum senang. Ia duduk dengan sangganan kaca, menatap lamat-lamat pesan yang Bryan berikan pada nya.


"Emh.. Bryan mengatakan jika baju pengantin ini terlihat terbuka ya? Baiklah mungkin ini tak cocok, aku akan memilih baju pengantin yang lain." Seru Celia mengangguk-anggukan kepala nya pelan.


SEPERTI INI LAH YANG AKU CARI!


Memang, gaun yang Celia gunakan menampilan belahan dada dan membentang kebawah dengan surai-surai indah, belahan punggung juga menampakan bagaimana mulus nya punggung Celia.


Hingga satu jam telah berlalu. Kedua sejoli itu sibuk dalam kegiatan masing-masing. Kendrick mematikan headphone nya tatkala pekerjaan membuat laporan keuangan telah selesai, segera lelaki itu mengirim data laporan pada tangan kanan nya untuk di kelola melewati G-ma*l. Untung saja sekarang pekerjaan nya tak terlalu banyak. Selepas ini Kendrick akan pergi untuk melakukan cek teratur pada pasien nya.