Cinta Sang Malaikat Penjaga

Cinta Sang Malaikat Penjaga
Eps 63


"a-ayah...."Sienna menggeleng cepat "bo-boss.....eehh lucifer"suara Sienna terdengar bergetar.senyum menyeringai tampak di bibir pria tampan yang sedang duduk sambil bersilang kaki.dalam sekejap Lucifer yang masih duduk tiba-tiba ada didepan sienna.dia merengkuh pinggang Sienna yang ramping


"Mau mencoba lari sebelum kucicipi?nakal sekali"bisik Lucifer di telinga Sienna dan sengaja menempelkan bibirnya di telinga anaknya tersebut.


"a-aku mana berani lari"tangan lembut Sienna mendorong tubuh Lucifer yang terlalu dekat dengannya.pipinya terlihat sedikit merona karena godaan Lucifer barusan


"ini ga benar,kenapa aku harus tergoda"gumam Sienna memalingkan wajahnya.


GREB


Dalam sekali ayun tubuh mungil sienna kini berada diatas pundak Lucifer yang kekar.


BRUUG


Sienna meringis,tubuhnya kembali di jatuhkan ke atas tempat tidur.lucifer merangkak naik ke atas tempat tidur hingga berada di atas tubuh Sienna.


"hari ini kamu sudah mengganggu waktu bersenangku gadis kecil,bagaimana kamu menggantinya?"


"meng-ganggu? kapan?"Sienna mencoba mengingat kejadian hari ini.dia merasa hari ini dirinya tidak menggangu lucifer sama sekali.


"apa perlu aku ingatkan lagi?"lucifer kembali berbisik di telinga Sienna dan menggigit lembut daun telinga yang sudah berubah warna itu.


"ka-kamu...?"Sienna tercengang, mulutnya menganga ketika tersadar bahwa orang yang dia maksud adalah monster itu.


"benar,aku adalah dia"Lucifer merasakan tubuh Sienna menggigil ketakutan"kamu tenang saja aku akan memperlakukanmu dengan lembut.kamu gak akan melihat wujud asliku dengan begitu kamu bisa menikmati setiap detiknya dengan nikmat"bibir dingin itu menyentuh kembali telinga Sienna lalu turun ke leher jenjang putrinya.


Sienna memalingkan wajahnya yang merona.tangannya berusaha menahan tubuh kekar yang ada di mungilnya itu.


"jangan di tahan gadis kecil,nikmati saja"tangan kekar pria itu menahan kedua tangan Sienna di atas kepala dan sedikit menekannya agar tidak bisa bergerak.


Bibir dingin sang ayah menyusuri setiap inci kulit mulus sienna.kakinya bergerak naik dan menahan kedua kaki Sienna agar terbuka lebar.tangannya tanpa segan menyelinap masuk ke dalam gaun yang Sienna pakai dan terus naik menyusuri punggung lalu dalam sekejap pengait itu terbuka, tangannya terus bergerilya dan berhenti di salah satu gumpalan daging yang empuk,dia sedikit meremasnya.senyum menyeringai kembali dia tunjukkan ketika melihat Sienna menggigit bibirnya.


"jangan di tahan putriku,lepaskan saja karena aku lebih suka mendengarnya"bisiknya.


Sienna merasakan jari pria itu menggelitik dibagian yang berada ditengah gumpalan yang berwarna merah.


"ja-jangan...."suara Sienna terdengar berat.


"kalau aku gak boleh menyentuhnya maka aku akan menyentuh yang lain"tangan kekar itu bergerak turun dan berhenti tepat di area inti yang tersembunyi diantara kedua kaki sienna.gerakan tangan kekar itu naik turun di area inti membuat Sienna merasakan tubuhnya terasa panas seakan mau meledak.


"uummm..." tanpa sadar suara itu keluar dari mulut mungilnya.


"bagus sayang,aku menyukainya"Lucifer semakin bersemangat untuk melahap gadis kecilnya yang terlihat sedikit bergeliat itu


"a-aku...mo-hon....lepaskan....a-aku....uuumm"ucapan Sienna terbata,Sienna terus menggigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara aneh.


"tenang sayang,aku akan membawa kamu menuju sesuatu yang bisa membuat kamu terbang"Lucifer menyelipkan tangan kekarnya diantara kain yang menutup area inti yang sudah mulai sedikit basah itu"aku akan melakukannya perlahan agar kamu bisa lebih menikmatinya"satu jari yang kekar itu perlahan masuk dan diam didalam lubang yang membuatnya seakan ingin merubah wujud aslinya.


"eemmm...."tidak perduli seberapa kuat Sienna menggigit bibirnya tapi suara itu tetap tidak bisa di tahan.


Melihat reaksi wanita yang ada dibawahnya, membuat tongkatnya semakin menegang.jari itu kembali masuk perlahan.


Sienna merasakan bibir dingin itu turun perlahan dan berhenti di gumpalan daging empuknya yang tertutup gaun tipis,lidahnya bermain dengan lembut di titik merah yang ada di gumpalan daging itu.


Tubuh Sienna meregang dan bergetar.apalagi ketika jari Lucifer masuk lebih dalam dan bergerak sedikit lebih cepat di bagian area intinya.


"Se-th..."gumam Sienna sambil menutup kedua matanya"apakah aku harus menyerahkan diriku pada iblis itu sekarang?"tanpa terasa tetes air mata mengalir dan membasahi kain sprai berbahan sutra itu.


Senyum menyeringai itu terlihat kembali ketika lucifer merasakan jarinya basah.


"aku akan membuatmu menjadi wanita seutuhnya Sienna"bisiknya sambil sedikit menekan tongkatnya di bagian intinya yang selalu tersembunyi itu.


"ja-jangan...."sienna mendorong tubuh kekar itu tapi tenaganya tidak cukup kuat,tubuhnya bergetar hebat ketika tongkat itu bergerak.walaupun terhalang kain yang menutupinya tapi Sienna masih bisa merasakan tongkat itu mengeras.


"jangan melawan Sienna,aku akan melakukannya dengan lembut"ucapnya sangat lembut sambil terus bergerak dan sesekali menghentak ringan.


Lucifer sudah terbakar api hasratnya yang membara bahkan seakan membakar seluruh tubuhnya.perlakuan ini memang khusus hanya untuk putri satu-satunya itu,dia juga sengaja menjadi Lucifer sang CEO bukan wujud aslinya dia tidak ingin membuat Sienna mati ketakutan sementara dirinya masih membutuhkan Sienna sebagai akses penting.


BRAAKK


"HENTIKAN....."


Tiba-tiba seseorang menerobos masuk dan dengan lantang berteriak.


Sienna langsung tersadar dan terkejut mendengar suara itu,suara yang jelas-jelas sangat Sienna rindukan.


"Seth..."panggil Sienna lemah.senyum manis sedikit tersungging dari bibirnya"akhirnya kamu datang Seth,aku tau kamu pasti menyelamatkan aku"gumam Sienna perlahan rileks dari ketegangan yang membuat dirinya hampir mabuk dan merenggut kesuciannya.


Wajah Seth merah,tangannya mengepal.tidak bisa di pungkiri kalau hati sangat hancur kala itu ketika melihat wanita yang selalu dia jaga dengan sepenuh hati dan wanita yang dia sayangi terlihat berantakan dan terkulai lemas di atas ranjang sang iblis.


Sementara itu Lucifer justru geram karena kesenangannya terganggu untuk yang kedua kalinya hari ini.


"sungguh kebetulan sekali,maaf sudah membuatmu harus menyaksikan ini secara langsung"ucap Lucifer sinis tanpa bergeming dari tempatnya.


"heh mimpi..."


SREK


Cahaya berkelebat diatas tubuh sienna.dengan cepat Lucifer menghindar dan melompat turun dari tempat tidur.


Mereka berdua saling melempar tatapan mata yang tajam.


Cahaya merah dan putih berkelebat bergantian seiring dengan gerakan menghindar dari mereka.


"jangan pernah menyentuh wanitaku"ancam Seth dan dengan cepat cahaya yang lebih besar keluar dari tangannya.


SREEKK


Kali ini kekuatan Seth sedikit mengenai Lucifer dan membekas seperti sayatan di pipinya.


"hah.... kelihatannya malaikat kecil ini sudah berkembang"sinis Lucifer sambil mengelap darah yang menetes dari luka di pipinya itu


"apapun yang aku inginkan maka dia harus menjadi milikku dan kamu jangan coba menghalangiku"Lucifer kembali menyerang Seth.


SREEKK


Kilatan cahaya merah berkelebat cepat dan merobek sedikit lengan baju seth.luka sayat terlihat di balik robekan lengan baju yang Seth kenakan.


Kedua pria itu berkonsentrasi dan dari tangan mereka mengeluarkan cahaya yang besar membuat mata Sienna sakit.lalu dengan cepat kedua cahaya putih dan merah itu bertabrakan dan


BOOOMM


Sebuah ledakan tidak dapat di hentikan,kedua pria itu terpental dan menabrak dinding.mereka tersungkur.sudut bibir mereka meneteskan darah.


Tidak sia-sia Seth melatih kekuatan dari buku pusaka kala itu sampai harus berjuang melawan batinnya yang merindukan Sienna.


Tapi Seth tidak besar kepala karena yang dia hadapi kali ini adalah calon raja iblis yang tentunya tidak punya hati sama sekali.