Cinta Sang Malaikat Penjaga

Cinta Sang Malaikat Penjaga
Eps 35


Hari itu tepatnya jam tiga sore ketika Sienna baru keluar dari kampusnya,sienna melihat ada kerumunan orang sedang mengerumuni sesuatu dan jarak Sienna dari kerumunan itu sekitar sebelas meter.


"ada apa itu?"tanya Sienna dalam hati.


Ga lama mobil ambulance disusul mobil patroli polisi melintas tepat didepan Sienna yang sedang menunggu angkutan.Mobil ambulance dan mobil patroli itu berhenti di kerumunan warga


Karena penasaran Siennapun menghampiri dan bertanya pada salah seorang yang ada di sana.


"ada apa ya pak?"tanya Sienna sambil melihat apa yang jadi pusat perhatian orang-orang ini.


"ada mayat"jawabnya.


"mayat??"Sienna terkejut dan melangkahkan kakinya lebih dekat.


Benar saja,dibalik kerumunan itu Sienna melihat mayat seorang wanita tergeletak tanpa pakaian lengkap, kancing kemejanya terbuka semua sementara bagian bawah tanpa kain secuilpun,terlihat luka jeratan tali dan luka gigitan di lehernya,luka cakar ditangan,kaki dan dadanya juga ada beberapa tanda merah kecupan dibeberapa bagian tubuh,yang paling mengerikan adalah alat vitalnya robek dengan darah yang mulai agak mengering.sayangnya rambut panjang si wanita menutupi seluruh wajahnya membuat Sienna ga bisa melihat dengan jelas.


Beberapa polisi berusaha menghalangi warga agar ga terlalu dekat dengan lokasi kejadian guna identifikasi.lalu empat orang polisi perlahan mendekati mayat diikuti team forensik yang menggunakan sarung tangan lateks disusul beberapa wartawan untuk mengambil gambar.


Seorang team forensik memeriksa mayat dan menyikap rambut yang menutupi wajahnya dan betapa terkejutnya Sienna ketika melihat dengan jelas wajah mayat wanita yang tergeletak dihadapannya.


"SYERA...."tanpa sadar sienna setengah berteriak sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan dan mata melotot.


Sontak warga yang ada di lokasi melihat ke arah Sienna termasuk para team forensik,polisi dan wartawan.


Segera seorang polisi juga beberapa wartawan menghampiri Sienna.


"selamat sore"ucap polisi itu sambil memberi hormat


"so-sore pak"ucap Sienna tanpa mengalihkan pandangannya dari mayat syera.


"apa anda mengenal korban?"tanyanya.


"i-iya pak"jawab Sienna masih terbata-bata.


"kalau begitu,apakah anda bersedia menjawab beberapa pertanyaan dari kami dan memberikan kesaksian?"


"ba-baik pak"


Dengan kaki gemetar sienna mengikuti langkah kaki pak polisi diikuti wartawan.


Merekapun berhenti didepan mobil patroli, seorang polisi wanita menghampiri terlihat mereka berbicara dengan nada pelan,entah apa yang mereka bicarakan yang pasti polisi wanita itu melihat ke arah Sienna.


Selesai berbincang merekapun menghampiri Sienna.


"jadi siapa nama korban?"


"sye-syera"Sienna masih terbata-bata.


Melihat Sienna yang terlihat trauma seorang polisi wanita memberikan sebotol air mineral kepada sienna.


"apa anda sudah lebih tenang?"tanya polisi wanita setelah mendiamkan Sienna beberapa saat


"heemm"Sienna mengangguk,sesekali Sienna melihat ke arah syera yang tergeletak.


"sebenarnya apa yang terjadi?kenapa ada orang yang sekejam itu?pria brengsek mana yang melakukan ini?syera....."Sienna menundukkan kepalanya menahan panas dan perih dipelupuk matanya.walaupun ga begitu akrab tapi melihat kondisi syera yang seperti sekarang ini membuat hati Sienna sakit.


"siapa nama anda dan apa hubungan anda dengan korban?"tanyanya lagi


"saya Sienna dan dia teman kantor saya"


"teman kantor?"


"dimana kalian bekerja?"


"kami bekerja di perusahaan ME TIME"


Wartawan yang sedari tadi mengikuti mencatat semua kesaksian Sienna,ada juga yang mengambil gambar dan video.


"ME TIME??bukankah itu perusahaan majalah produk kosmetik?"tanya polisi wanita.


"ya"jawab Sienna singkat.


"apa anda mengenal keluarga korban?"


Sienna geleng kepala.


"apa sebelumnya anda melihat ada hal aneh atau melihat tingkah laku korban yang mencurigakan?atau melihat korban ketakutan?"


"saya ga tau pak,karena walaupun kami satu kantor bahkan meja kerja kami berdampingan tapi kami ga akrab"


"kapan terakhir anda melihat korban"


"dua hari yang lalu"


"dua hari yang lalu?"


"ya,dua hari yang lalu syera masih masuk kerja tapi kemudian syera ga masuk tanpa informasi atau kabar sama sekali,bahkan manager kami ga bisa menghubungi ponsel syera"


"apa yang anda lakukan setelah pulang dari kantor?"


"saya kadang ke kampus jika ada jam kelas"


"kampus??anda kuliah sambil bekerja?"


"saya bekerja di perusahaan itu karena tugas dari kampus"


"oh,anda karyawan magang?"


"ya"


"dimana kampus anda?"


"bakti putra bangsa"


"kampus ini?"polisi wanita menunjuk kampus yang memang ga begitu jauh dari lokasi kejadian.


Mereka terdiam sejenak.


"apa korban memiliki kekasih atau suami?"tanya seorang wartawan


"saya ga tau,karena kita hanya bertemu di tempat kerja"


"baiklah nona Sienna terimakasih atas waktu dan kesaksian anda,jika ga keberatan kami minta nomor telepon anda agar mudah menghubungi anda jika ada sesuatu hal yang penting"


"baik"


Setelah selesai memberikan nomor,Sienna dipersilahkan untuk pergi.


Saat menaiki angkutan Sienna masih memandangi tubuh syera yang sudah ga bernyawa.