Cinta Sang Malaikat Penjaga

Cinta Sang Malaikat Penjaga
Eps 48


"kenapa dia ga ngejar pacarnya?payah"Seth ngomong sendiri merasa kesal dengan alur cerita dari film yang dia tonton.


Sementara itu Sienna yang duduk disampingnya ternyata lebih asik menonton wajah tampannya.


"itu...kenapa..."Seth langsung diam ketika melihat ke arah Sienna dan tersadar bahwa dirinya tengah diperhatikan Sienna dari tadi"ada apa?apa ada sesuatu di wajahku?"


"sebenarnya..."Sienna menarik nafas dia merasa ragu untuk bertanya.


"ada apa Sienna?"Seth memandang wajah Sienna dengan serius.


"Seth,apa kamu percaya akan adanya malaikat?"


Pertanyaan Sienna sontak membuat Seth terkejut.


"ma-malaikat,aku...aku rasa memang ada.kenapa?"


"seperti apa bentuknya?"


"aku...aku ga tau,kenapa tiba-tiba kamu tertarik dengan cerita malaikat?"


"bukankah malaikat harusnya bersayap, memakai baju putih dan keluar cahaya dari tubuhnya?"


Seth menatap Sienna dan menggenggam erat tangan sienna"katakan ada apa sebenarnya?"tatapan mata Seth begitu lekat


"malam itu..."Sienna menarik nafas.apakah pertanyaan yang akan dirinya tanyakan masuk akal?lalu apakah Seth akan menjawabnya dengan jujur?Sienna masih terdiam menatap Seth yang masih menunggu jawaban darinya.


"malam itu?kenapa dengan malam itu?"tanya Seth kembali.


Sienna masih diam membisu.


"dengar Sienna"genggaman tangan Seth semakin erat"aku minta maaf soal malam itu harusnya aku ga melakukannya padamu, harusnya aku menjaga kamu bukan malah merusakmu"


"bukan tentang itu Seth"Sienna menarik kedua tangannya


"lalu ada apa?katakan"


"siapa sebenarnya kamu?dan darimana asalmu"Sienna memberanikan diri bertanya dengan pertanyaan yang wajar terlebih dahulu.


Pertanyaan Sienna membuat Seth terdiam.sudah cukup lama mereka satu rumah tapi baru kali ini Sienna menanyakan hal ini padanya.


"aku...aku cuma pria biasa yang kebetulan melihat kamu diganggu pria tua Bangka waktu itu,apa kamu masih ingat?"


"jawab jujur Seth,jawab pertanyaanku dengan jujur"


Kali ini Seth merasakan lidahnya kelu, sangat sulit baginya untuk berkata jujur,Seth takut Sienna akan menganggap Seth gila dan mengarang cerita yang berlebihan seperti anak-anak yang berhalusinasi"haaahh...."Seth menarik nafasnya dalam-dalam "sienna,aku...aku... sebenarnya aku bertugas menjagamu,aku....berasal dari...."wajah Seth tertunduk,tangannya saling bertaut erat"aku berasal dari langit,aku adalah malaikat yang bertugas menjagamu"suara Seth terdengar pelan,wajahnya masih tertunduk,matanya terpejam.seth menunggu suara gelak tawa Sienna untuk mengejeknya.


"apa ini alasannya kenapa kamu selalu setengah jalan?"


"hah..."Seth menengadahkan wajahnya,dia sangat terkejut karena tidak ada gelak tawa atau bahkan ejekan yang terlontar dari mulut Sienna.


"ceritakan lebih jelas lagi padaku,atau malam ini aku ga akan melepaskanmu"Sienna merubah duduknya bertumpang kaki dengan posisi yang cukup genit yang siap menggoda seth.


"ba-baik..."Seth mengangkat kedua tangannya dan berdiri "maafkan aku ketua"gumam Seth.


Dengan pelan Seth menceritakan semua yang dia tau,dari mulai dirinya diberi tugas oleh ketua dan menceritakan dengan jelas siapa Sienna sebenarnya.


"lalu siapa tua Bangka yang malam tadi ngobrol denganmu?"


"tu-tu-tua bangka...."mata Seth terbelalak mendengar ucapan yang begitu kasar dari mulut cucu kesayangan ketuanya.


"APA...??TUA BANGKA....??AKU INI KAKEKMU.....DASAR CUCU GA TAU DIRI....."ketua yang mendengar ucapan Sienna langsung tersulut emosi.wajahnya merah.


Seorang tetua menghampiri"ke-ketua sa-sabar...dia ha-hanya anak-anak..."


"APANYA YANG SABAR?AKU INI KAKEKNYA,BUKAN TUA BANGKA...APA DIA MAU AKU HAPUS DARI DAFTAR KELUARGA...?"ketua berkacak pinggang.


"ke-ketua....bukankah kita ga memiliki kartu keluarga?"


"A-AKAN...aku buat"suara ketua memelan.ketika tersadar bahwa memang di langit tidak pernah ada kartu keluarga,kalaupun ada juga tidak akan berguna.


Semua tetua langit menunduk sambil menahan senyum.


"di-dia bukan tua bangka tapi kakekmu Sienna"Seth kembali menceritakan bahwa orang tua yang menjaganya di bukit adalah orang tua palsu,mereka berdua adalah tetua malaikat terbaik dan paling senior diantara tetua yang lain.


"benar"


"haah..... sungguh ga masuk akal,sudahlah aku lelah..."Sienna beranjak dari tempat duduknya"jika kamu memang malaikat, dimana sayapmu?"ucapnya kemudian lalu masuk kedalam kamar.


Cerita ini benar-benar ga masuk akal bagi sienna.semua cerita Seth diluar logika manusia.


"si-sienna..."


**


Pagi sekali Sienna bangun dan langsung pergi ke kantor tanpa sarapan terlebih dahulu.


"ga ada yang ga mungkin di dunia yang rumit ini Sienna"gumam Seth menatap kepergian Sienna.


Setelah sampai di kantor,Sienna langsung masuk ke ruangan CEO.


BRAAAKK


Manager yang kebetulan ada disana sontak terkejut melihat Sienna yang tiba-tiba datang dengan penuh emosi.


"katakan siapa kamu sebenarnya?"tatapan Sienna tajam menusuk.


CEO melirik manager dan dengan segera managerpun pergi meninggalkan mereka berdua.


"ada apa?apa mereka sedang bertengkar?apa ada wanita lain?apa mereka akan putus?oh... tidak,mereka adalah pasangan yang serasi mereka ga boleh putus"gumam manager semakin meracau.


"rupanya gadis kecil ini sudah mengetahuinya"ucap CEO dengan nada santai"lalu apa yang mau kamu tau dariku gadis kecil?"CEO berdiri dan menatap keluar jendela.


"kenapa?kenapa kamu harus merenggut kesucianku? bukankah aku anak kandungmu?"


"hahaha.....anak kandung, sungguh menarik.didunia ini ga ada yang ga mungkin gadis kecil?bukankah sudah biasa ayah kandung merenggut kesucian anaknya sendiri?"


"biadab..., sungguh ga punya hati nurani"Sienna mengepalkan tangannya.hatinya sangat sakit mendengar pernyataan dari pria yang katanya adalah ayah kandungnya sendiri.


"hati nurani? hahaha.... seorang iblis sepertiku apa perlu menggunakan hati nurani?kamu sendiri tau manusia di bumi lebih bejad dari iblis bukan?"


"aku yakin kamu jugalah yang membunuh syera dan Adolf,iyak kan?"


Wajah CEO langsung berubah.


SYUUUTTT


Tiba-tiba saja CEO ada dihadapan Sienna dan mencengkeram pipi Sienna"aku ingatkan padamu semakin sedikit yang kamu tau semakin bagus,gadis kecil jika kamu takut aku bisa memperlakukan kamu dengan lembut"bisik CEO lembut ditelinga.


"cuuiihhh...kamu ga akan pernah bisa menyentuhku Lucifer"Sienna menepis tangan CEO lalu pergi meninggalkan ruangannya.


"hah...kita lihat saja gadis kecilku"senyum CEO menyeringai.


"boss"manager mengintip dari balik pintu.


"katakan"


"aku bisa membantu boss membujuk Sienna"manager yang selalu berpikir bahwa Sienna dan bossnya ada hubungan"jika boss setuju bagaimana kalau malam ini sienna ikut rapat klien di hotel,aku akan membuat sekertaris sibuk malam ini, bagaimana boss?"entah niatnya manager memang baik atau bahkan sedang berusaha menjilat bossnya sendiri.


Lucifer melirik Seth yang terus mengawasi Sienna kemanapun Sienna pergi.


"bilang pada Sienna agar membersihkan kamar mandi wanita sebagai hukuman dariku"


Walaupun sedikit tidak mengerti apa yang dipikirkan bossnya,tapi manager segera menyampaikan pesan itu langsung pada Sienna.


Reaksi Sienna langsung berubah seketika setelah manager membisikan pesan dari ceo.tatapan yang penuh dengan kebencian dia layangkan pada CEO yang tengah duduk santai memperhatikan dirinya di ruang kerja


"boss macam apa yang menghukum karyawannya membersihkan kamar mandi?apa ada yang salah dengan pertanyaanku?"gerutu sienna sambil sibuk menyikat lantai kamar mandi.


"boss kenapa harus menghukum Sienna seperti ini?apa boss ga kasian?"


"jika kamu banyak tanya maka kamar mandi pria aku serahkan padamu"


"ma-maaf,aku ga berani tanya lagi boss"mulut manager langsung terkunci.