
"sienna pergilah ke kamar 307,aku ambil berkas dulu di mobil"
Sienna mengangguk, walaupun sedikit ragu tapi Sienna meyakinkan dirinya sendiri bahwa manager tidak akan berbuat jahat seperti yang pernah dia alami sebelumnya.
"307"tanpa pikir panjang lagi Sienna langsung mengetuk pintu hotel.
Tok Tok Tok
"apa kamu nona Sienna?"seseorang muncul dari dalam kamar"kami sudah menunggu cukup lama"
Sienna sedikit mengintip dari balik pintu"haah..."nafas lega Sienna ketika melihat didalam ternyata sudah banyak orang salah satunya adalah CEO.
"maaf,tadi harus mencari kamar dulu"
"masuklah"
"perkenalkan ini adalah karyawan terbaik dari kantor kami,namanya Sienna"dengan percaya diri CEO memperkenalkan Sienna kepada klien yang sudah menunggu cukup lama.
"nona Sienna alangkah baiknya jika nona segera menjelaskan inti dari proposal proyek malam ini"
"baik..."perlahan tapi pasti Sienna menjelaskan Proposal proyek perusahaan termasuk linimasa,anggaran,tujuan,gol dan tentu saja keuntungannya.
"ini masuk akal,saya setuju"
Dalam waktu singkat Sienna mampu menarik klien untuk ikut andil dalam proyek perusahaan tersebut
"terimakasih atas kerjasamanya"
"tuan Lucifer anda sangat beruntung memiliki karyawan yang handal dalam merebut hati,pertahankan"
Satu persatu klien meninggalkan kamar hotel tidak lupa mereka juga memberikan pujian yang luar biasa pada Sienna.
Ada sedikit rasa bangga yang Sienna rasakan malam itu.
"boss karena sudah selesai maka aku...."
WOOSH
Angin dingin menerpa wajah Sienna seketika Sienna merasa pandangannya kabur dan perlahan gelap lalu....
BRUUGG
Sienna ga sadarkan diri.
**
Sienna merasakan seluruh tubuhnya lemas seperti tidak bertulang sama sekali,bahkan dia jug sulit membuka mata"kenapa ini?"gumam Sienna dalam hati.
"Seth,apakah itu kamu?"gumam Sienna,ingin rasanya memanggil nama itu tapi mulutnya benar-benar terkunci rapat bahkan berat untuk mengeluarkan satu katapun lidahnya seakan kelu"ada apa ini?apa yang sebenarnya terjadi?"
Test Test
Tetes demi tetes air yang dingin tiba-tiba jatuh di wajah Sienna memberikan sedikitnya rasa sejuk di kulit mulusnya dan Sienna bisa membuka matanya tapi hanya sedikit "eem,si-siapa?"penglihatan Sienna buram sosok yang berdiri dihadapannya tidak terlihat dengan jelas.tangannya mencoba menggapai tapi....sama sekali tidak bisa digerakkan"Seth apakah itu kamu?"ingin rasanya berlari kepelukan Seth saat itu juga tapi apa daya Sienna hanya bisa terkulai lemas diatas tempat tidur.
"sudah bangun gadis kecil?"
Sienna melonjak,suara yang barusan dia dengar terasa begitu familiar ditelinganya "su-suara ini...?dimana Seth?apa yang sudah kamu lakukan padaku?"pertanyaan demi pertanyaan hanya bisa Sienna lontarkan dalam hati.mulutnya masih tertutup rapat.
Masih dengan pandangan yang buram Sienna melihat orang itu duduk disebuah kursi dekat jendela.
"kamu cukup dengarkan apa yang akan aku bicarakan padamu,aku harap kamu ga mendengar dari satu pihak saja.kamu juga harus tau apa yang telah aku alami selama ini"
Tidak ada yang bisa Sienna lakukan saat ini selain mendengar semua yang ingin dia katakan padanya.
Dengan santai pria itu menjelaskan bahwa dirinya juga sangat menderita, perlakuan yang tidak adil yang dia terima dari ayah kandungnya yang tak lain adalah ketua langit dan tentunya kakek dari Sienna.sebagai panglima langit dirinya tidak diizinkan bahkan tidak pernah melihat sekalipun buku pusaka atau pedang sword of death.setiap kali berperang dirinya hanya diperbolehkan memakai pedang biasa seperti prajurit rendahan yang ada dibawah perintahnya, terkadang dirinya selalu mendapat cibiran dari bawahannya karena tidak bisa menggunakan pedang yang seharusnya dia gunakan untuk berperang.bahkan setelah menikahpun ketua juga tidak merestui pernikahannya,tidak pernah menganggap istrinya sebagai menantu sama sekali dan ketika tau istrinya hamil ketua malah membawa bayi perempuan yang baru dilahirkan dan dengan kejam memisahkan putri satu-satunya dari mereka "ayah juga menendangku dari langit dan mengharamkanku menginjakkan kaki di langit,dia menghukumku menjadi manusia dan aku sudah melewati kehidupan yang sangat sulit hingga aku seperti sekarang.aku juga sudah berusaha mencari kamu tapi entah pelindung apa yang ayah pakai hingga membuat mataku benar-benar kehilangan jejakmu dan kamu adalah jalanku satu-satunya untuk ke langit dan menjadi panglima kembali"
Sienna terdiam, terlintas dibenaknya bagaimana ayahnya menjalani hidup sebagai manusia.seorang panglima langit yang sudah berjuang melawan iblis kini hanya menjadi manusia biasa"dimana sebenarnya hati nurani tua bangka itu?apa dia ga bisa melihat perjuangan anaknya sendiri di medan perang? melawan ribuan iblis tanpa pedang pusaka, sungguh keterlaluan..."gumam Sienna kesal.
"maaf jika aku berbuat seperti ini padamu,aku mau kamu tau Sienna bagaimanapun kamu adalah anakku yang hilang,aku ga mau kamu dibodohi oleh mereka,dihasut hingga membuat kamu membenciku" senyum menyeringai tampak dibibir Lucifer"aku sudah sangat lelah mencarimu,hingga ketika aku kembali ke kantor aku melihat kamu,hatiku mengatakan bahwa kamu adalah anakku yang hilang,aku berusaha melindungi kamu tapi malaikat pelindung yang ayah utus selalu menggagalkan rencanaku, begitu sulit bagiku untuk dekat denganmu"
Sienna tertegun ketika mendengar suara Lucifer yang tiba-tiba terdengar parau"apa dia menangis?"sulit baginya untuk percaya, seorang pria yang angkuh,dingin seperti gunung es ternyata bisa menangis.
"Seth kamu berbohong padaku,kamu dan tua bangka itu sudah merencanakan ini bukan untuk melindungiku tapi untuk menjauhkanku dengan ayahku sendiri.kalian benar-benar bukan malaikat berhati mulia"gumam Sienna penuh kebencian.
**
Ketika Lucifer sibuk menghasut Sienna ,disisi lain Seth terlihat sibuk mencari keberadaan Sienna.
Seperti yang pernah terjadi sebelumnya, Lucifer menutup semua jejak Sienna dari pandangan mata batinnya
"Seth,kamu sudah mempelajari buku pusaka, sekarang kamu hanya perlu konsentrasi.keselamatan cucuku aku serahkan padamu"suara ketua terdengar ditengah kebingungannya.
Seth langsung mengosongkan semua kecemasan yang ada dipikirkannya,mencoba berkonsentrasi dan tiba-tiba terlintas dipelupuk matanya sebuah gang kecil yang lembab dan gelap.
"aku tau"dengan segera Seth mencari gang yang pernah dia lewati tersebut,tapi ketika Seth sampai disana Seth hanya melihat tembok bangunan "dimana gang itu?apakah mereka sudah menutupnya?"gumam Seth meraba-raba tembok yang memang seharusnya ada gang kecil disana.
"hah..."Seth menghela nafas lalu menutup kedua matanya kembali.seth berusaha membuka mata batinnya lebih dalam dan menggunakan mata malaikat dan dibantu kekuatan dari buku pusaka yang dia pelajari.
Lalu ketika dia membuka matanya kembali Seth melihat gang kecil itu tepat didepan matanya.perlahan Seth melangkahkan kakinya menyusuri gang gelap nan sempit serta lembab itu kembali,tangannya meraba tembok yang basah dan berlumut dan setelah cukup lama Seth berjalan akhirnya dia sampai di ujung gang.
Sebuah villa yang pernah Seth kunjungi kini berada didepannya kembali tapi....