After You Go

After You Go
19


" Terimakasih sudah menjadikan Kanaya menjadi bagian keluarga ini . Sebenarnya Papa berhutang banyak pada Bapak dari anak itu " ujar Nugraha pada putranya , mereka ada di ruang tengah sedang bermain catur . Menunggu istri mereka yang sedang memasak makan malam di dapur .


Ada rasa bahagia di hati Nugraha karena setidaknya sang istri bersikap tidak sekaku seperti awal bertemu dengan menantunya . Pada dasarnya Darwati adalah wanita yang ramah , tapi hanya bisa menunjukkan sikap itu pada orang orang tertentu saja . Pada keluarga atau orang orang yang terdekat yang sudah benar benar mengenalnya .


" Hutang ?? Memang keluarga Pak Ramlan dulu lebih kaya dari Papa ?! Papa hutang berapa biar nanti Dimas yang bayar "


Nugraha terkekeh mendengar pertanyaan dari putranya , dia melihat dirinya waktu muda pada diri Dimas sekarang . Terlalu bersemangat untuk menjalankan bisnis hingga ia lupa untuk menikmati hidup . Dan semua berubah ketika Darwati datang untuk mengisi hidupnya , wanita dingin dan pendiam itu malah menarik perhatiannya . Hingga takdir menyatukan mereka dalam satu ikatan suci bernama pernikahan .


" Ramlah adalah anak seorang buruh tani dan ibunya adalah buruh cuci . Dari TK sampai SMP kami bersekolah di sekolah yang sama . Kedua orang tua Papa waktu itu sedang sibuk merintis bisnisnya hingga tak jarang Papa dirumah sendirian , hanya tukang kebun dan pembantu yang menemani dirumah . Karena kesepian pulang sekolah Papa lebih sering pulang ke rumah Ramlan . Kedua orang tuanya sudah menganggap Papa seperti anak sendiri . Disana Papa merasakan makan hanya dengan tempe atau tahu , kadang malah hanya dengan garam . Tapi Papa bahagia ada ditengah tengah keluarga mereka . Walau tahu Papa anak orang kaya tapi mereka tak pernah meminta apapun pada Papa ataupun pada kakek nenekmu . Hingga kami harus berpisah karena Papa harus pindah dan menetap ke lbukota "


" Jadi Papa ingin aku menikahi Nana hanya untuk balas budi ?? "


" Bukan ... Papa ingin kamu menikahi Kanaya karena Papa yakin dari sifat orang tua yang baik maka anak mereka juga pasti baik . Entah , tapi saat pertama kali melihat Kanaya Papa sangat yakin jika gadis sederhana itu akan menjadi jodohmu ! "


Dimas mengangguk , baru beberapa hari ia mengenal istrinya tapi ia juga sudah merasakan aura baik dalam kepribadian Nana . Tapi dalam waktu sesingkat itu ia yakin belum ia lihat semua kepribadian istrinya . Mungkin sekarang ia hanya bisa melihat kebaikannya tapi suatu saat id juga pasti akan menemukan sifat buruknya .


Sementara itu di dapur dua wanita cantik beda generasi sedang memasak bersama di dapur . Nana terlihat hanya membantu mengiris sayur atau menyiapkan bumbu karena ia belum tahu bagaimana gaya memasak mertuanya .


" Kamu bersihkan saja ayam yang ada di lemari pendingin , lumuri dengan lemon biar amisnya hilang . Setelah itu dicuci lagi sampai bersih ! "


" Ya Mah .... " sahut Mana langsung mengerjakan apa yang diminta oleh mertuanya . Tadi Nugraha dan Darwati meminta dirinya memanggil mereka dengan sebutan yang sama dengan sebutan Dimas pada mereka .


" Kamu takut sama Mamah !? "


" Sedikit ... " jawab Nana jujur dan itu membuat mertuanya terdengar tertawa lirih .


" Bagaimana bisa kau secepat itu bisa memutuskan untuk menikahi anak bodoh itu Na !?? "


Kali ini Nana Nana hanya menanggapi pertanyaan itu dengan senyumnya karena ia merasa akan sangat berdosa jika memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya .


" Abang orang yang baik hanya saja belum bisa berpikir dengan panjang , hanya itu ... Selebihnya putra Mamah adalah pria sempurna " sahut Nana sambil mencuci daging ayam yang akan dimasak .


" Apa kalian sudah bercinta ... maksud Mama adalah akan lebih menyenangkan jika di rumah ini terdengar tangis dan tawa seorang anak . Rumah ini terlalu lama sepi "


" A-apa Mah ??! "


Darwati tersenyum lebar melihat menantunya yang salah tingkah , wajah Nana sudah semerah tomat . Saat ini Darwati merasa bahagia karena akhirnya ia bisa juga merasakan mempunyai seorang putri .


Bercinta , kata kata itu terdengar sangat vulgar ditelinga Nana . Sampai sebesar ini walau sebagian besar temannya adalah seorang pria tapi belum sekalipun ia berpacaran atau semacamnya . Nana lebih senang bergaul tanpa ikatan apapun .


" Mbak Sar tolong ambilkan paper bag kecil warna hitam di atas , sekalian bawa koper yang ada disamping lemari yang berisi oleh oleh " seru Darwati pada salah satu pelayan yang berada tak jauh darinya .


" Nggih Nyonya ... "


Tak lama kemudian pelayan itu menyerahkan apa yang di minta oleh Nyonya Besarnya . Darwati menyerahkan paper bag warna hitam pada menantunya .


" Terimakasih , Mama sudah mau repot repot beli oleh oleh buat Nana " ujar Nana dengan mata memicing melihat apa yang ada di dalam paper bag . Sebuah botol kecil dengan kemasan cantik yang merupakan sebuah parfum .


" Besok kita tengok ibu dan bapakmu , Mama juga punya oleh oleh untuk mereka sekalian kita pergi ke butik karena lusa ada perhelatan besar para pengusaha . Mulai sekarang kau harus belajar mendampingi suamimu , kau tahu jika Dimas adalah pengusaha muda yang mulai dikenal sebagai pengusaha berbakat di negeri ini . Pakai apa yang sudah Mama kasih setiap malam , itu adalah parfum tidur ! "


Sebenarnya parfum itu ia dapatkan dari salah satu teman sosialita yang kemarin menjenguk suaminya di Singapura . Temannya mengatakan jika aroma parfum itu mempunyai efek yang akan membuat sang suami tambah tergila gila padanya .


Ya , ulah teman teman sosialitanya memang serandom itu , mereka berpikir di usia mereka harus bisa menjaga diri agar para suami tetap berada di jalur yang aman dan terkendali . Tapi Darwati memberikan parfum itu pada Nana karena merasa menantunya lebih memerlukan benda itu untuk kelangsungan rumah tangganya . Tak akan ia biarkan seekor semut pun mengganggu rumah tangga putranya .


" Iya Mah ... "


Nana merasa Dimas tak akan menyukainya , mungkin nanti pria itu akan menolak pergi dengannya karena sudah dikatakan pada awal pernikahan jika di luar sana mereka adalah orang asing . Dengan pergi di acara besar dengan suaminya sama saja mengumumkan jika Dimas adalah suaminya dan dia adalah istri dari pengusaha tampan itu .