
Disisi lain Luffy sedang panik pasalnya ia tidak bisa berenang dan Higuma malah melemparnya ke laut. "TOLONG!TOLONG!!AKKHHH MENJAUH LAHH!!" teriak Luffy yang melihat 𝒔𝒆𝒂 𝒌𝒊𝒏𝒈 memakan Higuma dan berenang menjunya hingga...
"AHKKKKKK"
❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎
" Enyahlah!" seru Shanks dengan haki raja atau Haoshoku haki. Sea King itu pun pergi" Hey Luffy aku sudah mendengarnya semua dari Makino, terima kasih sudah mau membelaku, kau sangat keren bisa menghajar sebagian dari bandit itu" ucap Shanks lembut sambil memeluk Luffy.
" Sudah lah jangan menangis" lanjut Shanks menenangkan Luffy yang sedang menangis hebat itu.
"Ta...tapi Shanks hiks.. lenganmu!" seru Luffy dengan air mata yang bertambah deras itu.
" Itu hanya lengan Luffy yang terpenting kau selamat. Itu yang paling penting" Shanks berenang menuju daratan, anggota krunya yang melihat keadaan Shanks langsung memanggil dokter dan mengobatinya.
Luffy setia menemani Shanks setelah ia berganti baju dengan Makino, akhirnya pada malam itu Luffy tidur bersama Shanks dikapalnya. Sudah seminggu sejak kejadian itu, sudah waktunya bagi bajak laut itu untuk kembali berlayar.
"Apa kau akan benar benar pergi Shanks?" Ucap Luffy sedih yang hanya dibalas dengan senyuman oleh Shanks.
" aku tidak akan memintamu untuk membawaku, AKU AKAN MENCARI KRU KU SENDIRI , DAN LEBIH KUAT DARI MU DAN MENJADI RAJA BAJAK LAUT!" seru Luffy tegas.
"Nah.. melampauku yaa.. jaa kalo begitu jaga ini , kembalikan padaku jika kau sudah mewujudkan impian mu" seru Shanks meletakkan topi jerami kesayangannya itu di kepala Luffy. Luffy hanya bisa mengangguk, memegang topi itu dengan erat dan menutupi matanya yang sedang menangis sesegukkan.
"Naikkan layar, kita berlayar!!" Seru Shanks, dan mereka pun berlayar sambil melambaikan tangannya pada Luffy kecil yang melihat kepergian mereka.
ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎
"Apa kau merindukan 𝒔𝒆𝒏𝒄𝒉𝒐-𝒔𝒂𝒏 Luffy-chan?" tanya Makino,melihat matahari kecil itu duduk dipantai melihat kearah laut.
"Hummm" Luffy hanya bergumam sambil mengangguk tanda setuju.
"Kau akan menjadi Raja Bajak Laut bukan? bukan berarti nanti kau akan bertemu dengan 𝒔𝒆𝒏𝒄𝒉𝒐-𝒔𝒂𝒏?" seru Makino menyemangati Luffy. Mendengar itu Luffy langsung bersemangat lagi, berterima kasih pada Makino dan berlari pergi untuk berlatih.
ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎
🅼︎🅾︎🅱︎🆈︎ 🅳︎🅸︎🅲︎🅺︎
Bajak laut Shirohige itu merindukan adik kecil sekaligus matahari kecil mereka.
"Uhhhh Marco!! ayo kita panggil Luffy, aku merindukannya!!" rengek Thatch diangguki oleh mereka yang ada disana.
"Baiklah aku juga merindukan si kecil itu, yoi" seru Marco, lalu mereka berkumpul di dek kapal dan menunggu den-den mushi.
*pururururu pururururu pururururu*
*gachaa*
"Hello, Luffy disini!" Mendengar itu mereka semua langsung bersemangat seperti melihat tong sake.
"LUFFY!!" panggil mereka secara bersamaan
"Haiii semuanya" seru Luffy senang ketika mengetahui siapa yang menjawab.
"Kami merindukanmu Luffy, yoi" ucap Marco
"Aku juga merindukan kalian" ucap Luffy penuh rindu.
Setelah itu merekapun saling bercerita, Luffy tidak menceritakan tentang pertemuannya dengan Shanks. Shanks meminta Luffy untuk tidak mengatakan pada siapa pun bahwa dia mengenal Shanks, Shanks tidak ingin bayi jangkarnya itu disakiti oleh musuh musuhnya.
"Sudah larut bukan disana Luffy, sebaiknya kau istirahat" ucap Shirohige mengisyaratkan kepada anak anaknya sudah waktunya istirahat.
ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎
Sudah sebulan lamanya semenjak Shanks pergi berlayar, rindu? tentu saja Luffy merindukannya. Sebulan bersama Shanks membuat banyak momen yang tak terlupakan. Setelah sebulan itu juga Garp, kakeknya datang berkunjung.
"Luffy-chan, cucu manisku, ji-chan datang!" seru Garp bahagia, rindu ingin bertemu cucu manisnya itu.
"Ehhh! Ji-chan!" seru Luffy terkejut, lalu berubah menjadi senang, Luffy ingin kakeknya mengetahui kekuatan barunya itu alias kekuatan karetnya itu.
Luffy segera berlari memeluk kakenya itu.
"Lu rindu ji-chan!" Seru Luffy dalam pelukan kakeknya itu.
"ji-chan juga merindukanmu Luffy!" seru Garp mengeratkan pelukannya.
"Ji-chan se..sak" seru Luffy merasa sesak dengan pelukan maut dari kakeknya itu.
"Ahh maaf" maaf Garp lalu melepaskan pelukannya itu menjadi gendongan.
"Ji-chan kau tau?aku punya kekuatan baru loh" Luffy mulai antusias ingin menceritakan tentang kekuatan barunya itu. Luffy lalu menarik jarinya yang membuat jari itu memanjang. Garp tentu saja kaget dengan itu.
"Aku tidak sengaja makan Gomu Gomu No Mi ji-chan. Kekuatan baruku keren kan aku tidak akan sakit jika dipukul!" seru Luffy yang langsung ditinju dengan tinju cinta Garp itu.
"AWWWW! itu sakit ji-chan" teriak Luffy. 'Bagaimana bisa sakit saat ji-chan memukulku, aku kan manusia karet' batin Luffy bingung.
"Kau dapat dari mana buah iblis itu?" Tanya Grap marah
"Shanks yang membawanya, aku tidak sengaja memakan buah itu dan aku juga berteman denganya ji-chan" jawab Luffy santai.
"Hah jadi si Akagami yang membawanya, bahkan kamu berteman dengan bajak laut itu? Luffy aku akan membawamu pergi dari sini!" marah Garp lalu menggendong paksa Luffy pergi dari bar Makino menuju hutan.
"Kita mau kemana ji-chan?" tanya Luffy bingung.
"kita akan ke tempat dimana aku akan melatihmu menjadi angkatan laut" seru Garp
"Tapi aku akan menjadi raja bajak laut ji-chan!!" seru Luffy yang membuat kakeknya itu marah
"raja bajak laut kau bilang?!" Marah Garp meninju Luffy dengan tinju cintanya itu.
"AKHHHH SAKIT JI-CHAN!!" seru Luffy kesakitan.
"Kita sudah sampai!" seru Garp ketika mereka sampai di depan sebuah rumah ditengah hutan.
Garp menurunkan Luffy dari gendongannya membiarkan Luffy menjelajah ke sekeliling rumah itu. Disisi lain ada seorang anak berumur 10 tahun sedang memperhatikan Luffy dan Garp.
*Dok dok dok*
suara pintu kayu itu digedor dengan cukup keras. Tak lama seorang wanita berambut ikal oranye, berbadan besar, menggunakan kemeja putih dan celana kotak kotak tampak menyeramkan itu membuka pintu wajahnya menyiratkan maksud seakan ingin memukul siapa saja yang mengetuk pintu itu.
"SIAPA YANG BERANI MENGGANGU KELUARGA BANDIT DADAN!!" seru wanita berbadan besar itu yang kita ketahui bernama Curly Dadan.
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎ ℂ𝕦𝕣𝕝𝕪 𝔻𝕒𝕕𝕒𝕟 ☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
"Ini aku Grap" seru Garp, wajah Dadan seketika berubah menjadi takut.
"ekkk.. Garp-san? Apa kau datang untuk mengambil Ace? Ini sudah 10 tahun.!" seru Dadan.
"LUFFY!! ini Dadan, Dadan ini cucuku Luffy" seru Garp. "Aku mau kau mengurusnya" perintah Garp membuat Dadan membolakan matanya tak percaya, yang benar saja mengurus Ace saja sudah kewalahan apa lagi menambah satu bocah.
"Cu..cu...CUCUMU??" seru Dadan tak percaya.
"Kau yakin? Maksudku dia terlalu imut untuk jadi cucumu apalagi dia dari anakmu yang wajahnya datar itu!" Lanjut Dadan.
"Tentu saja dia cucuku bodoh!" seru Grap meninju kepala Dadan.
"Baiklah aku tak masalah kalau menampung cucumu yang imut itu" seru Dadan berbunga bunga melihat keimutan Luffy.
Disisi lain seorang anak berambut raven dan memiliki bintik bintik di wajahnya, memasang wajah garang tanda tak suka datang membawa hasil buruannya.
"Ahh Ace kau sudah pulang, nah Luffy itu Ace, dia berbeda 3 tahun darimu, jadi dia kakakmu okay" seru Garp yang diangguki oleh Luffy dan memberikan senyum yang terangnya menyerupai matahari itu.
"Tch!" hanya decihanlah yang didengar oleh Luffy sebagai balasan senyumanya. Luffy tentu saja tidak marah hanya saja dia bingung. Mengapa kakak barunya itu seperti tenggelam didalam kegelapan
'kesepian' kata itu tiba tiba saja muncul dalam benaknya saat melihat kakak angkatnya itu.
"Nah ji-chan aku akan merindukanmu, aku akan mengejar nii-chan dulu, dadah ji-chan" Luffy memeluk kakeknya dan pergi berlari masuk ke dalam rumah itu.
Saat Luffy masuk ke dalam rumah itu, dia ditahan oleh beberapa orang
"Siapa kau bocah, apa kau tahu ini rumah bandit.! Dimana orang tua mu?"
"di kapal sedang berlayar" seru Luffy dengan polosnya.
"Lalu sedang apa kau disini?" Seru salah satu bandit itu.
"mencari kakak laki lakiku" seru Luffy bersemangat lalu menoleh ke kanan dan kiri mencari kakak barunya itu.
"Anak siapa dia?" "apa dia tidak takut?" "Lagipula siapa yang dia cari" para bandit itu mulai bertanya tanya hingga Dadan datang,
"Dia cucunya Garp-san" suara Dadan menghentikan pertanyaan yang ada dibenak para bandit itu.
"Kenapa kau menerima bocah lagi okashira" (bener gak sih gt tulisannya?)
"Ace saja sudah cukup" "kau teralu lembek okashira" seru para bandit itu.
"Lihat lah baik baik bocah itu, bukankah dia manis sekali" pernyataan Dadan membuat para anggota bandit itu melongo tak percaya. Lalu mereka menoleh memperhatikan Luffy yang sedang menjelajahi seisi rumah itu.
'Ohhh dia imut dan manis' itulah isi pikiran para bandit ketika memperhatikan Luffy.
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎ ℙ𝕠𝕣𝕥𝕘𝕒𝕤.𝔻.𝔸𝕔𝕖 ☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
"Ahhh Ace-nii!! Aku Luffy, aku adalah adikmu" seru Luffy dengan senyum manisnya. Ace hanya membuang muka dan memasang tampang dinginnya, Ace tidak menghiraukan Luffy dia pergi keluar rumah lalu berlari tidak membiarkan Luffy mengikutinya.
"Ace-nii tunggu aku!" teriak Luffy mengikuti kemana Ace pergi. Mulai hari itu Luffy selalu mengejar Ace kemanapun dia pergi. Dan selalu sama juga Ace akan menghiraukannya dan berlari lebih cepat.
"Hahh apa Luffy-chan tidak lelah mengejar Ace terus terusan" ucap dorga bingung.
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎ 𝕄𝕒𝕘𝕣𝕒 ☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
"aku juga bingung Dorga padahal Ace sudah sering meninggalkannya tapi dia tetap mengejarnya! hah... keras kepala sekali" Marga dan Dorga menghela nafas melihat sifat keras kepala Luffy.
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎ 𝔻𝕠𝕘𝕣𝕒 ☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎
Tiga bulan telah berlalu tapi Luffy masih saja keras kepala mengejar Ace hingga hari itu Luffy sampai di tempat yang sangat luas dan banyak barang rongsokan. Luffy menyadari tempat itu adalah Grey Terminal yang pernah Dadan katakan. Luffy menelusuri tempat itu sampai mendengar suara Ace dengan satu anak laki laki lainnya. Mereka sedang mengitung harta dari atas pohon. A
"Apa kira kira harta ini sudah cukup untuk membeli kapal?" Ucap seorang anak laki laki berambut pirang.
"Ku kira sudah cukup untuk kita berlayar nanti menjadi bajak laut!" Seru Ace dengan semangat.
"KALIAN JUGA INGIN JADI BAJAK LAUT" teriak Luffy dari bawah pohon itu. kedua bocah laki laki yang lebih tua itu terkejut mendengar suara cempreng Luffy.Mereka langsung turun dari pohon.
"jadi ini bocah manis yang kau ceritakan itu Ace?" tanya bocah pirang yang memegang pipa sambil melirik Luffy dari atas hingga bawah.
"HEY SIAPA YANG BILANG DIA MANIS" ucap Ace tak ingin mengakui bahwa Luffy manis.
"HEY AKU TIDAK MANIS, dan lagi namaku Luffy, kau teman Ace-nii kan jadi kau teman ku juga, namamu?" tanya Luffy pada bocah pirang itu.
"Aku sa.." belum selesai bocah pirang itu mengakatan namanya, Ace sudah lebih dulu berteriak "JANGAN BERITAHU SABO!"
"ohhh jadi namamu Sabo" ucap Luffy polos.
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎ 𝕊𝕒𝕓𝕠 ☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
Tiba tiba beberapa orang berbadan besar datang dan berteriak memanggil nama Ace.
"Sial aku tak tau kalau itu uang mereka!" seru Ace panik saat menyadari uang yang ia curi adalah uang milik salah satu petinggi Bluejam.
"kau sudah gila Ace mencuri uang mereka?" Ucap Sabo panik lalu menarik Ace untuk bersembunyi.
"sial kita melupakan bocah manis itu" panik Sabo saat dia mengingat bocah manis itu bersama mereka.
Tapi semua sudah terlambat salah satu petinggi bajak laut bluejam itu sudah menangkap Luffy dan membawanya ke markas.
"sial Luffy pasti akan membocorkan tempat harta karun kita" ucap Ace panik lalu memindahkan harta karun mereka,Sabo pun membantu memindahkan harta karun hasil curian mereka itu.
Disisi lain Luffy sudah tergantung di atap dengan badan beserta tangannya diikat oleh tali. Luffy sedang dipukul menggunakan sarung tangan berduri. Bodohnya Luffy imut kita dia tidak bisa berbohong untuk mengatakan dimana hasil curian Ace dan memgatakan bahwa dia manusia karet.
Petinggi bajak laut itu sudah tidak tahan dan mengacungkan pedang ingin memiting kepala Luffy,tapi tiba tiba...
❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎
𝚑𝚊𝚒 𝚛𝚎𝚊𝚍𝚎𝚛𝚜!
𝙲𝚑𝚎𝚛𝚛𝚢 𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚞𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 𝚕𝚊𝚐𝚒 𝚗𝚒𝚑𝚑
𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚜𝚞𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚊
𝙺𝚊𝚕𝚘 𝚊𝚍𝚊 𝚔𝚊𝚝𝚊 𝚔𝚊𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚘𝚕𝚘𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚝𝚊𝚞 𝙲𝚑𝚎𝚛𝚛𝚢 𝚋𝚒𝚊𝚛 𝚗𝚊𝚗𝚝𝚒 𝙲𝚑𝚎𝚛𝚛𝚢 𝚛𝚎𝚟𝚒𝚜𝚒