Whitebeard Cute Son

Whitebeard Cute Son
ℂhapter 3



❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎


🅼︎🅾︎🅱︎🆈︎ 🅳︎🅸︎🅲︎🅺︎


Luffy, bayi manis itu tengah bermain bersama Marco. Marco menyadari bahwa setiap ada orang yang lewat didepan kamarnya Luffy pasti akan mengalihkan pandangannya dan memperhatikan orang itu lalu kembali ke aktivitas sebelumnya.


Marco berasumsi bahwa Luffy sedang mengungkap rahasia berjalan. Terkadang Luffy akan berdiri sambil memegang meja ataupun kaki siapapun yg didekatnya.


" mau coba berjalan Luffy?" Tanya Marco pada Luffy.


Luffy pun tersenyum lalu bertepuk tangan. Lalu ia berdiri sambil memegang tangan Marco lalu mencoba berjalan. Walaupun Luffy terkadang jatuh tapi dia bangun dan mencobanya lagi. Beberapa menit kemudian Luffy bisa berjalan dari posisinya ke tempat Marco.


Marco yang sedang bahagia itu langsung berlari keluar kamar menuju dek kapal sambil menggendong Luffy tentu saja. Marco ingin memperlihatkan pada yang lainnya kalau adik kecil mereka sudah bisa berjalan. Walaupun masih terjatuh tapi untuk anak usia 1 tahun itu cukup bagus.


" HEI KALIAN KEMARI!! LIHAT APA YANG BISA DILAKUKAN LUFFY YOI " teriak Marco. Tak lama setelah itu mereka berkumpul di dek. Penasaran apa yang akan dilakukan adik kecil mereka.


" Luffy bagaimana kalau kamu jalan menuju 𝒐𝒚𝒂𝒋𝒊 " ucap Marco sambil membantu Luffy berdiri. Namun saat setengah perjalanan Luffy jatuh dengan posisi duduk, tapi kali ini dia bangkit sendiri dan pergi menuju ayahnya.


Semua yang ada disana bersorak " ADIK KECIL KITA SUDAH BISA JALAN!! WAKTUNYA PESTA " kira kira begitulah seruan mereka.


Luffy yang sudah berada di kaki ayahnya pun memukul kakinya " pa! " seru luffy


Shirohige yang menyadarinya langsung mengangkat Luffy " apa yang kau katakan Luffy ? "


" Papa! " Luffy berkata sambil bertepuk tangan


" Guarararara " Shirohige pun tertawa bahagia.


" semoga kata berikutnya bukan kata kutukan yoi " ucap marco yang sudah berdiri di sebelah ayahnya.


" Luffy coba katakan Marco yoi " ucap Marco sambil menatap Luffy


" Mako oi " ucap Luffy bingung


" tidak perlu pakai yoinya yoi " seru Marco namun Luffy memiringkan kepalanya seakan bertanya tanya. (Kyaaaa cute bet luffy).


" hei mungkin kata selanjutnya akan menjadi Yoi " seru Vista, komandan divisi ke 5


☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎



☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎ 𝕍𝕚𝕤𝕥𝕒 ☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎


" Hahahhahaha mungkin saja " jawab Thatch. Setelah itu mereka pun mengadakan pesta karena kata pertama Luffy dan karena Luffy sudah bisa berjalan.


...t͜͡i͜͡m͜͡e͜͡ s͜͡k͜͡i͜͡p͜͡ ...


Luffy kecil kita sedang berlari dari ruang makan menuju kamar ayahnya itu. * Duak duak duak * suara pintu dipukul oleh tangan kecilnya itu.


" 𝒑𝒐𝒑𝒔! " panggil Luffy lalu berjalan masuk ke kamar 𝒑𝒐𝒑𝒔 nya itu. " Lu awa sapan " ( Lu bawa sarapan " sambil menunjukan tangannya yang berisi roti yang telah ia potong dari ukuran aslinya.


" Baiklah mari kita sarapan " Shirohige memakan roti yang dibawa Luffy lalu menggendongnya menuju ruang makan.


ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎


" pa " panggil Luffy. Shirohige yang awalnya sedang berbicara pada salah satu komandan divisi mengalihkan pandangannya ke anak bungsunya itu.


" Ada apa Luffy? " tanya Shirohige. Luffy memasang wajah bingung seakan sedang bertanya tanya.


" Mengapa begitu banyak suara " tanya Luffy pada ayahnya. Shirohige bingung pasalnya di dek kapal benar benar sepi hanya ada beberapa orang , mereka pun hanya menikmati lautan tanpa berkata apa apa.


" Tidak ada suara apa apa Luffy " jawab Shirohige bingung. " Ada papa, mereka begitu bahagia, mengatakan aku mencintai mu 𝒐𝒚𝒂𝒋𝒊, terimakasih 𝒐𝒚𝒂𝒋𝒊, seperti itu pa " jelas Luffy. Shirohige terkejut pasalnya itu terdengar Luffy memiliki voice of all things ( bener gak sih ) sama seperti yang dimiliki Roger. " Luffy apa saja yang bisa kamu rasakan " tanya Shirohige  memastikan kalau itu sama seperti milik Roger.


" Mereka merasa bahagia, penuh cinta , dan paling banyak ada disini " jawab Luffy lalu menunjuk ke dada Shirohige. " Tapi pa .... ada kegelapan yang menyeramkan diantara semuanya, rasanya memang kecil tapi itu seakan monster yang akan memakanmu disaat sakit " lanjut Luffy dengan raut wajah takut yang membuat Shirohige berhati hati dengan orang yang dimaksud Luffy . Shirohige percaya pada anak anaknya tapi jika memiliki kru yang besar ada kemungkinan besar bahwa penghianatan terjadi.


' Aku harus mengatakan ini pada Marco dan komandan lainnya. Kita harus berhati hati dengan orang yang dimaksudkan Luffy ' bati Shirohige.


ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎


Hari sudah mulai larut. Cerahnya matahari diganti dengan cahaya bulan dan bintang. Para komandan divisi sudah berkumpul dikamar 𝒐𝒚𝒂𝒋𝒊𝒏𝒚𝒂 itu.


" Ada apa 𝒐𝒚𝒂𝒋𝒊 ? " tanya Thatch, ia penasaran  hal penting apa yang ingin dibicarakan ayahnya hingga mengumpulkan para komandan divisi. Apa 𝒐𝒚𝒂𝒋𝒊𝒏𝒚𝒂 akan perang dengan yonkou lain atau apa akan ada seseorang yang akan 𝒐𝒚𝒂𝒋𝒊𝒏𝒚𝒂 ajak ke dalam kru. Semua komandan divisi masih sibuk dalam pikirannya sendiri hingga suara serius Shirohige menghentikan pikiran mereka.


" Ini tentang Luffy " ucap Shirohige serius.


Semua para komandan langsung memasang wajah seriusnya. Jika itu menyangkut adik bungsu kesayangan mereka maka mereka akan serius. ' Apa yang terjadi pada Luffy ?' 'Apa Luffy sakit ?' itu lah  yang mereka pikirkan saat itu.


" Tadi Luffy bilang sesuatu tentang suara- suara " ucap Shirohige memandang para komandannya.


" Suara ? " tanya Haruta bingung


" Luffy bilang suara itu menyuarakan kebahagian dan cinta. Luffy seperti bisa merasakan perasaan orang lain. " jelas Shirohige. Mereka yang mendengar itupun kaget.


" Aku bingung antara itu Haki observasi tingkat tinggi hingga bisa merasakan perasaan orang lain atau itu voice all of things yang dimiliki Roger dulu " jelas Shiohige. Mereka terkejut , rahang mereka jatuh hingga ke tanah dengan mata yang membulat kaget. Bagaimana adik mereka bisa sekuat itu padahal baru berumur 2 tahun.


" Aku tidak begitu kaget yoi, coba bayangkan pada umunya anak seumuran Luffy belum lancar berbicara tapi dia sudah lancar. Itu tidak teralu mengejutkan jika dia memilikinya yoi " jelas Marco.


" Tapi ada yang aneh dari perkataanya... " jeda Shirohige membuat mereka kembali dengan wajah seriusnya.


" Luffy bilang diantara perasaan bahagia dan cinta ada satu suara yang menyuarakan kegelapan dan Luffy bilang itu menyeramkan seperti monster yang akan memakan kita saat kita sakit " lanjut Shirohige. Para komandan divisi mengerutkan dahi mereka, apa maksudnya dengan itu? apa ada penghianat diantara mereka?.


" Aku percaya pada anak anakku tapi memiliki kru yang besar maka besar juga kemungkinan akan terjadi penghianatan. Aku hanya mengatakan ini pada kalian, aku tidak ingin terjadi sesuatu pada anak anakku. Jadi aku ingin kalian memperhatikkan anggota kalian masing masing termasik divisi ke 2. Jangan membuat mereka curiga tapi perhatikan jika ada yang mencurigakan. Jangan membuat mereka bingung dengan sikap kalian yang waspada. Bersikaplah seperti biasa. " Perintah Shirohige.


" Baiklah 𝒐𝒚𝒂𝒋𝒊 , tapi pertanyaannya siapa dan apa yang mereka inginkan ? " tanya izo diangguki oleh komandan lainnya.


" Itu lah yang aku tidak tahu ..... semoga tidak akan terjadi sesuatu yang buruk " hela nafas Shirohige terdengar begitu lelah. Setelah itu mereka bergantian mencium kening atau pipi Luffy yang sedang tertidur lalu pergi menuju kamar mereka masing masing untuk istirahat.


❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎


𝚑𝚊𝚒𝚒 𝚛𝚎𝚊𝚍𝚎𝚛𝚜 (●’◡’●)ノ


𝚖𝚊𝚔𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚞 𝚗𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚒𝚗 𝚌𝚎𝚛𝚒𝚝𝚊 𝙲𝚑𝚎𝚛𝚛𝚢. 𝚂𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚞𝚔𝚊. 𝙹𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚞𝚙𝚊 𝚟𝚘𝚝𝚎 ,𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚔𝚘𝚖𝚎𝚗 😁.


𝙳𝚒𝚝𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚌𝚑𝚊𝚙𝚝𝚎𝚛 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊.