
Lalu bajak laut itu menengok kearah Luffy, " Terimakasih Luffy atas bantuannya " ucapnya. Luffy hanya menganggukan kepala lalu berkata " hallo!! namaku Luffy, namamu?" Bajak laut itupun tertawa dan menjawab " Duahahahahaha... namaku...."
❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎
" Duahahahaha... namaku Shanks, aku kapten dari bajak laut ini " ucap Shanks yang ternyata kapten dari Bajak Laut Akagami.
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎ 𝕊𝕙𝕒𝕟𝕜𝕤 ☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
" dan dibelakang ku ada Ben, Lucky dan Yassop " ucap Shanks sambil menunjuk mereka. Luffy hanya mengangguk dan menuntun mereka menuju bar Makino.
' Astaga kenapa anak ini imut sekali ' batin Shanks melihat wajah dan tingkah Luffy.
ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎
🅿︎🅰︎🆁︎🆃︎🆈︎ 🅱︎🅰︎🆁︎
Saat ini keadaan sangat ramai, bar Makino dipenuhi oleh bajak lau yang sedang minum sake (bir) dan penuh canda tawa. Diantara mereka ada sang kapten, Akagami no Shanks dan Luffy.
" Kalau begitu ajak aku untuk petualanganmu selanjutnya, Shanks " ucap Luffy. " Aku juga ingin menjadi seorang bajak laut!!" lanjut Luffy. 'Dan menjadi bajak laut kuat seperti papa' batin Luffy.
" Bocah sepertimu mau menjadi bajak laut? " ejek Shanks. " Memangnya kenapa? Pukulanku sekuat pistol kau tau!" seru Luffy marah. "Sekuat pistol? Buahahahahhaa" tawa Shanks.
"Hei jangan mengejekku" marah Luffy. " Kau bahkan tidak bisa berenang Luffy" seru Shanks. "Jangkar!" ejek Shanks lalu tertawa. Luffy yang mendengar itu pun marah
" Huh dasar menyebalkan !" Ngambek Luffy. "Sudah jangan marah Luffy, nih minum" ucap Shanks memberikan segelas jus jeruk. " Ohh terima kasih Shanks" seru Luffy melupakan sesi mengambeknya lalu meminumnya. "Buahahahaha lihat kau bahkan masih minum jus" ejek Shanks. " Hei itu trik kotor" ucapnya marah.
" Kau terlihat bersenang senang 𝒔𝒆𝒏𝒄𝒉𝒐" ucap Makino.
"Buahahahaha , menggoda Luffy menjadi kesenangam baru bagiku" tawa Shanks terlihat sangat bersenang senang. 'Lagi pula Luffy sangat manis untuk ukuran anak laki-laki' batin Shanks sambil bersemu membayangkan wajah manis Luffy. 'Ahhh aku jadi seperti seorang pedofil' lanjutnya dalam hati sambil menggelengkan kepalanya menghilangkan pikiran kotornya itu.
"Kau tidak apa apa Shanks?" Tanya Luffy melihat bahwa kapten itu menggelengkan kepalanya. "Tidak apa apa Luffy, mau mendengarkan cerita tentang raja bajak laut?" Tanya Shanks membuat mata Luffy berbinar. Mata hitam itu berbinar seperti terpancar bintang kecil yang bersinar tanda bahwa ia tertarik akan itu.
'Astaga dia seperti anak anjing' batin Shanks yang sedang menahan hidungnya agar tidak mengeluarkan darah.
"Aku mau Shanks ceritakan!!" jawab Luffy dengan senyuman yang dapat membuat orang kehilangan darah saking manisnya.
*****!
banyak dari kru bajak laut itu mimisan melihat keimutan didepan mereka. Beruntunglah Shanks dan beberapa orang yang kuat dapat menahan darah yang akan keluar dari hidung mereka.
"Baiklah jadi begini..." cerita Shanks, Luffy dengan setia menanggapi dan bertanya sesekali. Sesekali ia akan mengangguk tanda paham akan ceritanya. Disaat mereka sedang asik bercerita tiba tiba...
*Brakkk!!*
pintu bar itu didobrak oleh beberapa bandit.
" PERMISI!" ucap salah satu bandit itu.
" Hehehe jadi seperti ini bajak laut, huh? ini pertama kalinya aku melihat bajak laut. mereka terlihat sangat bodoh bagiku" ucap bandit itu berjalan masuk ke dalam bar.
' Apa mereka buta megatakan Shanks bajak laut yang terlihat bodoh, tidak bisakah dia melihat aura Shanks yang terlihat kuat itu, bahkan auranya hampir mirip seperti papa' batin Luffy, ia merasa lapar lalu melihat ada buah berwarna ungu dengan pola yang aneh. Karena lapar Luffy pun mencobanya.
'Uekk rasanya aneh' batin Luffy
Disisi lain saat para bandit itu berjalan masuk, semua kru Shanks memperhatikan bandit itu.
" Kami adalah bandit. Kami kesini bukan untuk mencari masalah. Kami hanya ingin membeli 10 tong sake" bandit yang diduga pemimpinya, Higuma.
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎
☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎ ℍ𝕚𝕘𝕦𝕞𝕒 ☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎︎☠︎
" maaf tapi kita kehabisan sake" gugup Makino tapi tetap terlihat tenang.
" Oh! itu aneh lalu apa yang mereka minum?" tanya Higuma " apakah itu air" lanjutnya.
" itu sake, tapi hanya itu yang kami punya" jawab makino.
Tiba tiba Shanks berbicara "aku minta maaf, kelihatannya kami menghabiskan semua sakenya. Aku minta maaf tentang itu" "ini, jika kamu tidak masalah ambil botol terakhir ini" lanjut Shanks menyerahkan botol sake terakhir yang dipegangnya.
Saat Shanks menyerahkan botol sake itu, tiba tiba Higuma menghancurkannya menggunakan pedang yang ia bawa. Makino dan Luffy terlihat terkejut sementara kru Shanks terlihat tenang dan para bandit terlihat sombong. Mata Shanks dibayangi oleh topi jeraminya itu.
"kau anggap aku apa? Kau tidak bisa membodohi saya! apa gunanya satu botol sake?" kata higuma jelas tersinggung.
Sementara Shanks bergumam tentang kekacauan itu, Higuma menjelaskan bagaimana ia menjadi buronan seharga 8 juta berries dan bagaimana dia membunuh beberapa tons orang sebelumnya.
" awasi dirimu jika kau masih ingin bernafas! jika kau pintar kau akan berlayar jauh dari sini jadi aku tidak pernah melihatmu lagi." ancam Higuma.
*Klink*
Shanks bangun dari tempatnya dan mulai memunguti pecahan botolnya. "Maaf untuk kekacauannya Makino, beri aku kain dan aku akan membersihkannya" ucap Shanks.
" Uhh... jangan khawatir tentang ini" jawab Makino gugup.
Higuma mengangkat pedangnya dan memecahkan piring serta gelas yang dipajang di rak.
*krashhh!!*
" jadi kau suka bersih-bersih, huh?" cibir Huguma "itu akan membuat kamu sibuk sementara waktu. Hummph!" lanjutnya.
" Selamat tinggal.... pengecut!" Ucap Higuma lalu pergi dari bar bersama bandit lannya.
"𝑺𝒆𝒏𝒄𝒉𝒐 apa kau baik baik saja?" "apa kamu terluka?" beberapa anggota kru bertanya.
" Aku baik baik saja tidak terluka" jawab Shanks. 'Phew!!' Batin Shanks
"HA HA HA HA!! 𝑺𝑬𝑵𝑪𝑯𝑶!" Kru Shanks tertawa hingga membuat perutnya sakit.
"HAHAHA!!" Shanks juga tertawa bersama mereka. Namun seketika tawa mereka hilang melihat darah yang keluar dari bawah mata Luffy.
"Kyaa Luffy- chan!!" panggil Makino membuat para bajak laut itu panik. Akhirnya mereka memanggil dokter dan menjahit. Setelah beberapa menit melewati masa sakit itu, Luffy sekarang sedang tertidur di dalam pelukan Shanks. Setelah satu jam lebih Shanks bercerita tentang petualangannya akhirnya Luffy pun tidur. Makino membawa Shanks menuju kamar Luffy dan menidurkannya dikasur.
'Astaga Luffy!! apa kau tau kau itu imut dan cantik untuk ukuran seorang laki-laki' batin Shanks sambil membelai rambut Luffy lembut. 'Jika aku ingin menjadikan mu kekasihku aku harus menunggu 10 tahun lagi bukan? Hah.. aku seperti pedofil saja' lanjutnya lalu mencium kening Luffy, mengucapkan selamat malam dan pergi dari kamar itu.
"𝑺𝒆𝒏𝒄𝒉𝒐!!𝒔𝒆𝒏𝒄𝒉𝒐!! Gawat 𝒔𝒆𝒏𝒄𝒉𝒐!!" seru Lucky roo yang sedang panik.
"Ada apa?" tanya Shanks heran.
"Buah iblis yang kita bawa hilang!!" Panik Lucky.
" Apa?! siapa yang mengambilnya?" Panik Shanks.
"Luffy yang memakannya, sepertinya dia tidak tahu kalau itu buah iblis" ucap Benn yang berjalan menghampiri kedua orang itu.
" Hah Luffy? kapan dia memakannya?" tanya Yassop yang sedari tadi diam itu.
"Saat para bandit itu datang dan memulai keributan" jawab Benn
"Hah.. kita harus memberitahunya besok" ucap Shanks lelah.
ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎ꨄ︎
Sudah berapa hari berlalu semenjak Shanks pergi ke menjelajah ke pulau pulau terdekat dan Luffy menhetahui bahwa ia memakan buah iblis "𝒈𝒐𝒎𝒖 𝒈𝒐𝒎𝒖 𝒏𝒐 𝒎𝒊". Luffy sedang menikmati makanannya bersama Makino yang sedang mengelap gelas gelas kaca itu.
Tak lama kemudian bandit, Higuma, datang beserta anak buahnya untuk minum di bar itu. Luffy dari tadi menahan amarahnya, berani sekali para bandit ini menghina Shanks dan memperlakukan makino dengan kasar. Luffy yang sudah tidak tahan dengan semua itu akhirnya meluapkan semua amarahnya.
"BERHENTI MENGHINA SHANKS DASAR BAJINGAN!!" teriak Luffy emosi. Makino yang mendengarnya seketika menjadi pucat, perasaan khawatir,takut dan gugup menjadi satu.
"MINTA MAAF PADA SHANKS DAN JUGA MAKINO!" marah Luffy.
"Hah apa maksudmu bocah?! apa kau sudah bosan hidup?" Ancam Higuma. Makino seketika panik melihat Luffy yang berdiri dari tempat duduknya dan mulai memukuli para anak buah Higuma. Cukup memalukan untuk mereka dipukuli oleh anak umur tujuh tahun.
Berkat pelatihan Garp yan seperti neraka itulah Luffy jadi semakin kuat dari sebelumnya. Ia bahkan sudah memukul setengah anak buah Higuma. Malu? tentu saja para bandit merasakan itu. Hingga Higuma akhirnya dapat menangkap Luffy dan mengangkatnya seperti kucing. (maksudnya diangkat kerahnya bajunya gt loh)
"LEPASKAN!! LEPASKAN!!" berontak Luffy mencoba memukul orang yang sedang menahan pergerakannya itu.
"Diamlah bocah!" Higuma membentak dan memukul Luffy tapi pukulan itu tidak terasa karena Luffy manusia karet.
"Heh tubuhmu aneh juga bisa melar seperti ini, jika dijual aku akan untung banyak" ucap Higuma.
Disisi lain Makino dan Mayor sedang panik bukan main, Luffy mereka yang imut nan manis itu bersama para bandit. Shanks yang baru sampai disana langsung paham mengapa di bar tidak ada satu orang pun.
"Ahh disini rupanya!pantas saja di bar tadi sangat sepi" seru Shanks.
"𝑺𝒆𝒏𝒄𝒉𝒐!" "Shanks!"Seru Makino dan Luffy.
"Dan lagi apa yang katakan? Ingin menjual Luffy?aku tidak akan membiarkan itu terjadi" ucap Shanks tegas.
" heh ternyata bajak laut pengecut kemarin huh!" Ejek Higuma. "Kalian! Serang mereka!!" perintah Higuma pada anak buahnya. Para bandit itu pun mulai menyerang.
" biar aku saja 𝑺𝒆𝒏𝒄𝒉𝒐! " ucap Benn. Lalu Ben pun menghajar para bandit itu. "Jika kau ingin melawan kami setidaknya bawa kapal perang" ucap Benn disebelah tumpukan bandit yang sudah pingsan itu.
"Tu...tunggu jika kau bergerak anak ini akan ku bunuh!!" Ancam Higuma mengarahkan belati ke leher Luffy. Walaupun luffy memakan buah iblis tetap saja karet akan putus jika dipotong dengan benda tajam, sama halnya Luffy akan mati jika belati itu menggores lehernya.
Lucky yang melihat itupun langsung mengarahkam pistol dan menembak ke tangan Higuma yang memegang belati.
*dorrr*
Suara pistol menggema, belati itupun jatuh, Higuma menahan sakit tangan yang ditembak oleh Lucky itu.
" hey kau bermain kotor!, lagipula itu salah anak ini yang menyerang aku duluan" seru Higuma mulai panik dan menyalahkan Luffy.
" bermain kotor? Kau pikir kami ini orang suci? Kau sedang berhadapan dengan bajak lau dasar bodoh!" Seru Shanks.
" terserah siapa duluan yang memulai, aku tidak masalah jika kau menghinaku, menumpahkan sake atau melempar makanan padaku tapi jika kau menlukai temannku aku tidak akan tinggal diam!" Lanjut Shanks dengan aura menyeramkan disekitarnya.
Bagaimana bisa Luffy, bayi jangkar mereka dilukai oleh bandit bandit sialan itu. Mereka tidak akan tinggal diam dengan itu. TIDAK ADA YANG BOLEH MELUKAI BAYI JANGKAR MEREKA.
'Woahhh!! Shanks keren!!'batin Luffy mendengar perkataan Shanks. Diam diam Higuma mengambil bom asap dan melarikan diri menaiki kapal kecil bersama Luffy.
"Sialan aku lengah!! Cepat cari mereka!" Panik Shanks. Mereka pun langsung mencari Luffy.
Disisi lain Luffy sedang panik pasalnya ia tidak bisa berenang dan Higuma malah melemparnya ke laut. "TOLONG!TOLONG!!AKKHHH MENJAUH LAHH!!" teriak Luffy yang melihat 𝒔𝒆𝒂 𝒌𝒊𝒏𝒈 memakan Higuma dan berenang menjunya hingga...
"AHKKKKKK"
❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎❦︎
𝙷𝚊𝚒 𝚛𝚎𝚊𝚍𝚎𝚛𝚜, 𝙲𝚑𝚎𝚛𝚛𝚢 𝚋𝚊𝚛𝚞 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚞𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 𝚗𝚒𝚑𝚑!!. 𝚂𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚞𝚔𝚊 𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚞𝚙𝚊 𝚟𝚘𝚝𝚎, 𝚌𝚘𝚖𝚖𝚎𝚗𝚝 𝚊𝚗𝚍 𝚏𝚘𝚕𝚕𝚘𝚠 𝚢𝚊..
^^^𝚕𝚘𝚟𝚎 𝙲𝚑𝚎𝚛𝚛𝚢 ^^^