
Jam sudah menunjukkan pukul satu malam, Abraham masih berada di sofa sembari meminum kopinya, perdebatannya dengan Tania membawa Abraham setres sendiri karena Tania tidak ingin mendengarkan dirinya.
"Aku harus menemui Lidya sekarang, aku yakin dia ada kaitan dengan Bom waktu itu!" Abraham terdiam mengingat sesuatu dari masa lalunya tentang Lidya.
"Kamu gila Abraham! Kamu dan Aksa sama gilanya kalian menjual istri kalian masing-masing untuk partner Swing! Sekarang aku dan istri kamu hamil, dan aku hamil anak kamu! Bagaimana kalau Mas Aksa dan Tania tahu?" tanya Lidya yang usia menang lebih tua ...