
-
"Kok Papa gak nabrak sekalian sih sama anaknya, kalau anaknya masih hidup kan repot." Tania tampak melipat kedua tangannya di hadapan Aksa.
Aksa yang mendengar ocehan anaknya itu kemudian menatapnya tajam. "Papa sudah berusaha lagipula kenapa juga kamu tergila-gila pada suami orang."
"Ih! Kalau Papa gak mau biar aku aja yang lakuin! Papa tuh emang gak bisa di harap, pantas Mama ninggalin Papa." Tania meraih tasnya kemudian berjalan meninggalkan Aksa yang masih berada di ruang kerjanya.
"Albar! Kamu dimana?"
"Di rum...