
Sesuai rencana, hari ini Samudera dan Tatiana terbang ke Jakarta sebab esok mereka harus menghadiri acara kelulusan anak-anak PAUD dimana Ariana bersekolah.
Sepanjang perjalanan Tatiana tampak murung. Kilasan kesedihan dan kepahitan hidup yang ia lalu di kota itu membayang di pelupuk matanya. Ada rasa sakit yang tak terkatakan. Namun ada pula rindu yang menyergap sebab meskipun ia banyak menerima luka di sana, tak sedikit pula kenangan indah ia dapatkan di sana.
Masa kecilnya meskipun penuh dengan kesedihan, tapi ada rasa bahagia. Kenangan kebersamaannya dengan sang ibu, pertemuannya dengan Sa...