
"Sus, Mas ganteng nyariin tuh," goda Mbak Mala membuat Tatiana yang sedang berjalan menuju keluar untuk segera pulang menghentikan langkahnya. Ia lantas mengalihkan pandangannya ke arah Aska yang sudah berjalan ke arahnya dengan senyum merekah.
Tatiana menghela nafas. Aska laki-laki yang baik. Bahkan ia tidak mempermasalahkan kehamilannya saat mendekat. Namun tetap saja, Tatiana merasa ini salah. Ini tidak benar. Terlebih setelah bertemu dengan ibu dari laki-laki tersebut.
"Hai Tiana. Mau pulang?"
"Bisa ... kita bicara sebentar?"
"Kita bicara di tam...