
"Ngapain sih Ka kamu ajak perempuan ini masuk ke dalam mobil?" protes sang ibu membuat Aska menghela nafas panjang.
"Ma, aku mau bawa mbak itu ke klinik Anida di depan sana. Aku indah hampir menabraknya dan aku harus tanggung jawab," ujar Aska yang sudah duduk di kursi pengemudi. Sementara perempuan yang hampir ditabraknya tadi sudah duduk di bangku penumpang tepat di belakangnya.
"Aska, Aska, kamu tahu kan zaman sekarang ini penuh dengan tipu daya. Mama yakin, dia itu cuma sekedar akting untuk mengelabuhi kamu. Dia itu cuma mau nipu kamu. Sudahlah, lebih baik kamu turunkan dia sekarang. Mama...