Scandal With Kakak Ipar

Scandal With Kakak Ipar
kucing dan tikus.


Dan begini lah akhir nya Aulia tidur di atas ranjang,sementara dante? laki-laki itu terpaksa mau tidak mau tidur di sofa yang memang tersedia di dalam kamar pengantin itu.


Tok.


Tok.


Terdengar suara ketukan pintu yang lumayan nyaring,Aulia langsung merapihkan jilbab nya dan berjalan hendak membukakan pintu.


“eh mama?.”


“hai sayang maaf menganggu waktu kalian.”mama mengintip sedikit kedalam, melihat taburan bunga mawar terlihat berantakan.


“wah kalian sudah mulai melakukan nya ya?padahal sekarang kan masih siang.”ledek mama.


Apanya?.


Aulia bergumam di balik cadar nya,dia langsung mengikuti arah mata sang mama.dan benar saja,Aulia langsung mengerti apa yang dimaksud dengan mama Dante.


“mama ada keperluan apa kesini?.”dante ikut menongol dari balik pintu,bertanya dengan suara dingin.


“wah kalian benar-benar sudah membuatkan mama cucu ya!.”


mana semakin histeris terutama saat Dante datang dengan rambut yang basah dan juga tubuh yang masih terbalut kan kimono handuk.


“mama kenapa sih?kok aneh.”dante berdecak kesal.


“mama bahagia,semoga cepat jadi ya.mau laki-laki atau perempuan mama mau semua nya!.”bisik mama penuh semangat.


dante yang mendengar hanya mampu memutar bola mata nya malas.dia tentu paham Ke mana arah pembicaraan sang mama.


“jadi kedatangan Mama ke sini hanya untuk mengganggu kami? ayo lah mah,kami masih harus bersiap untuk jamuan nanti malam.”sinis Dante tidak suka.


Nanti malam memang masih akan di adakan jamuan,tapi terkhusus untuk keluarga inti saja,orang luar tidak diterima.karena itu memang sudah menjadi bagian dari tradisi dan adat istiadat keluarga Dante.


”Oh tidak mama hanya mau memberikan istri mu pakaian saja,supaya dia tidak bingung mau memakai apa nanti Saat menyapa Kakak dan nenek mu.”


Mama dante mengulur kan sebuah paper bag warna hitam ke arah Aulia,yang langsung diterima oleh gadis yang beberapa jam lalu menjadi menantu kesayangan nya.


“apa ini yang harus ku pakai nanti mah?.”tanya Aulia dengan suara sangat larih.


”Kenapa kau masih bertanya?tentu saja harus memakai itu nanti.”omel dante tidak suka.


“saya kan sedang tidak berbicara dengan anda.bisa tidak Anda tidak menyela perkataan orang lain."


“Kau memang tidak sedang tidak berbicara dengan ku,tapi kau sedang bicara dengan Mama ku.aku tentu tidak mau mama mengeluar kan banyak tenaga hanya untuk menjawab pertanyaan yang tidak masuk akal dari mu."


“tapi tetap saja,saya rasa anda yang yang berpendidikan tinggi seharus nya paham,Jangan pernah menyela perkataan orang lain.Entah itu yang lebih tua atau yang lebih muda.”Aulia tetap tidak menyukai sifat Dante yang menurut nya sangat menjengkel kan.


“Apa kau mau bertengkar dengan ku di sini?.Jika memang mau Jangan Bertengkar disini ada Mama!.”


”sudah daripada kalian bertengkar di pintu lebih baik kalian bertengkar di atas ranjang,supaya mama bisa memiliki cucu secepat mungkin.”


blush.


pipi Almera langsung memerah, dari balik cadar yang sedang dipakai oleh nya.entah kenapa dia merasa malu dengan perkataan tentang cucu dari Mama mertua nya.


jangan kan cucu atau pun melakukan hal yang sangat jauh seperti itu,melepas cadar nya di hadapan Dante saja Aulia tidak mau melakukan nya.


“kalian Seperti nya harus memikirkan Bagaimana kehidupan kalian berumah tangga kedepan nya, terutama kau Aulia,kau baru lulus mondok.Ada baik nya kau juga memutuskan untuk kuliah,supaya ilmu dan wawasan mu semakin bertambah.”


“ kami akan membahas ini nanti nya lebih baik mama turun sekarang,aku yakin papa pasti sudah Mencari mama.”usir Dante halus.


Dante memeluk tubuh Aulia dengan satu lengan nya.


deg.


Aulia langsung membeku di tempat, dia tidak menyangka bahwa Dante akan melakukan hal gila ini. ditambah lagi di depan umum, tentu saja dia sangat terkejut.


”ah kalian ternyata mau melanjut kan aktivitas kalian yang terkendala tadi.oke Maafkan lah mama karena sudah mengganggu kalian.”


mama Dante langsung berhamburan pergi dari sana begitu mendapatkan usiran dari Sang putra dan juga menantu nya.


”Kak Ipar Apa yang anda lakukan? Jangan bertingkah gila seperti itu apalagi di hadapan mama.”Aulia langsung bersungut-sungut tidak suka.


”terserah kau aku kan istri ku, tapi ingat satu hal jika suatu saat aku tahu kalau kau ikut andil dalam kepergian Anita. jangan salah kan aku,jika kau tidak akan bisa melihat matahari lagi nanti."


Dante menarik tangan Aulia, membuat gadis bercadar itu menatap sendu ke arah Mata Sang suami.


ini bukan pernikahan yang ku harap kan Ya Allah.ini bukan pernikahan impian ku.


setelah Dantd masuk lagi ke kamar mandi.Aulia terisak sangat kencang, dia menatap Sendu pada pintu kamar mandi.


menikah dengan laki-laki seperti Dante bukan lah mimpi aulia.aulia b akan bermimpi akan menikahi seorang Ustaz atau minimal alumni pondok pesantren.yang bisa dan mampu membimbing nya untuk menjadi muslimah yang lebih baik. tapi kenyataan nya dia malah menjadi pengantin pengganti untuk kakak nya dan terlebih mereka menikah bukan dengan cara yang baik,melainkan terjebak dalam scandal.


ini pernikahan yang salah ya Allah, aku tidak pernah bermimpi akan terjebak dengan kakak ipar ku sendiri.


Aulia segera mengusap air mata nya, bersiap untuk mandi setelah Dante selesai.dan ternyata Dante memerlukan waktu cukup lama untuk mandi.untung nya sebelum maghrib dia sudah selesai melakukan rutinitas nya.


dengan menggunakan gamis panjang berwarna dusty pink,cadar dan jilbab berwarna senada Aulia sedang mematut diri di depan cermin.


“Apa kau tidak lelah memakai kain penutup itu terus?kalau aku menjadi kau,aku sudah membuang nya sejak dulu.untuk apa memakai itu? menyulitkan saja.”ledek dante.


“Anda tidak akan pernah mengerti, betapa berharga nya cadar bagi seorang muslimah seperti saya. memang tidak banyak perempuan di luar sana yang memakai cadar,tapi bagi kami yang sudah menyentuh cadar.kami akan berusaha sekuat mungkin untuk istiqomah dalam menjaga nya supaya tetap terpasang di wajah."ketus Aulia


“Tolong jangan Samakan saya dengan diri AndaTuan dante yang terhormat,itu sedikit menggeli kan. karena anda adalah laki-laki, Tentu saja Anda akan gerah jika menggunakan jilbab dan gamis panjang seperti saya.”sambung Aulia lagi,balas meledek dante.