Polisi Arogan Suamiku

Polisi Arogan Suamiku
70


Seminggu lebih telah berlalu.. Dan selama seminggu ini juga Ezra tidak putus asa untuk merayu istrinya...


Tapi nihil, hasilnya tetap sama.. Ji tetap mendiamkan Ezra.. Meskipun serumah tapi Ji tetap tidak memperdulikan kelakuan atau perbuatan baik yang Ezra tunjukkan..


Karna mulai putus asa, akhinya Ezra membujuk oma dan mami agar bisa membantu nya membujuk Jizzi.. Tapi nihil, justru Mami dan oma sangat marah terhadap Ezra..


Kau... Plakkkkkk "Mami menampar pipi mulus Ezra".. Jangan harap mami akan memaafkan kelakuanmu... "Ucap mami dan berjalan meninggalkan Ezra"


Plakkkkkk..... Oma maju menjitak kepala Ezra.. Kau sungguh bodoh,. Oma tidak akan mau membantumu lagi.. Karna yang pertama saja belum kau bayar....


Oma, oma tolong bantu Ezra,.. Hanya oma yang bisa bantu Ezra.. Tolong.. Berapa yang oma mau, sekarang Ezra akan mentrasnfernya ke rekening oma..


Hahahah Ezra, kau pikir oma kekurangan duit.. Uang anak oma, yaitu papi mu sangat banyak.. Jadi oma tidak butuh uangmu... Jadi jangan harap kali ini oma akan membantumu..


Terus apa yang oma mau minta.. Ezra akan turuti... "ucap Ezra sambil memohon di hadapan oma"


Oma ingin cicit yang banyak.. Tapi bagaimana caranya, sedangkan sebentar lagi Jizzi akan menceraikan mu.. "Ucap oma lalu berjalan meninggalkan Ezra sendiri"..


Ezra termenung seorang diri di ruang tamu rumah maminya.. Berharapa ada keajaiban yang akan terjadi,.. Karna jujur Ezra sangat takut, takut kehilangan Ji untuk yang ke dua kalinya...


Kringggg....Kringggg(anggap bunyi suara handpone)


Ponsel Ezra berbuyi, terterah di layar bahwa Bimo lah yah menelpon..


Halo Bim.. Ada apa, apakah hasilnya sudah keluar...????? "Ucap Ezra"


Ia hasilnya sudah keluar, sekarang juga kamu ke sini, ada Adam juga di sini menunggu mu...


Tut.tut.tut.tut....."Suara panggilan telpon terputus"


Dengan secepat mungkin Ezra memacu mobil nya untuk segera sampai ke rumah sakit.. Beberapa menit kemudian Ezra sampai dan memarkirkan mobilnya..


Dengan cepat Ezra berlarih ke ruangan Bimo.. Ceklekkkkk, Ezra membuka pintu dan terlihat bahwa Adam pun juga ada di sana...


Ini, silahkan baca sendiri.. "Bimo menyerahkan sebuah amplop ke arah Ezra"..


Dengan cepat Ezra membuka amplop tersebut, dibacanya dengan hati hati.. Dari atas ke bawah.. Dari atas lagi ke bawah.. Dan beberapa kali Ezra membacanya karna mungkin dia salah membaca...


Bim, kau salah kan.. Ini bukan hasil yang sebenarnya kan.... "Ucap Ezra sambil menangis"..


Itu hasil sebenarnya... Bahwa anak yang Via kandung adalah anakmu... "Ucap Bimo"..


Bukkkkkkk.. "Ezra meninju Bimo"


Tidak Bim, kau bohong.. Pasti kau merekayasa ini semua.. Ia kan...????


Auuuu.. "Ucap Bimo sambil memengang sudut bibirnya yang mengeluarkan darah"..


Hey,... Bukkkkk.. Adam memberikan bomengan mentah ke wajah Ezra...


Jangan sakiti Bimo,.. Ini memang kesalahan mu.. Kau harus terima itu..


Kau senang kan Adam.. Kau senang dengan ini semua...


Ya aku senang, aku senang dengan ini semua.. Karna sebentar lagi Jizzi akan bahagia...


Sampai kapan pun aku tidak akan melepaskan Jizzi.. Ingat itu Adam.."Ucap Ezra"..


Hahahahah, Adam tertawa mendengar ucapan Ezra.. Aku akan melihat seberapa besar kau mau bertahan memperjuangkan Jizzi lagi.. Kau tau jika tes DNA ini sampai ke tangan Ji, kira kira apa yang akan terjadi...


**********************Makasih kak, karna sudah setia membaca novel ku.. Jangan ki lupa like❤, komen 💬.. Biar Autor tambah semangat Up nya🙏🙏...


Vote juga boleh kok🤭🤭***


Salam sayang untuk kalian semua 🥰🥰🥰*********************