Polisi Arogan Suamiku

Polisi Arogan Suamiku
S2 135


Kini tak terasa usia kandungan Yoona memasuki lima bulan,.. Degan sigap, Adam terus saja menemani sang istri dan tak ingin melihat sang istri melakukan pekerjaan apa pun.. Dan kadang itu membuat Yoona merasakan bosan melihat Adam terlalu protektif kepada dirinya.. Bagaimana tidak selama hamil Adam melarang Yoona keluar rumah dengan alasan keselamatan bayi, bahkan Yoona jika ingin memakan suatu saja pelayan yang harus mengantarkan nya ke kamar.. Dan sifat itu kadang membuat Yoona marah dan terjadi pertengkaran kecil antara mereka,,..


Dear, aku bilang aku bosan berada di kamar.. Kasian bayi kita,...Pokonya aku ingin berbelanja dengan Al,,, Acchhh sudah lama sekali aku tidak pergi bersama Al,.."Ucap Yoona,."


Sayang, sudah kubilang tidak boleh,, kan bisa bahaya jika kau berada diluar... Bahaya untuk bayi kita,.."Ucap Adam,."


"Kalau begitu kau harus ikut menemani ku dan Al,.. Aku bosan dear, berada di rumah .. Sudah lebih 3 bulan ini kau melarang ku keluar dari rumah.. Nanyi badan ku bisa putih seperti tembok.."


Pokok nya tidak.. Jika ingin berbelanja, maka kita berbelanja online saja..


"Percuma bicara padamu dear,, intinya kau selalu menolak ku.."Ucap Yoona sedih dan berjalan menuju ke kamar Al,."


Sayang...."Panggil Adam namun tak di gubris sama sekali oleh Yoona,."..


Mom,.. Kenapa wajah Mom cemberut begitu..???"Tanya Al, saat melihat Mommy nya berada di kamar nya.,, Dan Mom nya hanya terdiam.,"


Pasti tidak dapat izin yah mom..??"Tebak Al,."


"Hhhhhmmmmmm,",. Yoona menghempaskan kasar nafasnya,. "Aku tidam tahu Al, kenapa papi mu seperti itu... Apa dia tidak tahu kalau Mom ini sangat merasa bosan.."


"Itu karna papi menyanyangi Mom, papi tidak ingin mom dan adek bayi kenapa napa.."


"Kau sama saja seperti papi mu.." Ucap Yoona dan di sambut senyum oleh Al, dan Adam yang mendengar di depan pintu kamar pun ikut tersenyum"


Halo adik ku sayang, ayo tanya Mom jangan memasang wajah cemberut seperti itu...????"Ucap Al, sambil memegang perut mom nya.."


Al, jika adik mu lahir apa kau akan menyanyanginya...???


Ya Mom,. Aku akan menyanyanginya dan akan menjaga nya dengan nyawaku sendiri, aku janji itu mom.."Ucap Al, penuh kenyakinan."


Terima kasih sayang.. Mom beruntung mempunyai anak seperti dirimu.."Ucap Yoona sambil memeluk Al, dan mencium pucuk kepala Al ."


Apa papi tidak ikut dipeluk juga...?????"Tanya Adam yang tiba tiba membuka pintu kamar Al,.


Sini,, Yoona melambaikan tangan nya memanggil Adam agar segerah memberikan pelukan.. Dan inilah juga yang membuat Adam merasa sangat bahagia mendapat kan Yoona,, karna selama ini Yoona selalu saja berpikiran dewasa tidak pernah memendam amarah kepada suaminya,.. Selalu dengan cepat melupakan masalah..


Terima kasih sayang, karna tidak marah lagi padaku,.. "Ucap Adam saat berada di pelukan istrinya,.."


"Papi,, hari ini kita ke rumah sakit yah antar Mom,, Al pengen tahu jenis kelamin ade Al,.."


Ya sayang.."Ucap Adam lalu mencium pucuk kela Al,.",. Apa kau menyanyangi adik mu...??"Tanya papi Adam ,


Ya papi,,..


Kau ingin,, atau berharap jenis kelaminya apa...????"Tanya papi adam kembali.."


Apa pun itu pi.. Al akan menyanyanginya,..


🍂🍂🍂


Saat sedang berada di ruang periksa,, dokter kandungan dengan sigap memeriksa kandungan Yoona,.. " Dok, bagaimana keadaan kandungan istri saya...???" Adam membuka suara,..


Baik,. Bayi nya sehat dan sangat aktif,.. "Ucap Dokter."


Dok untuk jenis kelamin..????


Perempuan.."Jawab dokter singkat.,"


Sayang, kau dengar bayi kita perempuan.. Itu artinya anak kita akan sepasang.. "Ucap Adam sambil mencium kening istrinya,".. Terima kasih sayang,..


___________


Tidak Mom justru Al, juga ingin berucap kata itu karna mom sudah mau memberi adek bayi ke Al,.."Ucap Al,."


Good joob boy .."Ucap Adam ."


Hhhhmmmmmm, percuma berbicara bersama kalian,.. Lihat saja jika baby girl lahir, maka Mom akan memiliki teman untuk melawan kalian berdua.."Ucap Yoona,."


Kami menanti itu Mom.. "Ucap Adam dan Al serentak."


Lihat saja tunggu pembalasan Mommy..


...🍂🍂🍂🍂...


Tak terasa hari yang di nanti pun tiba, semua keluarga berada di rumah sakit menunggu sang cucu lahir.. Kini Yoona yang telah berada di ruang bersalin dengan di temani sang suami tercinta..


"Kau harus kuat sayang,." Ucap Adam sambil menggenggam jemari tangan istrinya.."


"Dear,,, jangan kemana mana,, tetap temani aku di sini.."


Ya sayang aku akan berada disini, di sisimu menemani dan menjaga mu..


Beberapa saat kemudian, kini dokter dan suster telah memasuki kamar bersalin tempat Yoona berbaring dan dengan sigap suster memeriksa keadaan Yoona,..


Bagaimana...???"Tanya Dokter..."


Sudah pembukaan 9 dok,, sebentar lagi..


Baiklah sekarang kita bersiap siap.."Ucap dokter,",. Nyonya rileks, jagan tegang,.. Tarik nafas dalam dalam dan hembuskan ....


Berapa kali Yoona melakukan hal yang dokter perintahakan dan tak lama kemudian terdengar suara tangisan bayi yang sangat nyaring.. (oeee,oeee,oeee)..


"Sayang kau dengar bayi kita menangis,.. Terima kasih sayang, terima kasih..". Ucap Adam sambil mencium seluruh wajah istrinya dan karna merasa sangat bahagia Adam pun menitihkan air matanya."


Sayang kau menangis..????"Tanya Yoona saat air mata Adam jatuh membasahi pipinya."


Aku bahagia sayang,,. Terimakasih telah memberiku seorang putri..


Lalu suster datang menggendong bayi mereka dan di berikan ke Yoona,.. Selamat tuan, nyonya baik anda perempuan, sehat dan tidak ada kekurangan sedikit pun,..


Terima kasih sus.."Ucap Yoona,."


Hey, baby lihay ini Mommy mu, dan ini papi mu...


"Hey Jasmin aku papi mu.." Kau sangat cantik mirio dengan Mommy mu.. Papi harap kau bisa memiliki sifat seperti Mom mu..


Dear, kau menyebut Jasmin..???


"Ya sayang, aku memberi nama Jasmin Luthfi Adam.." bagaimana kau suka..???


"Apa pun itu jika kau yang memberinya aku suka dear,."


Terima kasih sayang..


▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎


Sampai di sini mi dulu,..


Kalau ada minta Up, ku datte telinga nya 🤭✌