Polisi Arogan Suamiku

Polisi Arogan Suamiku
S2 128


Pagi hari menyapa,,, sinar mentari menerangi langit dan menembus gorden jendela kamar, membuat Adam yang tertidur lelap mengerjapkan mata nya.. Meraba kan tangan nya ke sisi samping tapi tidak menemukan seseorang yang menemaninya tidur semalam.. Akhirnya Adam memutuskan untuk bangun dan duduk di tempat tidur sambil menyandarkan bagian punggunggnya..


Uncle kau sudah bangun...??"Ucap Yoona saat masuk ke dalam kamar.."


Sini..."Panggil Adam sambil menepuk nepuk ranjang,.."


Yoona berjalan menghampiri Adam, dan duduk tepat di hadapan Adam..


"Uncle,, ayo mandi sudah itu kita sarapan.."


Cup, cup.."Adam memberikan kecupan di pipi kiri dan kanan Yoona.."Selamat pagi sayang,,." Ucap Adam lalu memeluk tubuh Yoona,..Kau dari mana..???Kenapa meninggalkan ku sendiri..


Aku habis membantu Mommy membuat sarapan..


"Istri yang baik.".. Ucap Adam yang masih memeluk Yoona,.. Sayang..


Hhhmmm"..


Bagaimana jika hari ini kita pulang ke apartemen.."Ajak Adam"..


Hhhhmm baiklah sayang,, kalau begitu mandi dulu,, aku sudah menyiapkan air dan baju untuk uncle.."Ucap Yoona,.


Terima kasih sayang.. Kau memang istri yang baik..Tapi bolehkah aku meminta sayang...???


Apa itu uncle...???


Mungkin kau bisa mengganti nama paggilan mu untuk ku..


Hahah uncle, kau memang uncle ku, jadi untuk apa mengganti nama panggilan lagi.. Sudah jangan banyak alasan, ayo cepat mandi nanti Daddy dan Mommy di bawah, akan marah jika menunggu mu terlalu lama..


Baiklah.."Ucap Adam dengan wajah cemberut"..


🍂🍂🍂


Semua keluarga sudah berkumpul di meja makan, untuk melakukan sarapan bersama,.. Dewa dan Aurel pun sudah datang sedari tadi, karna Mommy menelpon nya memberi kabar..


Semua nampak bahagia menikmati sarapan paginya, sampai Adam memulai pembicaraan..


Hhhmmm Dad,..."Ucap Adam"..


Adam sudah ku bilang jangan memanggilku seperti itu.. Jika kau mengulanginya sekali lagi maka kau akan melihat piring ini terbang ke wajah mu.. "Ucap Daddy Ezra,, Mommy Ji hanya menggeleng gelengkan kepalanya., Sedangkan Dewa, Aurel dan Yoona hanya tersenyum.."


Hhhhmmm Za'.. Ucap Adam kembali,.


Kalau mau ngomong, langsung ngomong aja, ngak usah pak "Hhhhhmmm" segala.. Gitu aja kok repot.."Ucap Daddy Ezra."


Adam menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal..


Uncle, apa uncle punya banyak kutu...????"Tanya Dewa.,"


Tidak.."jawab Adam,


Tapi kenapa uncle manggaruk kepala uncle, itu artinya uncle punya banyak kutu.."Ucap Dewa sambil tersenyum,, karna mengerjai Adam."


Ezra, Jizzi, Dewa dan Aurel,.. Hari ini aku ingin membawa Yoona kembali ke apartemen, dan jika Yoona sudah siap untuk kuliah maka aku akan membawanya kembali ke Aus.."Ucap Adam dengan tegas,."


Ukkhuuuu.."Daddy Ezra terbatuk.."


Sayang hati hati kalau makan.."Ucap Mommy Ji sambil memberi segelah air ke suaminya.."


Kau ingin membawa putri ku...???"Tanya Ezra."


Ya, aku meminta izin untuk membawa Yoona istriku.."Ucap Adam"..


Kau yakin Yoona ingin pindah ke aparteman..???"Tanya Daddy Ezra, ke Yoona,.


Iya Dad,, Yoona yakin.."Ucap Yoona,."


Tidak bisakah kalian tinggal di rumah ini saja...???"Ucap Dad Ezra,.


Sayang.."Panggil mommy Ji,,". Berikan izin ke pada Adam,, biar Yoona bisa belajar menjadi istri yang baik,..


"Kalau kalian sudah yakin maka Dad akan mengizinkan kalian.. Tapi Dam, ingat jangan membuat putriku mengangis lagi, karna jika itu terjadi, maka nama mu hanya akan tinggal nama saja.."


Aku janji Za', tidak akan membuat putri mu menangis lagi, aku janji akan membuat Yoona selalu bahagia.."Ucap Adam.


So swet.."Timpal Aurel,."


Yoona, Mommy harap kau bisa mengurus segala keperluan suami mu dengan baik sayang.."Ucap Mom.


Iya Mom..


...🍀🍀🍀...


Sayang, seperti nya rumah kita sekarang akan terasa sangat sunyi.."Ucap Dad Ezra.." Padahal seigatku, baru kemarin saja kita melihat putra putri kita bertengkar setiap hari nya di rumah ini, tapi sekarang semua tinggal kenangan saja..


Kau sedih sayang,..??"Tanya Mom Ji,.


"Ya sayang,, mungkin ini bisa di katakan kesedihan sekaligus kebahagiaan.. Satu sisi aku merasa sedih di tinggal dari kedua anak ku, dan satu sisi aku merasa sangat bahagia, karna mereka menemukan pasangan yang sangat menyayangi mereka.." Sayang apa kau tidak bersedih...?????"Tanya Dad Ezra,".


Sayang, aku lah yang pasti merasa sangat bersedih, 9bulan bukan waktu yang sebebtar membawa meraka di dalam perutku,, belum lagi aku menjaga nya hingga mereka dewasa,. Hanya saja semua kesedihan itu berubah menjadi kebahagia kala melihah mereka bahagia dengan pasangan mereka masing masing.."Ucam Mom Ji menitihkan air matanya..


"Bagaimana kalau kita membuatkan adik untuk Yoona,, supaya rumah ini bisa kembali ramai.."Gombal Dad,.


"Sayang, apa kau tidak malu, jika melihat ku hamil.. Apa kau tidak malu jika anak ku lahir, semua orang akan berucap dia cucu ku.."


"Kenapa harus malu.. Terserah orang mau ucap apa, yang jelas kita bahagai...Titik.."


Yang jelas, aku tidak mau hamil, karna sebentar lagi kita akan menimang cucu..."Ucap Mom.


Cucu....?????


Yah, Aurel tengah mengandung, dan mungkin sebentar lagi Yoona akan menyusul Aurel..