
Hari ini, bibi menelpon ku dan bilang ingin menjodoh ku.. Hahahaha aku hanya tertawa menanggapi telpon dari bibiku karna menurutku itu sangat lucu..
Dan keesokan harinya bibi menelponku lagi, dan menyuruhku untuk bertemu dengan calon suamiku.. Dan yah, aku mengiakan untuk bertemu dengan nya, setelah aku sampai, ternyata yang ku tunggu, ehhh maksudku yang ingin ku temui ternyata tidak menampakan batang hidungnya sama sekali.
Bibi, lagi lagi menelpon ku, menanyakan tentang calon suamiku, dan yah' kali ini aku berbohong, bahwa dia pria baik.. (Baik dari mana nya bertemu saja tidak,bagaimana mau tau sifatnya).
Dan dengan berbohongnya diriku, akhirnya perjodohan ini pun di setujui dan bulan depan adalah hari pernikahan ku...
Aku gugup, sungguh sangat gugup ketika berada di samping calon suamiku.. Saat dia, yang baru ku tau namanya adalah Ezra, mengucapkan ijab kabul, entah kenapa jantungku serasa terpompa, ingin melompat keluar dari tubuhku...
Ini pertama kalinya aku merasa seperti ini.. Setelah acara ijab kabul selesai, dia langsung pergi, katanya sibuk, dan selama 2 hari dia tidak pernah datang ke rumah bibi ku..
Saat aku berada di kampus tiba tiba saja dia datang menjemputku.. Entah kenapa hatiku merasakan hal yang sama.. Tiba tiba jantungku tepompa sangat kuat... Aku heran dan bertanya dengan diri ku sendiri.. "Apa ini...??? Kenapa bisa seperti ini...??"
Aku terbangun di pagi hari, niatnya ingin membuatkan sarapan, dan ternyata dia tidak mmeberikan izin untuk ku, untuk mengurus keperluannya... Sakit... yah tiba tiba hati ku merasa sakit dengan kenyataan itu..
Tapi aku mencoba bersabar, kulakukan semua yang bisa ku lakukan.. hingga suatu pagi bunyi suara bel.. Aku membuka pintu, dan ku lihat ada wanita cantik di depan mataku...
Aku bertanya dalam hati... Siapa dia...??? Seperti tau dengan pertanyaan ku wanita itu bilang jika ia adalah kekasih Ezra.. Dek hatiku kembali merasakan sakit.. Dan lebih sakit lagi ketika aku pulang dari kampus,, dengan mata kepala ku sendiri aku melihat suamiku melakukan hubungan sex dengan kekasinya...
Sakit.... sakit... entah kenapa hati ini merasakan sakit yang amat dalam... Aku hanya bisa menangis menahan semuanya..
Dan yang paling membuat ku kembali merasa sakit, ketika dia bilang jika aku hanya seorang pembantu,..
Tapi semua itu percuma.. Ketika dia sudah mulai berani menamparku, dan mengatai ku wanita muraha,,. Itu sesuatu yang sangat menyakitkan untuku.. Mengangis.. yah hanya menangislah yang bisa ku lakukan saat ini.. Dan sekarang aku tau kenapa hati ini merasa sakit melihatnya bersama kekasinya,,. Hati ini telah jatuh hati ke hati yang salah... Bodoh.. Bodoh...Bodoh nya aku yang jatuh cinta hanya karna mendengarnya mengucapakan ijab kabul..
Dan lagi lagi,.. Aku hanya bisa bersabar.. Mengurusnya dengan baik tanpa memedulikan sakit hati ini..
Tiba tiba saja dia beruba, menjadi baik kepadaku.. Pikirku dia sudah menerima ku berada di sisinya.. Tapi semua itu salah.. Dia hanya kasihan terhadap ku.. Sekedar kasihan tidak lebih..
Pasrah..........
Hanya itu yang dapat ku lakukan...
Hingga suatu malam.. Di kembali kasar terhadapku.. Menamparku dengan kasarnya dan kembali mengatai ku wanita murahan... Hiksssss..hiksss..hikssss aku hanya bisa menangis..
Dan malam ini pun ku putuskan untuk meninggalkan nya.. Pergi dari sisinya. Karna ini lah jalan terbaik, untuk ku dan untuknya...
********************Makasih kak, karna sudah setia membaca novel ku.. Jangan ki lupa like❤, komen 💬.. Biar Autor tambah semangat Up nya🙏🙏...
Vote juga boleh kok🤭🤭***
Salam sayang untuk kalian semua 🥰🥰🥰***************