Polisi Arogan Suamiku

Polisi Arogan Suamiku
extra part


Al tersadar dari lamunanya kala sang Mommy datang menghampiri.. "Sayang, apa semua barang mu telah siap.?" Tanya Yoona pada anak nya Al.


"Mom, apakah mommy dan Jasmin juga ikut mengantar ku ke Aus,." Tanya Al kembali tanpa menjawab pertanyaan mommy nya.


"Maafkan mommy sayang, yang tidak bisa mengantar mu, kau tahu kan saat ini opa buyut mu sedang sakit."


"Maaf, mom.. Hanya saja aku rasa ada yang kurang jika mom dan Jasmin tidak mengantarku,."Ucap Al menunduk..


"Mom, janji setelah opa sembuh mom dan Jasmin akan mengunjungimu,." Ucap Yoona sambil memeluk Al,. "Ayo sayang, papi sudah menunggu kita di bawa."


"Baik mom."


Jasmin yang melihat kaka nya Al menuruni anak tangga hanya terdiam di samping papinya. Tidak ingin menoleh ke arah wajah Al, karna merasa malu dengan apa yang ia perbuat tadi. Sedangkan Al, berjalan menghampiri sang adik. Al mengira, Jasmin hanya berkata dan bertingkah seperti itu karna dia masih kecil dan belum bisa membedakan cinta kepada seseorang,. Menurut Al, seperti itu beda dengan sang adik.


"Hey, kenapa wajah mu cemberut seperti itu." Bisik Al di telinga Jasmi, namun dapat di dengan oleh mommy dan papi nya.


"Siapa yang cemberut,?" Tanya Jasmin dengan bibir yang di manyunkan.


"Tuh bibir mu kenapa seperti itu.? Itu artinya kau cemberut.? Apa kakak punya salah padamu.?" Tanya Al, namun tak di hiraukan sama sekali oleh Jasmin.. Lalu Al meraih tubuh adiknya dan membawanya ke dalam pelukan nya.


"Jangan seperti itu, kau akan membuat kaka merasa bersalah jika pergi meninggalkan mu, kau tahu kan kalau kaka sangat menyayangimu...?" Ucap Al, sambil mengelus pucuk kelapa Jasmin.


"Kaka janji jika ada kesempatan maka kaka akan langsung menemui mu."


"Janji." Ucap Jasmi menegok ke atas melihat wajah Ala.


"Janji,". Cup, Al mengecup pucuk kepala Jasmin.. Bagaimanapun perasaan Jasmin kepada nya, Al hanya merasa itu perasaan sayang adik ke kakanya, dan untuk Al menurutnya Jasmin adalah adik yang harus di jaga dan disanyangi, tidak lebih dari itu..


"Sudah cukup bermanja manja nya,, ayo kita berangkat sekarang." Ucap papi Adam,. Lalu berjalan menghampiri sang istri.


"Baiklah sayang, kalau begitu aku pamit jaga Jasmin dengan baik, dan sampaikan salam ku sama opa dan oma." Cup, Adam mengecup kening Yoona,.


"Hati hati yah sayang, jaga Al di sana baik baik, dan maaf karna tidak bisa mengantar kalian." Ucap Yoona,.


"Mom, Al pamit yah. Al janji akan menjadi anak yang baik di sana." Ucap Al, memeluk sang Mommy.


"Al, ingat yah sayang jaga kesehatan mu disana.. Ingat kebiasaan mu yang suka lupa makan, harus di hilang kan, karna tidak ada lagi Mom yang akan mengawasi mu disana." Yoona menyeka air matanya.


Meskipun Al bukan anak kandungan nya, tapi Yoona sangat menyanyangi Al, tidak pernah membedakan antara Al dan Jasmin, mereka berdua sama di mata Yoona, sama sama berharga.


"Al janji mom."


"Hey adik ku.. Jangan menangis, lihat kaka,." Tangan Al, meraih dagu milik Jasmin agar menegok ke arahnya, dan memengang kedua pundak sang adik.


"Ingat selagi kaka berada di sana, jadilah gadis yang baik dan menurut sama Mommy, jangan menangis karna kalau kau menangis maka tidak akan ada lagi yang akan menyeka air mata mu.."


"Kak, hikkkkssssss hikssssss. Aku pasti akan merindukam mu kak." Kabari aku jika kaka sudah sampai dan ingat setiap hari kaka harus menelpon ku, menanyakan kabar ku dan yang lain lainnya, Janji.?" Ucap Jasmin menaikan jari kelingking nya.


"Janji". Al menautkan jari kelingking nya ke kelingking Jasmin..


🍂🍂🍂


Sebulan lebih Adam berada di Aus menemani sang anak untuk berkuliah dan hari ini Adam kembali memutuskan untuk pulang ke Indo, karna mendengar kabar dari Jasmin jika mommy nya saat ini sedang sakit. Dan saat ini Al juga sudah tahu menahu tentang keadaan di Aus, dan lagi pula ada aunty Arin yang menjaga nya di sini.


"Papi pastikan salam mu akan sampai Al."


"Arin aku titip Al yah' . Jaga dia baik baik seperti kau menjaga anak mu." Titah Adam kepada sang adik.


"Siap kak,."


Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, akhinya kini Adam tiba di Indo, tepat sekarang dia berada di depan pintu rumah nya. Dengan hati yang was was karna mendapat kabar dari sang anak jika istrinya saat ini sedang sakit.


Ceklek.. Di buka nya pintu dan langsung berlarih ke arah kamar sang istri.


"Sayang." Ucap Adam kala membuka pintu kamar nya, mata nya menelusuri setiap kamar namun tak melihat keberadaan istrinya, saat Adam ingin melangkahkan kaki ke arah luar, pintu kamar mandi pun terbuka,. Adam menoleh melihat sang istri tercinta yang berjalan ke arahnya.


"Sayang." Ucap Adam kembali lalu memeluk tubuh yang selama sebulan ini ia rinduka.


"Dear, kapan kau tiba...????" Tanya Yoona saat berada di pelukan sang suami.


"Baru saja sayang,. Aku khawatir tentang dirimu,."


"Dear aku baik baik saja.."


"Apa yang sakit sayang,??, Dan di bagian mana..??" Ucap Adam melepas pelukan nya dan melihat seluruh tubuh sang istri.


"Dear, percayalah aku baik baik saja. Hanya saja jika pagi aku merasakan mual yang sangat hebat."


"Apa yang kau makan sayang, sampai kau mual seperti itu. Ayo sekarang kita kedokter." Ucap Adam lalu menggenggam tangan istrinya dan hendak melangkahkan kaki bertujuan ingin membawa sang istri ke dokter.


"Dear, dengarkan dulu. Aku baik baik saja. Ini sakit yang baik dear, bukan sakit yang serius.."


"Mana ada sakit yang baik, jangan coba membohongiku,."


Yoona meraih tangan sang suami dan di letakkan nya keatas perutnya.. "Dear ini yang di bilang sakit baik, aku mengandung anak mu, anak kita. Makanya setiap pagi aku terus saja mual."


"Sa-ayang betul kah itu.? Kau betul mengandung anak kita lagi.?" Ucap Adam dengan raut terkejut, terkejut karna bahagaianya.


Yoona menganggukkan kepalanya menandakan ia.


"Terima kasih sayang, terima kasih karna masih mau mengandung anak ku." Ucap Adam tulus sambil memeluk tubuh sang istri tercinta.


"Hay kak, Extra part nya sampai di sini dulu yah', jangan lupa like, comen dan Vote."


Dan untuk novel tentang kisah cinta Al dan Jasmin akan ku buatkan Novel terbaru. Dengan judul


"My husband is my brother".



Dengan sampul seperti ini,. Hanya saja untuk saat ini belum Autor Up, karna Autor lagi fokus ke masalah Dewa dan Aurel..


Jadi tetap Stay yah tunggu kabar dari autor kapan terbitnya..


Makasih🙏🥰🥰😘😘😘