
Dua bulan telah berlalu,, setiap hari Adam mendatamgi rumah Ezra, memohon agar dapat bertemu dengan Yoona,, namun sayang usaha Adam selalu sia sia, bukan bertemu dengan Yoona, justru tiap harinya Adam selalu saja mendapat bomengan mentah dari Ezra atau pun dari Dewa..Namun itu tetap tidak membuat Adam menyerah, justru Adam semakin bersemangat untuk menunjukka keseriusan nya meminta maaf kepada Yoona,..
Kau, sudah ku bilang tidak usah menampak kan batang hidung mu lagi di rumah ini.."Ucap Ezra, yang kini sudah mulai meras bosan memukul Adam,, karna meskipun di pukul, tetap saja Adam akan kembali lagi.."
Aku siap mendapatkan pukulan mu hari ini Za'..
Kau...."Geram Ezra",
Daddy..."Panggil Yoona,",.. Dad apa Daddy melihat Mommy...??? "Ucap Yoona tanpa sadar jika Daddy nya sekarang sedang bersama dengan Adam.
Yoona,.. "Ucap Adam lalu memandang wajah Yoona, wajah yang sangat ia rinduka beberapa bulan belakang ini,.."
Jangan mendekati putri ku..(Ezra mengahalangi Adam) .. Yoon, Mommy mu sedang berada di rumah oma,. Jadi sekarang masuk lah di kamar mu.. Tanpa menjawab, Yoona langsung berlari pelan ke arah kamar nya,,..
Za,' Tolong beri aku satu kesempatan...??? Kumohon Za..."Ucap Adam memohon"
Tidak ada kesempatan untuk mu Adam..
"Kau jahat Za', seharusnya kau mengerti dengan posisiku.. Karna dulu kau juga sama seperti diriku.." Semoga cara ini berhasil batin Adam.
Kau jangan sama kan diriku dengan diri mu.. Jelas jelas kasus kita berbeda.."Elak Ezra"
Jika memang kasus kita berbeda, tapi tujuan kita sama.. Sama sama berjuang untuk orang yang kita cintai..,,Setidak nya kau bisa mengerti itu...
Dek.. Ezra mematung mendengar ucapan Adam yang memang benar,, dulu Ezra sudah melewatinya.. "Kau mencintai Yoona...????", Sejak kapan kau mencintai nya....?????
Ya aku mencintai Yoona,, tapi tidak ku tahu perasaan itu muncul sejak kapan... Yang ku tahu,, saat pertama kali melihat Yoona, menginjak kan kaki di Aus, entah kenapa ada perasaan yang tak karuan yang kurasa,. hanya saja aku menepis semua nya, mengingat akan janji ku padamu..
Mungkin perhatian nya, dan kasi sayang nya..
Yoona, putri mu sangat baik, tapi dulu aku masih terus saja memegang janji ku padamu, sampai sampai semua perhatian yang Yoona berikan padaku ku abaikan begitu saja,. Tapi hingga saat terjadi masalah, aku justru merasa kehilangan itu semua.. Dan andai dulu aku tidak berjanji padamu, mungkin aku akan dengan muda membalas rasa cinta Yoona,.. Tapi......
Sudah cukup hentikan, aku sudah mengerti semua nya.. Hanya saja, bukan aku yang memutuskan nya,.. Semua keputusan ada pada Yoona,..
Tapi Za'. Yoona tidak akan mengambil keputusan saat kau menghalangiku untuk bertemu dan menjelaskan semuanya..
Baikah beri aku waktu yang tepat, agar aku bisa mempertemukan mu dengan Yoona,.. Tapi aku tidak bisa menjamin untuk Yoona memaafkan mu..
Terima kasih Za'.. Kau memang sahabat yang terbaik.."Ucap Adam memeluk Ezra",
Jangan berterima kasih dulu, karna belum tentu juga aku mau membujuk Yoona,, ucap Ezra tersenyum.. Dam terima kasih waktu itu, kau sudah menjaga Istriku dari keterpurukan nya karna ulah ku.. Aku tahu bagaimana perasaan mu sekarang,,tapi bagaimana pun kau sudah menghancurkan hati Yoona ku, jadi rasakan ini..
Bukkk...Bukkkk "Ezra meninjuk beberapa kali perut Adam."..
Aku harap ini pukulan terakhirku Dam.. Aku sebagai seorang ayah berharap kau bisa membuat Yoona ku bahagia,,, dan lupakan janji mu itu padaku,, berusahalah kembali lebi mh keras agar Yoona memaafkan mu..
π₯±π₯± sudah dapat izin dari Daddy Ezra, kini hanya izin dari Dewa dan Yoona lagi..
Jangan lupa like, comen, dan Vote yahπ₯°π₯°πππ
Autor cuman mau bilang, kalau autor asli dari kota palopo, sul-sel... Ada yang mau durian π€€, lagi musin nya loh di palopoπ€π€π€
Salam sayang untuk kalian semua...π₯°ππ