
Acara peringatan berlangsung dengan William yang tidak ada di tempat, "acara macam apa ini? William saja tidak ada" kesal Brunella. "Dia pergi ke makam" jawab Terrywyn, "dan meninggalkan kekasihnya sendiri? Keterlaluan" timpal Dary. "Tidak apa, toh dia tidak bisa mengambil William dariku juga" balas Brunella sambil memeletkan lidah. William merasa lucu melihat tingkah wanita itu, lalu mengusap kepalanya dari belakang dan langsung pergi ke dalam kamarnya. Brunella yang sempat menoleh, hanya heran dengan perlakukan William tadi.
Brunella berpikir. 'Sepertinya William sangat berkabung, entah ini peringatan ke berapa. Namun kesedihannya tampak tak pernah surut' ujarnya, "ku rasa aku telah menyulutkan api di tengah kemarahan William" ucapnya pelan.
Acara berakhir...
William mendatangi Brunella, "kau bisa istirahat" ucapnya sedikit khawatir. "Apa kau mulai berencana menangis diam-diam?" Tuduh Brunella, "aku hanya tidak ingin kau mengacau skrip berikutnya karena tidak fokus" balas William. 'Sepertinya aku hanya sedang tidak mood untuk berdebat, aku jadi tidak marah ia berkata begitu' pikirnya.
Setiap memperingati hari kematiannya. William mengambil satu lembar uang Carlene, memasukkannya bersama uang miliknya yang disumbangkan atas nama Carlene, diantara semua uang baru yang disumbangkan itu selalu terdapat satu uang kecil yang lusuh. Saat pembagian tidak ada orang yang mau mengambilnya lebih dulu, namun jika ada William akan menggantinya dengan uang yang lebih banyak diam-diam. Jika tidak ada sama sekali, ia yang akan mengambil uang itu lagi.
Ada satu anak yg hendak mengambil uang lusuh itu. Tapi Brunella menghentikannya, menukar uang itu dengan yg baru. Lalu menyembunyikannya, saat William bertanya "siapa yang mengambil uang lusuh itu?" Tidak ada satu pun dari anak itu yang menjwb. William marah dan meminta orang-orangnya untuk mencari, ketika sdh di rumah. Melihat William yg masih kesal membuat Brunella sangat heran, ia menatap uang itu. 'Apa yang berharga dari uang ini? Nilainya tidak begitu besar dan sangat lusuh, bahkan dibelanjakan di toko kecil saja belum tentu laku. Bagaimana mungkin William se-tega itu memberikan uang ini pada orang yang membutuhkan?' pikir Brunella.
Berhari-hari William keliatan marah karena tidak menemukan uang itu, Brunella jadi berpikir untuk mengembalikannya. Tapi melihatnya yang seperti itu... Ia jadi sedikit merasa bersalah sekaligus takut, 'Apa aku membuat kesalahan besar?' pikirnya. Saat Brunella mengembalikannya, William bertanya. "mengapa tidak kau buang atau tukar dengan yang baru?" Tanya William. "Ummmm, ku lihat kau menyayangi uang ini sedikit berlebihan. Jadi... Kupikir pasti ada sesuatu dengan uang ini" jelas Brunella. "Tapi percayalah, aku bnr2 ingin mengganti uang ini dengan yg baru. Uang jaman sekarang memang tampilannya tidak semenarik yang dulu, tapi nilai dan harganya tetap sama" sambungnya.
William berpikir. 'Haruskah sekarang saatnya aku juga mengganti ruang kosong yang ia tinggalkan di hatiku? Tapi dengan siapa?' pikir William. Tiba-tiba saja menjadi menyinari hanya ke arah Brunella. "Apa ini? Sinar matahari menyebalkan, mengeluarkan sinar uv yang bisa membakar kulit. Aku akan menangkalnya dengan Sunscreen" gerutunya tidak jelas. "Sini, biar aku yang terbakar sinar uv" kata William seraya menarik Brunella. "Bilang saja kau sudah pakai Sunscreen sebelumnya" kesal Brunella, William nyengir. "Iya, SPF tinggi karena tempat ini panas" katanya. Mereka jadi berdebat, namun menurut pandangan Glover mereka sedang saling menggoda.