Pernikahan 99 Hari

Pernikahan 99 Hari
Part 87


"Tapi Aluna, aku ingin melihat Alana. Aku ingin..."


"Seorang pria itu yang dipegang adalah janjinya!" Sela Aluna dengan tajam dan tegas.


"****!" Umpat Sky dengan kesal, karena janji yang diucapkannya pada Aluna kini ia tidak bisa menemui Alana untuk bertanya tentang kehamilan wanita itu. "Tapi Alana benar hamil bukan? Kau tidak berbohong?"


"Aku berani bersumpah Alana hamil. Kakakku sedang mengandung anakmu, keturunan Dwight."


"Tapi kenapa dia tidak memberitahuku?" Bukankah Sky berhak untuk mengetahui apa yang terjadi pada Alana, terlebih mengetahui kehamilan wanita itu yang merupakan kabar bahagia yang sudah ditunggunya sejak lama.


Aluna menghela napasnya dengan kasar saat melihat kekecewaan yang tergambar jelas di wajah Sky. Ia mengerti perasaan Sky saat ini, karena siapa pun pasti akan kecewa jika berada di posisi kakak iparnya tersebut.


"Kau harus memaklumi apa yang dilakukan Alana. Kakak ku itu sudah sangat kecewa padamu terlebih pada keluarga Dwight. Kau tahu sendiri Alana sudah pernah dikecewakan oleh orang-orang terdekatnya, dan kini kau melakukan hal yang sama."


Sky terdiam, karena ia tahu kesalahan yang dilakukannya memang membuat Alana kecewa. Tapi tidak seharusnya Alana menyembunyikan kehamilannya terlebih anak yang ada didalam kandungan Alana adalah darah dagingnya, keturunan Dwight.


"Aluna aku harus menemui istriku." Biar saja ia dianggap pria pecundang karena melanggar janjinya sendiri.


"Silahkan kalau kau mau menemuinya. Tapi jangan sampai kau menyesal kalau Alana pergi jauh karena kau sudah mengetahui kehamilannya."


"Apa maksudmu?" Sky mengerutkan keningnya dengan bingung.


Aluna pun menceritakan tentang rencana Alana yang akan menetap dan membesarkan anaknya di luar negeri setelah putusan perceraian keduanya.


"Sial!" umpat Sky dengan penuh amarah. Bagaimana tidak marah saat mengetahui Alana akan pergi jauh dengan membawa keturunannya.


"Sekarang yang harus kau lakukan adalah memenangkan hati Alana kembali, bagaimana pun caranya. Dan aku akan membantumu. Tapi sebelum itu kau harus mengabulkan keinginanku dulu tentunya." Aluna tersenyum penuh arti.


Sebuah senyuman yang entah mengapa membuat Sky bergidik ngeri sampai menelan salivanya susah payah.


"Apa yang kau inginkan?"


"What?" Pekik sky dengan terkejut. Bagaimana tidak terkejut, jika keinginan adik iparnya itu sesuatu yang sangat sulit.


"Ayolah Sky, aku yakin kau pasti bisa memenuhi keinginanku itu."


"Tapi Aluna...."


"Aku tidak mau mendengar kata tapi, yang aku ingin dengar kata, Ya."


Sky pun akhirnya mau tidak mau mengiyakan keinginan Aluna.


"Dan satu lagi."


"Apalagi Aluna Ricardo?" Sky sudah tidak sabar untuk pergi dari tempat tersebut. Ia ingin ketempat Alana untuk melihat keadaan wanita itu meskipun hanya bisa melihat dari kejauhan.


"Belikan aku kalung berlian vivid blue."


"What?" Lagi-lagi Sky memekik dengan terkejut. "Aluna itu mahal sekali, aku tidak bisa membelikannya karena perusahaan Dwight sedang krisis."


"Ck, apa hubungannya kalung berlian vivid blue dengan perusahaan Dwight?"


"Tentu saja ada, perusahaan Dwight hampir hancur dan pastinya keuanganku juga hancur dan otomatis aku tidak bisa membelikan kalung itu untukmu. Lagi pula kau itu dari keluarga Ricardo, kenapa tidak membeli sendiri?"


"Jika ada yang gratis kenapa aku harus membelinya." Sahut Aluna dengan santai tak lupa dengan tersenyum. "Dan satu lagi. Bukankah kau memiliki perusahaan perhiasan? Kau bisa mengambilnya dan memberikan untukku." Karena memang Sky memiliki perusahaan perhiasan bersama Abian Atmajaya.


"Oh iya aku lupa." Sky menepuk keningnya sendiri. "Kalau begitu kau datang saja dan pilih perhiasan yang kau inginkan, jika kalung berlian vivid blue tidak ada kau pesan saja. Sekarang aku harus pergi." Sky langsung beranjak dari tempat tersebut, meninggalkan Aluna yang terbengong dengan mulut yang menganga lebar.


"Dimana-mana orang itu lupa makan, lupa membawa sesuatu. Lah dia lupa memiliki perusahaan perhiasan, yang benar saja?" Gumam Aluna dengan menggelengkan kepalanya.


Sungguh kakak iparnya itu begitu unik dan pastinya sosok yang berada disamping Sky juga unik.