Pernikahan 99 Hari

Pernikahan 99 Hari
Part 54


Prok.. prok.


Semua orang kini menatap pada sosok yang bertepuk tangan.


"Hebat! Kau memang menantu sejati di keluarga Dwight." Puji Dwight sembari menepuk pundak putra semata wayangnya. "Kau tidak salah memilih istri."


"Sky!" Ucap Sky dengan penuh bangga pada Alana. Tidak sia-sia ia memilih wanita yang dingin dan kejam, karena akhirnya berguna juga untuk melawan Mom Sandra. "Ayo sayang kita masuk."


Sky menggandeng tangan Alana berjalan menuju kamar pribadi mereka, meninggalkan Mom Sandra, Dad Dwight, dan Rachel tentunya.


"Rachel masuklah ke dalam kamar dan beristirahat! Kasian cucuku ini." Sandra mengusap perut Rachel.


"Baik Mom." Rachel pun bergegas masuk kedalam kamarnya untuk beristirahat. Karena seharian ini tenaganya benar-benar di kuras habis oleh Calvin, oleh pria brengsek yang sialnya menegang kartu as nya.


Kini diruangan tersebut hanya tinggal Dwight dan Sandra, suami istri itu terlihat saling menatap dalam diam.


"Kenapa kau membelanya?"


"Kenapa kau memusuhinya?" Sahut Dwight dengan santai sembari berjalan menuju kamar pribadinya.


Sandra berjalan mengikuti suaminya. "Aku tidak memusuhinya."


"Ck..." Dwight menghela napas sembari melepas dasi yang dikenakannya. "Tidak perlu berkilah, terlihat jelas kau memusuhi menantu kita. Ingat sayang, Alana adalah menantu kita. Wanita yang dinikahi putra kita secara sah dimata agama dan negara."


"Aku tahu itu, tidak perlu kau perjelas."


"Kalau kau tahu maka bersikap baiklah padanya, jangan seperti tadi." Nasehat Dwight karena ia tidak ingin ada keributan lagi di mansionnya.


"Aku bersikap seperti itu karena Alana meragukan janin itu milik putra kita." Sahut Sandra dengan emosi.


Sementara Dwight lagi-lagi menghela napasnya. "Sayang dengar! Justru sikap Alana tadi patut kita hargai, karena menantu kita secara tidak langsung membela suaminya. Dan suaminya itu adalah putra kita, dengan kata lain Alana membela harga diri putra kita."


Sandra terdiam sambil berpikir.


"Kau juga jangan lupa, Alana berasal dari keluarga Ricardo dan dibelakang mereka ada siapa? Sedikit saja kita melakukan kesalahan, habis semuanya."


Untuk ketiga kalinya Dwight menghela napasnya dan kali ini dengan kasar. Sandra memang sulit untuk diberitahu, dan selalu semaunya sama seperti Sky. Tapi sebenarnya wanita yang berstatus sebagai istrinya itu sangat baik, namun mudah untuk dihasut orang lain.


"Besok aku dan Sky akan pergi ke Jepang selama tiga hari. Dan selama kami pergi, aku harap kau tidak membuat masalah dengan menantu kita."


"Emm..." jawab Sandra dengan malas karena mulai kesal. Suami yang selama ini selalu mendukungnya kini mendukung Alana, begitu pun dengan Sky. Rasanya yang dikatakan Rachel memang benar, Alana membawa pengaruh buruk bagi keluarganya.


Sementara itu dikamar lainnya, Alana dan Sky justru sedang memadu kasih karena besok pria itu akan pergi ke Jepang selama tiga hari, jadi Sky ingin memuaskan diri karena pastinya akan merindukan kebersamaan mereka.


"Sky selama kau menjalin kasih dengan Rachel apa pernah menempatkan orang mu untuk menjaganya?" Tanya Alana yang kini tengah memeluk suaminya setelah melewati percintaan panas mereka.


"Tidak."


Alana mengerutkan keningnya, berarti benar jika selama ini Sky memang tidak pernah menempatkan orang-orang nya didekat Rachel, sehingga pria itu tidak tahu Rachel bermain dengan pria lain.


"Kenapa?" tanya Alana.


"Kenapa apanya?" Sky balik bertanya.


"Kenapa tidak menempatkan orang-orangmu, kenapa tidak menjaganya? Apa kau tidak khawatir Rachel selingkuh dengan pria lain, apalagi dia seorang aktris terkenal yang banyak digosipkan dengan para lawan mainnya."


Sky terdiam sesaat dengan kening berkerut. "Aku tidak pernah berpikir kearah sana." Jawabnya dengan acuh.


Membuat Alana kesal setengah mati menyadari ada pria seperti Sky Dwight. "Aku jadi ragu kau dulu mencintai Rachel atau hanya ingin bersenang-senang dengannya."


Sky mengangkat kedua bahunya. "Jangan membicarakan dia lagi, sekarang lebih baik kita..."


Sky kembali membawa Alana kedalam percintaan panas mereka di malam panjang itu. Dan keesokkan harinya, Alana mengantar kepergian Sky dan ayah mertuanya sampai di depan pintu.


Setelah melihat mobil yang ditumpangi Sky dan Dad Dwight keluar dari gerbang mansion, Alana pun memilih untuk masuk ke dalam dari pada berada di satu tempat yang sama dengan Rachel dan Mom Sandra.


Sementara Rachel masih diam berdiri ditempat tersebut dengan tersenyum licik, setelah mengetahui Sky dan Dad Dwight pergi ke Jepang selama tiga hari.


"Permainan akan dimulai Alana Ricardo." Gumamnya dengan tersenyum penuh arti.