
Pak tua Oroki melihat dengan terkejut. Membelalakkan matanya seolah akan melompat dari rongganya.
Tidakkah dia bermimpi, Pak tua Oroki menepis wajahnya beberapa kali dan tetap saja merasakan sakit.
"Ini...?"
"Ini adalah Mokuton yang legendaris."
Tetua Oroki berkata dengan suara bergetar, dia tidak percaya ini.
Setahunya hanya ada satu orang pengguna Kekkei Genkai seperti Mokuton, dan itu adalah seorang legenda dari klan Senju.
Hanya Hokage pertama Senju Hashirama yang memilikinya. Jika begitu, apakah Nakamura sebenarnya penerus dari teknik tersebut?
Berbagai pertanyaan muncul di benak tetua Oroki.
Sampai pada akhirnya dia dengan gembira mengatakan klan Senju masih memiliki harapan. Tidak diragukan lagi Nakamura memang sangat jenius, tetua kemudian mengangguk sangat puas.
"Tuan Oroki."
Nakamura melihat bagaimana reaksi pak tua Oroki setelah menunjukkan Mokutonnya. Siapapun akan terkejut mengetahui hal tersebut, tetapi resiko mengekspos Kekkei Genkai seperti ini sangat besar.
Setelah panggilan Nakamura, pak tua Oroki tersadar dari keterkejutannya kemudian mengalihkan perhatiannnya kembali pada pembicaraan.
"Tetua, bisakah ini dijaga?"
"Setidaknya jangan biarkan orang lain mengetahuinya untuk sementara waktu."
Mendengar perkataan Nakamura yang cukup serius, tetua Oroki juga menujukkan ekspresi serius lalu mengangguk sebagai jawaban.
"Ya, aku mengerti."
Mereka berdua terus berbincang-bincang dalam jangka waktu cukup lama.
Hingga malam semakin larut, pak tua Oroki akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumahnya.
Nakamura mengantar sampai di pintu depan.
"Dengan kekuatanmu, aku percaya suatu saat kamu akan memimpin Senju menuju kejayaan di masa depan."
"Dan juga mengenai teknik Mokuton, akan kuusahakan mendapatkannya untukmu."
Entah mengapa orang tua ini begitu tertarik membantu Nakamura. Apakah dia tidak takut dikhianati?
Sepertinya dia tipikal orang yang paling mengutamakan klan, mengambil sedikit resiko bukanlah masalah untuknya.
Nakamura kembali kedalam rumah, merenungkan tindakannya beberapa hari ini.
Jika pak tua Oroki benar-benar dapat memberinya teknik Mokuton, setidaknya dapat meringankan sedikit beban.
Tapi dia tidak berharap mendapatkan teknik-teknik kuat seperti yang Senju Hashirama gunakan.
Mungkin dengan menjadikan dirinya orang penting dalam klan dapat memberinya akses ke ruang penyimpanan klan Senju.
Tapi tidak ada banyak waktu, sebelum itu terjadi perang di garis depan mungkin sudah pecah.
Maka dia hanya bisa berusaha sendiri.
[Berhasil meyakinkan salah satu Tetua klan dengan menunjukkan kehebatan anda!]
[Anda berhak mendapat hadiah berikut!]
[Kemahiran Senjutsu: Memungkinkan anda menggunakan energi alam yang dipadukan dengan Chakra, sehingga menciptakan Chakra Senjutsu yang lebih kuat!]
[Catatan: Tidak ada efek samping!]
Setelah sekian lama akhirnya sistem kembali dengan pemberitahuan yang menarik perhatian Nakamura.
Dia melihat satu per satu dengan sangat mendetail. Kemudian secara berangsur-angsur raut wajahnya menunjukkan kegembiraan.
Saking senangnya sampai dia bergetar menahan agar tidak berteriak kegirangan. Berlebihan sekali.
Dia kembali fokus pada hadiahnya, sampai sesaat kemudian, berbagai pengetahuan dan pengalaman muncul di benaknya. Seolah dia telah menempuh ribuan pelatihan hingga mencapai titik kemahiran tertinggi.
Bagaimanapun itu Senjutsu merupakan tehknik yang cukup langka. Hanya sedikit orang yang dapat menggunakannya.
Dan ini sangat berguna, menggunakan Chakra Senjutsu dan memasuki Mode Sennin akan memiliki pengaruh yang cukup besar.
Baik kekuatan fisik, kecepatan, stamina, refleks, presepsi dan daya tahan pengguna akan meningkat pesat.
Bahkan beberapa teknik seperti Ninjutsu, Genjutsu dan Taijutsu dapat lebih diperkuat.
Selain itu Nakamura dapat menggunakan Mokuton dengan lebih baik.
Berbeda dengan pengguna Senjutsu lainnya, Nakamura disini memiliki kasus yang sama seperti Senju Hashirama.
Dimana Mokuton memungkinkan Hashirama untuk mengubah chakra menjadi kekuatan hidup, yang pada dasarnya adalah energi alami.
Mengingat tentang Senju Hashirama, sebenarnya masih ada banyak misteri yang dimilikinya.
Kemungkinan dia memiliki garis darah murni klan Senju sangat tinggi, sehingga memiliki kekuatan fisik dan tingkat penyembuhan yang luar biasa.
Selain itu Chakranya bisa dikatakan setara dengan Monster Berekor. Walaupun itu habis namun dapat pulih dalam jangka waktu yang singkat.
Begitu pula Nakamura, melewati beberapa hari kemudian dihabiskan untuk menguji kemampuannya.
Bahkan tetua Oroki menepati kata-katanya dan sesekali datang dengan teknik Mokuton. Tentu saja ini dilakukan secara rahasia tanpa sepengetahuan orang lain.
Sekarang pemahamannya tentang Senjutsu berada di puncak ketinggian. Sesekali dia akan menggunakan Senjutsu atau memasuki Mode Sennin untuk berlatih.
Senjutsunya sedikit mirip dengan Hashirama, begitu aktif, simbol melingkar dengan titik bulat di tengah muncul di dahi Nakamura.
Tidak ada simbol lain kecuali hanya satu di permukaan dahi Nakamura. Itu saja.
...
Di kantor Hokage.
"Ini adalah dokumen peserta yang direkomendasikan setiap klan."
Sosok paruh baya mengangguk kemudian mempersilahkan pekerja itu keluar.
Sarutobi Hiruzen mengambil dokumen dan memperhatikan setiap informasi yang ada disana.
Beberapa menarik minatnya sementara yang lain terlihat biasa-biasa saja.
Sekarang berbagai klan telah memilih kandidan mereka masing-masing untuk mengikuti ujian promosi Jounin.
Ini adalah kondisi yang dilakukan setiap tahun, namun ada beberapa kasus tertentu dimana seseorang dipromosikan karena kemampuan dan pencapainnya yang tinggi.
Apa lagi pada era perang Shinobi saat ini. Jika kamu memiliki kemamuan maka buatlah namamu sendiri di medan perang.
Itu saja cukup untuk menjadi syarat promosi khusus sesuai tingkat prestasi dan kemampuanmu.
Alih-alih mewujudkan prestasi di medan perang, bahkan jika dapat kembali dengan selamat merupakan suatu berkah tersembunyi.
Kembali pada Sarutobi Hiruzen yang menatap dokumen.
Sesaat dia menghela nafas panjang setelah memeriksa semua dokumen.
Memandang pada selembar kertas yang menampilkan tiga kandidat yang muncul dari klan Senju.
Berbagai perasaan berkecamuk di hatinya. Merasa sedikit bersalah pada mendiang gurunya sendiri. Hiruzen kembali menghela nafas.
Dibandingkan klan-klan lainnya, Senju adalah yang paling sedikit mengirim kandidat untuk tahun ini.
Tapi Sarutobi Hiruzen tidak terlalu memikirkannya, demi kedamaian desa pengorbanan juga dibutuhkan.
Sebenarnya apakah kata-kata ini cocok?
...
Keesokan harinya.
Lusinan orang dari berbagai klan berkumpul di studio pelatihan.
Beberapa berdiri di lapangan dan berbaris sesuai klompok, membentuk tim dari masing-masing klan.
Selain itu sejumlah orang juga duduk dan menonton di kursi khusus untuk menyaksikan ujian Jounin yang di adakan kali ini.
"Baiklah!”
"Atas instruksi tuan Hokage Ujian akan segera dimulai!"
"Cukup sederhana, para peserta akan di tunjuk secara acak dan siapa yang terpilih dapat memasuki arena untuk bertarung melawan peserta yang menjadi lawanmu!"
"Sedangkan yang lolos babak pertama dapat mengikuti ujian berikutnya!"
"Kemudian ini hanya pertarungan biasa, tidak perlu sampai membunuh satu sama lain!"
Seseorang yang menjadi pengawas berteriak menghadap para peserta. Sementara di atas podium tuan Hokage duduk dengan beberapa asistennya.
"Baik, pertarungan pertama akan dimulai, siapapun yang saya sebutkan silahkan memasuki arena!"
"Sarutobi Yorichi melawan Senju Nakamura!"
Disisi lain, pemuda yang berdiri di barisan paling belakang sedikit tersentak.
Nakamura tidak menyangka akan menjadi yang pertama. Sementara Tenji dan Amaki sebagai kandidat klan Senju angkat bicara memberi semangat.
Nakamura mengangguk kemudian berjalan memasuki arena.