
Lucas yang terbiasa memerintah Andrea ketika di rumah tanpa rasa bersalah , membentak Andrea dengan nada yang kasar .
" Cepat kembali ke kamar mu !.. Jangan mencoba untuk memanjat orang yang seharusnya menjadi paman mu !.. "
Andrea mendengus berbalik dan memberi Alec ciuman dalam di depan Lucas . Alec buru buru membalas ciuman itu dengan senang hati , Kedua orang itu sibuk berciuman tidak menyadari orang di sekelilingnya. Mereka akhirnya berpisah setelah cukup lama .
Lucas sudah gemetar karena marah , dan menunjuk Andrea hendak memarahinya . Andrea hanya melirik dan berkata dengan nada ironi .
" Mungkin pemimpin keluarga sudah terlalu lama di rumah sakit . Sehingga dia lebih sibuk mengurusi orang lain tanpa memperhatikan isi rumahnya sendiri . "
" Apa maksudmu ?..."
Begitu Lucas mendengar Andrea membahas tentang perusahaan, Lucas langsung menjadi gugup . Dia mencoba yang terbaik bahkan membunuh beberapa orang sebelum dia mendapat posisi pemimpin , Posisinya pasti tidak akan masalah . Setelah mendengar kata kata Andrea , Lucas tidak lagi terlalu peduli dengan apa yang terjadi.
Melihat Lucas diam dan berfikir , Andrea menarik Alec ke arah pintu . dia berfikir bahwa sama sekali tidak peduli dengan posisi pemimpin perusahaan itu . Saat dia melewati Diana , Andrea berbisik pelan di telinganya .
" Nona Diana .. Sungguh rencana yang bagus , tetapi sayangnya anda tidak mengetahui apa-apa . Aku sarankan untuk tidak mencoba memikirkan pria ku juga !."
Diana terkejut mendengar kata kata itu , melihat Alec menatapnya dengan dingin Diana terdiam tidak bisa menjawab Andrea .
Lucas tidak peduli dengan Andrea dan Alec yang pergi , saat ini dia buru-buru memanggil orang yang bertanggung jawab atas berbagai industri . Dia bingung pada saat ini dan memutuskan bahwa kata kata Andrea tidak berarti apa apa .
Andrea dan Alec sedang duduk di dalam mobil . Melihat pria yang tampak serius di sampingnya , Andrea menarik pipi tampan kekasihnya dengan kedua tanganya hingga membentuk wajah aneh .
" Kamu sengaja melakukannya kan ?.."
Andrea tidak percaya bahwa dengan kewaspadaan Alec dia tidak menyadari Liana mengikuti mereka . Hari ini pria inilah yang sengaja ingin bertengkar dengan keluarga Lucas . tetapi Andrea yang sudah tau pun hanya diam mengikuti permainan Alec .
Alec hanya melirik ke atas dan merasa tenggorokannya tercekat secara reflek menelan ludah . Dia mengakui sedikit perbuatannya dengan wajah kasihan .
Melihat penampilan sedih pria itu Andrea tersenyum . memajukan kepalanya dan mencium pipi Alec lalu mengigit gemas hingga meninggalkan bekas yang tidak terlalu dalam .
" Kenapa kamu tidak memberitahu ku sebelumnya , apakah kamu berfikir aku akan keberatan dengan hubungan kita ? .. Meskipun lucu menonton orang bertingkah seperti badut , tapi aku lebih peduli dengan perasaan mu . "
Saat Andrea berbicara dia mengambil tangan Alec dan menggenggam nya erat . Lalu dia berbicara dengan lembut .
" Telpon sekertaris Bary sekarang , ayo kita dapatkan sertifikat pernikahan. Sehingga kamu bisa lebih tenang ."
Ketika Alec mendengar kata kata Andrea dia benar benar tercengang sekarang .
" Lana .... Kamu baru saja mengatakan .."
" Aku bilang ayo menikah , kamu mau ? .."
" Ya .. Aku bersedia ! ."
Alec tiba-tiba memeluk Alana dengan perasaan gembira seperti jantungnya akan melompat keluar . Dengan sedikit gemetar dia mengambil kotak kecil yang selalu dia bawa dan membukanya di depan Andrea .
Ada dua cincin perak yang terpasang dengan cantik di dalam kotak . Cincin perak sederhana dan satu dengan berlian indah yang elegan dan tidak terlalu besar . Sangat sesuai dengan selera Andrea membuatnya merasa gatal melihatnya .
Ambil nafas dalam dalam dan menahan air mata , sambil tersenyum Andrea mengulurkan tanganya . Alec memasangkan cincin dengan berlian cantik di jari lentik Andrea kemudian memasangkan yang polos untuk dirinya sendiri .
" Kenapa kamu bisa membawa cincin ini bersama mu ? .."
Andrea mengelus cincin di jarinya dan menjatuhkan ciuman di atasnya . Alec mencium Andrea dan menjawab dengan suara serak menahan haru .
" Karena aku selalu berharap kamu menikah dengan ku dan menjadi milikku dan aku akan selalu menjadi milikmu juga ."
Bukan hanya kamu milikku tapi aku milikmu juga , dua orang saling mencintai membuat janji cinta satu sama lain.
Andrea tidak tahu kapan Alec mempelajari keterampilan seperti itu , tapi dia tidak bisa menyangkal hatinya tersentuh dengan tindakan lelaki itu . Keduanya dengan senang hati memesan tiket pesawat ke negara Y untuk segera menikah di hari yang sama .
Alec melihat surat nikah yang sah secara hukum di tanganya , dan mengelus namanya dan nama Andrea di surat itu berulang kali . Melihat Alec yang seperti itu Andrea tersenyum senang . Datang kesini dan menikah dengan Alec adalah keberuntungan terbesar yang dialaminya .
Di sisi Lucas suasana mulai mencekam setelah kepergian Andrea dan Alec dari rumahnya . Dia sudah menemukan bahwa seluruh industri milik keluarga secara tak terduga sudah berubah kepemilikannya dan tersisa hanya cangkang kosong .
Perubahan nama itu bahkan lebih mengejutkan Lucas , orang yang tidak dia duga Alana putri bungsu yang tidak dia anggap keberadaanya .
Dengan kata lain sekarang Alana adalah pemegang kekuasaan yang sebenarnya . Dan aset aset milik nya yang telah hilang digadaikan Liana untuk investasi palsu sekarang ada di tangan Alec.
Setelah mencoba menghubungi Andrea berkali kali , Lucas yang sangat marah pun berusaha menenangkan diri . Lucas tahu bahwa situasi saat ini tidak bagus untuknya . Satu satunya harapan terletak pada Alana . Tetapi untungnya dia mengetahui bahwa putri nya yang masih kecil selalu menantikan kasih sayang darinya .
Lucas percaya bahwa selama dia mencoba perhatian dan bersikap lembut terhadap Alana . Alana pasti akan terpengaruh dan menuruti perintahnya lagi .
Lucas menunggu mereka di depan apartemen Alec setiap hari , dan akhirnya mendapatkan mereka yang kembali satu Minggu kemudian. Melihat kedua orang itu berjalan bergandengan tangan , Lucas menahan amarahnya dan melangkah maju .
Andrea melirik Alec disebelahnya , Alec mengangguk tanda mengerti dan kembali ke rumah terlebih dahulu . Membiarkan Andrea menangani masalah Lucas . Menarik nafas dalam-dalam Lucas mencoba berbicara dengan lembut kepada Alana .
" Alana kamu kembali ! . Ayah telah bersikap buruk sebelumnya . Kamu juga tahu bahwa orang orang mengenali Alec sebagai paman mu , ayah juga tahu bahwa ayah mengatakan sesuatu yang buruk . Ayah tidak bermaksud membencimu . Mari kita duduk dan membicarakan nya dengan baik . Bagaimana menurutmu ?.."
Andrea tidak terkejut melihat Lucas , dia tahu bahwa Lucas pasti sudah mengetahui apa yang terjadi dengan industri keluarga sebelum dia datang kemari . Andrea mengagumi kemampuannya untuk bisa dengan mudah bermuka dua . Dan disaat seperti ini dia masih mencoba menggunakan hubungan keluarga dengannya . Jika itu Alana di masalalu , dia mungkin akan tersentuh dan berterima kasih untuk kasih sayang Lucas . Sayang sekali yang berada di depan Lucas sekarang adalah dirinya .
Andrea memberikan senyum kecil dan berkata pada Lucas .
" Tuan Lucas , anda datang kepada saya ketika tahu tentang keadaan industri keluarga . Sangat di sayangkan bahwa saya tidak akan menjadi orang bodoh seperti sebelumnya . Saya benar benar tidak tertarik dengan pertunjukan kasih sayang ayah dan anak yang anda tampilkan ."
Ketika Lucas mendengar kata kata Andrea , dia sangat marah dan berteriak keras .
" Alana jangan lupa siapa keluarga mu ? Jika kamu tidak tinggal di keluarga selama ini , apakah kamu masih bisa bertahan ? . Sekarang kamu merasa seolah olah memiliki segalanya , tetapi kamu hanya di jadikan boneka oleh Alec . Dia menggunakan mu untuk mengendalikan perusahaan dan ketika kamu tidak berguna . Dia akan menendang mu pergi !!! ..."
Melihat tatapan tegas Lucas , Andrea tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
" Jika dia memanfaatkan ku , mungkin itu lebih baik . Kapan kamu memperlakukan ku sebagai anggota keluarga ? . Kamu hanya memperlakukan ku sebagai jembatan menuju keluarga ibu ku . Dan bahkan Liana memanggil ku sebagai anak liar di belakang ku . Keluarga seperti itu !! .. aku tidak mampu untuk tinggal di dalamnya ."
Setelah Andrea selesai berbicara dia pergi tanpa melihat ke belakang , Lucas tersadar ketika mendengar suara pintu di tutup . Dia mencoba mengetuk pintu tidak peduli apa , tetapi pintu tidak akan terbuka .
Lucas kembali ke rumah dengan sedih dan Liana yang melihatnya segera menyapa dan bertanya . Namun Lucas mengangkat tangannya dan menampar wajah Liana . Liana yang kaget hanya bisa menutupi wajahnya dengan tidak percaya . Lucas berteriak marah padanya .
" Jika saja kamu memperlakukan Alana dengan baik dari awal , bagaimana bisa dia merencanakan keluarga kita . Bisa bisa nya kamu datang dan bertanya !! .. Kenapa kamu tidak pergi dari sini !! .."
Lucas mengabaikan Liana yang putus asa dan memasuki ruang kerjanya sendirian . Dia tidak mau mewarisi bisnis keluarga ini pada Alana . Dan dia harus berfikir bagaimana caranya mendapatkan semuanya kembali dari Alana .
Melihat pintu ruang kerja terbuka , ketika Lucas dirumah tidak ada yang akan berani masuk tanpa mengetuk pintu ruang kerjanya .
Jadi dia tidak akan menguncinya .
Pintu tiba tiba terbuka , yang membuatnya merasa terkejut adalah Diana yang datang ke ruang kerjanya.
Di tengah malam seorang wanita muda tiba-tiba muncul di ruang kerja , membuat Lucas memikirkan hal yang tidak baik . Sejak awal Lucas sudah menyadari bahwa Diana adalah orang yang ambisius dan cerdas . Mendatanginya saat ini membuat Lucas mengernyitkan alisnya bertanya tentang tujuannya .
" Apa yang kamu lakukan ?."
Nada suara Lucas tegas tapi tidak langsung mengusir Diana dari ruangan .
" Tuan Lucas , apakah anda ingin mendapatkan semua aset anda kembali ? ."
Sikap Diana kepada Lucas selalu sangat hormat , dan apa yang dia katakan sangat menarik bagi Lucas . Jadi Lucas hanya menatap Diana dengan tenang dan tidak menghentikannya berbicara .
" Sebenarnya tidak sulit untuk membujuk Alana , alasan mengapa dia berani tidak menghormati mu sekarang adalah karena tuan Alec . Jika tuan Alec kehilangan minat padanya atau dia kehilangan kepercayaannya kepada tuan Alec . Aku percaya dia pasti akan berada di pihak mu lagi , tuan Lucas mungkin tidak peduli dengan masalah emosional ini tapi sebagai seorang wanita saya sangat memahaminya ."
Lucas menatap Diana dalam dalam dan menyalakan sebatang rokok .
" Apa yang ingin Kamu lakukan ? .."
Melihat minat Lucas , Diana buru buru mendekati pihak lain dan berkata.
" Saya berharap untuk bekerja sama dengan anda . Saya berharap anda dapat mengenali saya sebagai putri angkat , saya pasti akan memenangkan hati tuan Alec ."
Lucas mengangguk, mengingat niat Liana untuk memberikan Diana kepada Alec sejak lama . Sepertinya tidak akan berjalan dengan baik , tetapi dia tidak punya pilihan lain sekarang .
Diana hanya meminta posisi kepadanya agar dia bisa lebih dekat dengan Alec , jika dia benar benar bisa memenangkan hati Alec dan membiarkan Alana kembali ke keluarga . Semuanya akan mungkin terjadi .
" Kamu coba saja . Jika semua berhasil , keluarga kami tidak akan memperlakukan mu dengan buruk ."
Diana tertawa kecil dengan nada kejam dia berkata .
" Jika Alana melihat kekasihnya berselingkuh di depannya secara langsung . Aku tidak tahu apakah dia masih bisa percaya diri seperti sebelumnya ! .."