
Melihat kekasihnya lelah dalam pelukannya Alec menghela nafas . Menciumi hidung Andrea dengan senang hati Alec akhirnya mengangkat pinggangnya dan melepas penyatuan mereka .
Mengangkat tubuh wanitanya yang masih terpejam dan membawanya ke kamar mandi untuk mandi bersama . Setelah merapihkan diri dan kamar Alec dengan tangan besarnya memijat perlahan pinggang tipis kekasihnya . Dia menundukkan kepala mencoba melihat kekasihnya yang masih tertidur lelap .
Masih ada kelelahan yang tersisa di wajah Andrea . Semburat merah muncul di wajah Alec mengingat bagaimana dia menginginkan wanitanya berkali kali bahkan di saat wanitanya kelelahan dan menangis dia terus memasukinya .
Mengelus pelan alisnya mata Alec terfokus melihat lingkaran hitam di bawah mata Andrea , mengerutkan alisnya merasa sakit hati melihat kekasihnya seperti ini . Menciumi kepalanya perlahan . merasakan sakit hati karena ulahnya pada tubuh kekasihnya .
Andrea membuka matanya lagi dan menemukan dia sudah tidak berada di kamar sebelumnya namun berada di kamar di rumah Alec . Hanya ada dia sendiri di dalam kamar , tubuhnya sudah di bersihkan dan berganti pakaian . Andrea duduk perlahan dan menggosok kepalanya .
Alec memasuki kamar dengan membawa makanan . Melihat Andrea yang sudah bangun dia tersenyum di wajahnya , dengan wajah lembut yang tidak sesuai dengan tingkahnya di tempat tidur .
Saat Andrea melihat Alec , dia dengan manja mengulurkan tangannya dan menepuk nepuk sisi tempat tidurnya . Berkata sambil tersenyum manja .
" Ayo duduk disini.. Dan suapi aku !."
Begitu dia mendengar suaranya yang masih serak dia merasa malu . Dan berbalik memelototi Alec , karena ulah pria itu semalaman dia harus mendesah keras hingga suaranya habis , karena Alec sangat suka mendengar suaranya bahkan jika dia menutupi mulutnya Alec akan membuatnya tetap mengeluarkan suaranya .
Alec menyentuh hidungnya dengan perasaan bersalah , naik ke tempat tidur memeluk Andrea membiarkannya bersandar di bahunya . Dan kemudian memberikan makan kekasih kecilnya sesendok demi sesendok.
Andrea memejamkan matanya menikmati layanan Alec sambil berkata samar .
" Kamu menghilang kurang dari setengah jam setelah kita sampai di jamuan semalam . Apa tidak papa ? .."
" Tidak perlu khawatir, keluarga ku dan keluarga pemilik acara adalah teman lama . Itu tidak masalah ."
Andrea mengangkat alisnya , ternyata terkait dengan keluarga . Jadi Alec membawanya ke pesta secara tidak langsung untuk menunjukan bahwa dia adalah pasanganya . Andrea tentu saja puas dengan pendekatan Alec .
Alec menatap Andrea dengan senyum di wajahnya , dan melanjutkan berbicara .
" Besok Lucas akan melakukan sesuatu , apakah kamu pergi melihatnya ? .. "
Wajah Alec memerah dan dia terbatuk ringan .
" Sebenernya beberapa hari telah berlalu , tiga hari telah berlalu sejak kita pergi ke perjamuan ."
Mendengar ini , Andrea menoleh dan menatap lurus ke Alec . Melihat bahwa Alec tidak bisa menahan diri untuk tidak menundukkan kepalanya . Andrea mendekati Alec hampir bersentuhan hidung dengan Alec . Dan berkata dengan nada sangat kagum .
" Sayang ku ... Kamu sangat kuat , aku sangat senang bersamamu ."
Mendengar kata-kata Andrea black Bai hampir terjungkal di dalam benak Andrea , benar saja tidak ada yang namanya sopan santun jika itu tentang Andrea .
Tapi keesokan harinya , Andrea tidak pergi untuk menonton apa yang di sebut sesuatu yang di lakukan Lucas . Malam itu , kota di sapu oleh berita bahwa pertemuan perusahaan Lucas di racuni saat jamuan . Semua penatua yang berkuasa di keluarga terbunuh , keadaan Lucas juga sangat serius tapi untungnya pihak rumah sakit berhasil menyelamatkannya.
Karena itu adalah perjamuan untuk para tetua dalam keluarga . Generasi muda seperti Dheon dan orang luar seperti Liana tidak di izinkan untuk berpartisipasi . Jadi hanya Lucas yang terlibat, setelah di selidiki polisi mengintrogasi koki yang membuat makanan . Dan menemukan itu hanya kambing hitam .
Melalui black Bai Andrea melihat kondisi mengerikan rumah sakit yang di jaga ketat . Dia menggosokkan jarinya ke Alec dengan penuh minat .
" Itu benar benar tidak terduga , aku tidak menyangka bahwa aku tertidur selama beberapa hari dan dia benar benar menyiapkan rencana yang begitu kejam . Lucas ini cukup kejam pada dirinya sendiri , dia bahkan ikut memakan racun itu . Tetapi sekarang dia dapat menyelamatkan hidupnya . "
Alec memilah dokumen dengan satu tangan dan memeluk erat pinggang Andrea dengan tangan yang lainya .
" Mungkin dengan cara itu dia dapat menjadi pemimpin keluarga seutuhnya dan dapat mengendalikan semua di perusahaan dan keluarga di telapak tangannya , walau harus mengorbankan separuh hidupnya . "
Andrea mengangguk .
" Biarkan dia bahagia selama beberapa hari , Aku tidak tau apa yang akan dia lakukan setelah keluar dari Rumah Sakit dan mengetahui bahwa semua aset dan perusahaan nya hanya tinggal cangkang kosong. "
Alec meletakkan file di tanganya , berbalik dan dengan lembut menekan Andrea menciumnya dan berkata .
" Lana aku melakukan apa yang kamu katakan , sekarang kelurga itu sudah menjadi milikmu . Apakah Aku akan mendapatkan hadiah?.."
Andrea mengulurkan tangannya meraih leher Alec mendekatkan kepalanya untuk mencium bibir alec dengan intens . Alec langsung bersemangat merobek pakaian kekasihnya dan mulai menikmati apa yang menjadi hadiahnya.
Andrea tersenyum dan bekerja sama dengan kekasihnya , sambil berfikir dalam hatinya bagaimana cara meyakinkan kekasihnya yang posesif .
Secara sadar Liana dan Dheon mengetahui rencana perjamuan dan sekarang mereka sepenuhnya mengendalikan keluarga dan perusahaan . Liana merasa bahwa Dheon pastilah akan menjadi satu satunya pewaris keluarga dan merasa sangat bangga sepanjang waktu .
Dan metode pahlawan wanita itu sangat bagus , saya tidak tahu apa yang dia katakan kepada Dheon . Selama periode waktu ini Diana mulai menempati kamar di rumah Lucas . Diana tampak sangat dekat dengan Liana , bahkan Liana berkali kali berkata ingin mengakui Diana sebagai putri angkat .
Walau sudah tinggal disana Diana juga tidak menyerah kepada Alec , tapi dia tahu bahwa Alec tidak mudah untuk di provokasi . Meskipun dia ingin memberitahu semua orang tentang Alana dan Alec tapi dia tidak ingin masalah ini di ceritakan dari mulutnya sendiri .
Memutar kepalanya untuk melihat Liana dengan tatapan puas , Diana menampilkan seringai jahatnya . Ini adalah orang yang paling cocok untuk menjadi korban . Seseorang disisi saya .
Lucas menelpon Alana ketika dia keluar dari rumah sakit , mengatakan bahwa keluarga ingin merayakan kepulangannya bersama . Jadi Alana harus kembali kerumah bersama , Lucas dan keluarganya juga meminta Andrea untuk membawa Alec pada saat itu .
Awalnya Alec tidak akan menghadiri pertemuan seperti itu , namun Andrea harus kembali dan sesuai dengan prinsipnya yang tidak bisa berpisah dengan kekasihnya . Alec hanya bisa setuju .
Di ruang makan keluarga Andrea melihat Diana secara tidak terduga , meskipun sikap Dheon kepada Diana acuh tak acuh, dia juga tidak menjauh darinya . Melihat Diana menatap Alec dari waktu ke waktu , Andrea tahu bahwa dia tidak menyerah .
Melihat keserakahan dan pemikiran dalam mata wanita itu , Andrea mencibir dalam hati .
Di meja makan Liana dan Lucas bercengkrama bersama dan mereka juga memperhatikan Andrea seolah olah berusaha keras untuk menciptakan keluarga yang bahagia .
Andrea dan Alec menyaksikan penampilan keluarga dengan tenang , keduanya terbiasa hidup dengan hangat dan Alec biasanya membantu Andrea ketika sedang makan . Liana yang melihat suasana hangat di antara keduanya merasa sedikit aneh , tetapi tidak tahu apa itu .
Setelah makan Alec menolak ajakan bicara Lucas dan Dheon , dia memutuskan untuk pergi ke halaman belakang untuk berjalan jalan . Lucas menawarkan untuk menemani , tapi Alec menolak dan hanya pergi dengan Andrea .
Keduanya datang ke halaman belakang tanpa orang lain dan segera bergandengan tangan , Andrea meregangkan pinggangnya , Alec memeluk wanita itu dari belakang dan mencium leher wanita itu dengan ringan , dan berkata dengan datar .
" kami bisa datang kembali ketika kami bosan ."
Andrea melepas tanganya dan menepuk kepala Alec , lalu tersenyum dan menggelengkan kepala .
" Aku masih harus datang dan melihat apa yang mereka lakukan . Tidakkah menurut mu menarik untuk melihat mereka sebagai badut ? "
Alec tanpa daya mencium ujung hidung Andrea , lalu mencium bibirnya yang indah . Dalam hati Alec selama Alana bahagia , itu akan menjadi hal baik . Tidak ada seorang pun di sekitarnya dan keduanya saling berciuman , tetapi tiba-tiba mereka mendengar teriakan .
Alec tiba tiba mengangkat kepalanya dan melihat Liana dengan ekspresi terkejut beserta seluruh anggota keluarga Lucas lainya .
Alec memeluk Alana , melihat mereka berkumpul dia tidak melepaskan tanganya dari Alana sedikitpun . Orang dalam pelukannya adalah miliknya dan karena sudah ketahuan dia tidak akan menutupinya lagi .
Bahkan jika Andrea menolak , Alec sudah lama ingin memberitahu dunia bahwa Alana adalah miliknya . Melihat postur posesif Alec , Andrea tidak keberatan dan menyetujui perilaku Alec .
Namun keluarga Lucas tidak setenang Andrea dan Alec , dan Lucas menjadi sangat marah ketika melihat kedua orang itu berpelukan dengan ambigu . Mengangkat tangannya , menunjuk mereka berdua sambil menggertakan gigi dan berkata .
" Kamu .. Lepaskan dia segera ! .. "
Diana menatap Lucas yang marah di sebelahnya , dan secercah kelegaan terlintas di matanya . Awalnya direncanakan menggunakan kesempatan ini untuk membiarkan Liana menemukan hubungan mereka berdua dan membuatnya membocorkan berita kepada Lucas tanpa di duga itu malah menarik semua orang sekaligus dan memberi hasil lebih baik .
Dheon menatap Alana , memperhatikan orang yang sulit di raihnya begitu mudah di peluk pihak lain . Dheon menggertakan giginya merasa sakit di dadanya .
Bagaimana bisa .. Bagaimana bisa Alana dan Alec memiliki hubungan seperti itu .
Tidak heran Alec telah merawat Alana dengan sangat baik , ternyata kedua orang itu memiliki hubungan seperti itu . Dheon mengepalkan tangannya erat-erat tetapi menghadapi Alec dia masih tidak berani bergerak .
Lucas tidak berani menatap Alec , jadi dia menatap Alana . Meskipun hubungan mereka tidak melanggar tapi hubungan mereka tidak di sukai Lucas .
Di mata Lucas , Alana telah mempermalukannya . Terlebih Alec adalah paman Alana bagi orang luar , Lucas merasa tidak bisa mentolerir mereka berdua.
Andrea mengusap dahinya dan menepuk lengan Alec membiarkan dia mengendurkan pelukannya , Alec menatap kekasihnya mencoba melihat ekspresi nya . Melihat tidak ada ekspresi buruk Alec melepaskan pelukannya dan berdiri di belakang Andrea .
" Semua berkumpul disini ada apa ? ."
Andrea bersender di bahu Alec dan mengungkapkan ketidaksukaan nya dengan sengaja .