Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 83


Di kamar utama mansion milik Khev Bawika, shacsya sedang menghapus riasan wajahnya dan menganti pakaiannya di walk in closed.


" Sayang " panggil Khev yang baru masuk ke dalam kamar, mendapati sang istri tidak ada diatas ranjang maupun sofa sedangkan kamar mandi juga kosong.


" Iya mas, baru ganti baju "


" Sayang tolong siapin baju ganti sekalian, aku mau mandi dulu "


" Tapi belum aku siapin air hangat " Shacsya yang masih sibuk membersihkan wajahnya dengan kapas berjalan keluar dari walk in closed.


" Air dingin nggak masalah "


" Udah hampir jam sebelas loh mas "


" Apa mas nggak usah mandi aja " Khev bukannya berjalan ke kamar mandi malah menghampiri istri yang berdiri di pintu walk in closed.


" Eh aku siapin airnya dulu " Shacsya langsung menghindar masuk ke dalam kamar mandi, khev yang sebanarnya ingin mengajak istrinya mandi itu merasa ada kesempatan jadi dia juga segera ikut masuk ke dalam kamar mandi.


" Yank, kalau sampai suatu saat terjadi sesuatu hal sama aku. Apa yang bakal kamu lakuin ? " Shacsya yang memang sedang menyalakan air di bathtub memilih membalikan tubuhnya lalu duduk di tepi bathtub.


" Emang mas mau kemana ? mau ngapain ? " Shacsya memeluk tubuh suaminya dengan tatapan mata kearah mata suaminya.


Khev membuang nafas dengan kasar lalu melingkarkan lengannya di belakang leher istrinya " Tadi Zean bilang nitip kamu sama Aiza, aku merasa dia tidak benar-benar tulus "


" Tapi mas nggak akan ninggalin aku kan ? " Khev yang tadinya terlihat serius setelah mendengar pertanyaan shacsya malah tersenyum gemas melihat wajah sang istri yang begitu menggemaskan.


Khev langsung ******* bibir sang istri yang di respon cukup baik oleh shacsya, membuat Khev enggan melepas ******* yang semakin memanas.


Shacsya mendorong dada bidang milik Khev membuat pria itu melepas ciumannya " Sayang ih " Guman Khev membuat shacsya tersenyum miring.


" Mas mandi dulu " Shacsya mendorong suaminya masuk ke dalam bathtub dan tersenyum keluar dari kamar mandi.


" Sayang " panggil khev dengan nada yang kesal.


" Mandi dulu mas " Jawab shacsya sambil duduk di sofa dan membuka ponsel miliknya.


*Alin


Cinataku kamu apakabar ?


*Jalan yuk *


*Shacsya


Haloo beb ku


Aku sehat


Jaln kemana


Bilang suami dulu ya


*Alin


Cie yang sudah punya suami


Oke izin dulu sana


Besok gua jemput


Bawa bodygruad yang cakep cakep yak bilang suamimu


*Shacsya


Gua bawa suami aja kalau gitu bakal lebih aman


Mau main kemana ?


" Sayang sibuk chat sama siapa ? "


" Alin mas, ngajakin jalan besok "


" Oh, kemana ? "


" Belum di jawab, katanya suruh bawa bodygruad ganteng "


" Besok sama saya, kurang ganteng saya ? " Khev langsung tidur di pangkuan istrinya.


" Rambutnya masih basah mas " omel shacsya


" Biarinlah, saya temenin kamu besok "


" Astaga nggak kerja ? "


" Saya bos shacsya, suka-suka saya mau kerja atau enggak "


" Kasian Lion loh "


" Oh kamu nggak mau saya temenin ? milih di temeni sama bodygruad kamu ? Atau Aston ? "


" Iya mau di temenin suamiku yang tampan ini " Ucap shacsya semabri mencium bibir Khev dengan kilat.


" Tadi Zean nitip kamu sama Aiza, menurut kamu apa yang akan dia lakukan lagi ? "


" Merebut Ai sepertinya, karena dia melihat Ai sangat dekat aku sehingga dengan aku sama Ai berada di pihak dia akan membuat mas lemah " Analisis shacsya yang membuat Khev tersenyum miring.


" Pinter " Khev meraih dagu istrinya lalu mencium bibirnya.


" Tapi kita tetap biasa aja sih kalau menurutku, toh juga ini baru praduga saja. Tapi kita tetep waspada. So, besok aku ? "


Khev langsung bangun dan mengendong istrinya ala bridal style ke atas ranjang, Khev lalu menghujani sang istri dengan ciuman di sekujur tubuhnya tanpa terlewat se-inchi pun.


" Malam ini kita bikin yang lebih panas " Ucap Khev sambil berbisik dengan nada suara yang sudah berubah.


" Ma...ss "


" Apa sayang ? " Khev menjeda kegiatannya dan menatap istrinya


" Besok kerja loh " Ketika mendengar jawaban istrinya membuat permainan Khev memanas mau tidak mau shacsya akhirnya mengimbanginya, sampai terdengar beberapa kali lengkungan bersamaan dari sepasang suami istri.


Jam sudah menunjukkan pukul 03.20, Khev baru saja menyudahi olah raga yang menyenangkan bersama sang istri. Pria itu membiarkan istrinya tidur di salah satu lengannya dan lengan yang lain memeluknya.


" Terimakasih istriku " Bisik Khev, shacsya hanya mengangguk dengan mata yang sudah terpejam karena rasa lelah dan kantuk yang bercampur jadi satu.


***


Hallo mohon maaf kalau di bagian bab-bab selanjutnya akan ada adegan hot antara suami istri,


Bagi yang belum menikah dilarang coba-coba, penyesalan tidak akan merubah kenyataan yang sudah terjadi.


Selalu dukung dengan


Like


Komen


Vote


Terimakasih


Tetap berbuat baik dan selalu berupaya untuk memaafkan orang lain