
"Hehe Kakak Wu, aku sangat luar biasa ya?"
"Ssst! Diamlah!"
Zhishu memanyunkan bibirnya, "aih.. dasar... kau iri padaku ya sampai-sampai kau tidak mengakui kehebatan ku..."
"Hahaha, lebih tepatnya kehebatan sistem," batin Zhishu sembari tertawa kecil.
"Sudah, sudah.Masih ada beberapa jam lagi sebelum matahari terbit.Karena Zhishu sudah sadar dan tidak ada hal yang perlu diperhatikan lagi, sebaiknya kita kembali beristirahat," ucap Wu Jungwo.
"Terutama kau Zhishu, kau harus memulihkan kembali energi spiritual dalam tubuhmu.Kau harus beristirahat walau hanya sebentar.Aku dan Wu Huan akan meninggalkan mu disini.Ingat, sebaiknya kau beristirahat."
Wu Huan dan Wu Jungwo bangkit dari kursi yang mereka duduki dan berjalan keluar menuju pintu ruangan itu.
Saat sudah hampir mencapai pintu, Wu Huan menoleh ke arah Zhishu, "jangan lupa! Kau harus beristirahat!"
"Iya.. iya..." jawab Zhishu dengan nada malas.
"Apa kau bisa berjanji?" tanya Wu Huan lagi dengan tatapan penuh curiga.
"Aku berjanji!" tutur Zhishu dengan tegas, sedangkan Wu Huan tampak manggut-manggut dengan wajah datar.
Setelah mendengar ucapan Zhishu, Wu Huan dan Wu Jungwo melanjutkan langkahnya untuk keluar dari ruangan Zhishu.
Melihat ayah dan anak itu sudah pergi dari ruangannya, Zhishu tersenyum kecil.Ia kemudian melompat ke atas kasurnya dan merebahkan dirinya di atas benda empuk itu selama beberapa saat.
"Sistem, aku ingin melihat semua hadiahku," ujar Zhishu sembari menatap langit-langit kamarnya.
[Baik, Master]
Secara otomatis, Sistem langsung menampilkan hologram biru besar di hadapan Zhishu yang berisi berbagai macam informasi yang telah diminta Zhishu.
"927 poin?! Wah, poinku banyak sekali!! Hanya tinggal beberapa langkah lagi aku bisa membeli pedang Phoenix yang sangat indah itu..." ungkap Zhishu dengan mata yang berbinar.
[Benar Master.Selain itu, Anda juga mendapat buku jurus tingkat kuning berikut]
Zhishu menatap lekat berbagai macam informasi dihadapannya, dan seketika dahinya tampak mengerut dalam, "hmm... jurus Pembekuan Tulang? Terdengar aneh dan... aku sama sekali tidak pernah tahu mengenai jurus yang satu ini."
[Jurus Pembekuan Tulang adalah jurus yang diciptakan oleh pendekar jenius yang memiliki kondisi tubuh serupa seperti Anda.Ia memanfaatkan energi dingin dalam tubuhnya untuk membuat musuh tidak bergerak]
[Jika diuraikan lebih detail, jurus ini berfungsi untuk memblokir gerakan musuh, dengan kata lain, membuat musuh tidak dapat bergerak layaknya patung.Jurus ini memiliki cara kerja yang luar biasa, dengan pengendalian yang sempurna, energi Yin dapat masuk ke dalam tulang musuh dan membuatnya membeku]
"Luar biasa.. siapa yang menciptakan jurus ini?"
[Kami tidak memiliki informasi mengenai itu.Tapi menurut perkiraan, Anda mungkin akan tahu di masa depan.Tentu saja, hal ini mungkin tidak terjadi karena hanya sebuah perkiraan]
Zhishu mengangguk sembari menatap buku jurus dihadapannya, "Ah iya!"
Zhishu mengeluarkan sebuah buku jurus dari cincinnya dan menatapnya bergantian dengan buku jurus yang baru saja ia dapatkan.
"Mereka memiliki cara kerja yang hampir sama, yakni menghentikan pergerakan musuh.Tapi meski begitu, pilar Es tetap menjadi pemenang jika dihitung menurut cara kerja utama mereka.Aku sudah lama mendapatkan buku jurus tingkat ungu ini dari kakek tapi aku sama sekali belum mempelajarinya," gumam Zhishu.
"Baiklah! Aku akan mempelajari jurus Pilar Es ini malam ini juga!" teriak Zhishu dengan semangat yang berapi-api.
***
Bruk...
"Sulit dipercaya... ternyata sulit juga..!" batin Zhishu lemas.
Tampak gadis itu tengah terbaring tidak berdaya di lantai, lengkap dengan napasnya yang terdengar ngos-ngosan.
"Aku lagi-lagi terlalu memaksakan diri, rasanya aku sangat lemah sekarang.Akibat terlalu mengeluarkan banyak energi, meridian ku jadi terasa sakit.Tapi tetap saja, aku sudah membuat perubahan besar!" gumam Zhishu sembari menyeka keringat yang ada diwajahnya dengan lengan bajunya.
Tok..tok...
"Zhishu kau masih tidur?!! Ini sudah pagi.Jika kau tidak keluar sekarang, kita akan terlambat!" teriak Wu Huan dari luar kamar.
"Ck! Mengapa lama sekali?!! Kalau kau tidak keluar sekarang aku akan masuk ke dalam sekarang juga!" ucap Wu Huan setengah berteriak.
"Sistem, tak mungkin aku keluar dengan kondisi seperti ini.Aku ingin pil penyembuh cepat!" batin Zhishu dengan rasa panik yang menggelitik seluruh tubuhnya.
Cklek..
Zhishu seketika terduduk saat mendengar suara pintu terbuka.Zhishu menatap lurus ke arah pintu sehingga ia melihat dengan jelas wajah Wu Huan yang seperti keledai itu.
"Zhishu... apa kau berlatih tadi malam hingga kau seperti pengemis dengan baju compang camping yang baru saja dipukul oleh para perampok liar di luar sana?!!!"
"Bagaimana kau bisa bertanding jika kondisimu saja sangat buruk seperti ini?" sambung Wu Huan sembari memijat pelipisnya.
"Dengar, memang bukan hak-ku untuk memarahimu, aku minta maaf.Sepertinya kerja sama kita berakhir sampai disini.Aku juga tidak bisa memaksamu untuk menuruti semua perkataanku yang ujungnya hanya akan mengun...tung.... kan... keluarga.... Wu????"
"Zhishu! I-itu.. lu-luka di tanganmu tiba-tiba menghilang.. itu kenapa? Mengapa bisa menghilang? Aku yakin beberapa detik lalu luka itu masih ada disana!"
Wu Huan sontak berjalan mendekati Zhishu dengan langkah terburu-buru.
"Bagaimana kau melakukannya?" tanya Wu Huan seakan sedang mengintrogasi Zhishu.
"Kemana hilangnya luka itu? Kau sembunyikan dimana hah?!"
"Kau gila.Lagipula kau kan tahu kalau kemampuan penyembuhan ku memang sangat luar biasa.Seharusnya ini hal yang wajar, bukan begitu?" ujar Zhishu santai, sedang Wu Huan hanya tampak termenung mendengarnya.
"Aku akan mandi dulu," timpal Zhishu sembari berjalan menuju kamar mandi yang ada di kamar itu, meninggalkan Wu Huan yang masih setia terpaku dalam lamunannya.
***
Setelah selesai mandi, Zhishu langsung memakai bajunya dengan agak terburu-buru karena menyadari matahari yang semakin tinggi.
Ia keluar dari kamar mandi dan mendapati Wu Huan sudah tidak ada di ruangan itu.Zhishu lantas langsung mengarah menuju pintu keluar dan langsung turun ke lantai dasar.
Zhishu mengedarkan pandangannya, mencari sosok yang sedang ia cari-cari saat ini, hingga akhirnya tatapannya terhenti pada seorang wanita yang baru saja memasukkan suapan terakhir dari piring makannya ke dalam mulutnya.
"Mengapa kau tidak menungguku selesai mandi?" tanya Zhishu pada wanita itu yang tak lain adalah Wu Huan.
"Waktu itu berharga Zhishu, aku tidak mau menyia-nyiakan waktuku terus termenung dalam kamarmu.Aku sudah memesan makanan untukmu, kau bisa memakannya di dalam kereta."
"Kau ini kenapa?" tanya Zhishu karena menyadari hal aneh dari dalam diri Wu Huan.Sedari tadi, selir Kaisar itu tidak menatap mata Zhishu seakan sengaja menghindari kontak mata dengannya.
"Aku sedang marah padamu.Sudahlah, jangan banyak bicara, ayo segera berangkat.Ayahku dan Tetua Ge sudah berada di sana."
Di dalam kereta, Zhishu sedang melihat-lihat toko yang ada dalam Sistem.Ya, hitung-hitung untuk membuat waktu perjalanan menjadi terasa singkat.
"Kalau diingat-ingat lagi, sistem mengatakan bahwa untuk mempelajari jurus Pilar Es diperlukan energi qi yang setara dengan Pendekar Ranah Ke-empat, yakni ranah Ahli beladiri.Tidak heran aku sampai kehabisan energi sampai seperti itu..."
"Eh tunggu! Kalau diingat-ingat lagi, seharusnya aku memiliki banyak hadiah naik level yang sekarang tentunya sudah hangus.Sungguh disayangkan, apa aku tidak bisa mendapatkan satu dari banyak hadiah itu sistem?" batin Zhishu dengan dadanya yang terasa sesak, ia benar-benar sangat tidak rela hadiah itu terbuang sia-sia.
[Maaf Master, Tidak Bisa]
Mendengar jawaban dari Sistem, Zhishu menjadi semakin tertegun penuh penyesalan.Ia kemudian menarik napas panjang, "baiklah dasar sistem pelit! Ngomong-ngomong, berapa poinku sekarang?"
[Karena Anda tadi membeli pil penyembuh seharga 15 poin.Poin Kontribusi Anda saat ini berkurang sehingga berjumlah 912 poin]
"Zhishu, mengapa kau bisa memiliki kekuatan yang tidak masuk akal? Apa ada sesuatu yang kau sembunyikan?" tanya Wu Huan tiba-tiba.
Pikiran Zhishu seketika dipenuhi dengan satu kata yang merupakan jawaban dari pertanyaan itu, "sistem"
...__________________________________________...
...Mumpung masih senggang jadi sempetin up satu episode....
...Jangan lupa like dan komen ^_^...
...Dadah!...