Jerat Mafia Hareudang

Jerat Mafia Hareudang
JMH BAB 54 - Keterpaksaan


"Babe... Babe..." panggil Mattew berulang kali.


Seperti yang mereka sepakati, Flo dan Mattew akan makan malam bersama untuk mengganti waktu makan siang mereka.


Flo datang ke mansion Mattew dan Mattew akan memasak untuk calon istrinya. Tapi semenjak datang, Flo lebih banyak melamun dari pada berbicara.


"Akh! Maaf..." Flo mengusap wajahnya. "Aku banyak pikiran tentang launching produk baruku!".


Flo memberi alasan yang masuk akal padahal dia terus memikirkan Axe.


"Bisakah saat kita bersama, jangan memikirkan pekerjaan?" pinta Mattew karena waktu untuk bertemu dengan Flo terbatas jadi saat bersama dia ingin waktunya menjadi berkesan.


"Sorry!" Flo berdiri dan mendekati Mattew yang masih sibuk memasak. Dia berdiri di samping calon suaminya. "Apa ada yang perlu dibantu?"


"Tidak perlu!" Mattew mengangkat tubuh Flo untuk duduk di meja pantry kemudian dia membelai rambut Flo. "Orang tuaku sebentar lagi akan datang, apa aku bisa meminta satu hal padamu, Babe?"


"Apa itu?" tanya Flo.


"Buat mereka yakin jika kita saling mencintai," jawab Mattew.


Rasa tak enak hati Flo semakin bertambah, rupanya Mattew sadar sepenuhnya jika Flo belum bisa membalas cintanya.


"Maafkan aku, Matt," ucap Flo kemudian.


"Kenapa meminta maaf? Kau tahu dari dulu perasaanku tidak berubah saat kita baru pertama kali bertemu, aku bahkan masih menyimpan foto-fotomu dari saat kita masih sekolah," sahut Mattew sambil mematikan kompor. Dia berjalan menuju ruang kerjanya untuk mengambil laptopnya.


Setelah itu, dia memberikan laptop itu pada Flo.


"Coba lihatlah!" Mattew menunjukkan foto Flo saat masih remaja.


Mattew kembali melanjutkan masak dan Flo terus melihat foto-fotonya di laptop Mattew. Dari folder satu ke folder yang lain hanya ada foto Flo, awalnya Flo tidak mempermasalahkan hal itu sampai dia merasa janggal karena semua fotonya diambil secara diam-diam.


Flo terus membuka semua folder sampai dia menemukan sebuah folder yang berkata sandi. Flo mencoba membuka folder itu tapi tidak bisa masuk juga. Flo jadi teringat kata-kata Keenan.


"Ada apa, Babe?" tanya Mattew tiba-tiba yang membuat Flo terkejut.


"Akh! Tidak apa-apa, aku hanya tidak menyangka kau akan menyimpan foto-fotoku dari remaja sampai sekarang!" ucap Flo yang membuat Mattew dengan cepat merebut laptopnya.


"Masakannya sudah jadi, kau bisa menunggu di meja makan," ucap Mattew yang bergegas menyimpan laptopnya ke ruang kerjanya lagi.


Suasana makan malam itu menjadi begitu canggung, tidak ada yang membuka suara sampai Mattew memutar musik supaya suasana menghangat.


"Mau berdansa selesai makan?" tanya Mattew.


"Boleh," jawab Flo dengan canggung.


Mereka akhirnya berdansa selesai makan malam, Mattew terus memandangi Flo yang membuat gadis itu tidak nyaman.


Flo segera mencari alasan supaya dia bisa pergi dari mansion Mattew.


"Besok aku harus ke kantor pagi-pagi dan sebenarnya aku kurang enak badan hari ini," ucap Flo berusaha menjauhkan dirinya.


Mattew tidak mau melepas Flo, dia menarik pinggang gadis itu supaya tidak melepaskan diri.


"Bisakah kita nikmati waktu kita berdua? Jangan memikirkan hal lain, Babe," ucap Mattew dengan menaruh wajahnya di ceruk leher Flo.


Dan lagi-lagi Flo hanya bisa terdiam, dia tidak bisa menolak dan terpaksa menerima perlakuan Mattew.