
"Bagus Axe! Ayo kita bunuh dia, kau akan menang!" Larry kembali memanipulasi pikiran Axe.
Pada saat itu anak buah Kenzo sudah seperti lautan mayat tertinggal Kenzo yang mencoba untuk kabur.
Kenzo tidak menyangka jika Axe akan bersekutu dengan iblis. Sekarang dia tahu apa yang dimaksud Flo selama ini.
"Urusan kita belum selesai!" Axe mendekati Kenzo tapi Kenzo mencoba melakukan perlawanan.
Tapi seperti sebelumnya, Axe kebal peluru, oleh karena itu Kenzo mencoba menyerang dengan ilmu bela diri.
Kenzo mencoba memukul dan menendang Axe tapi tubuh itu tidak bergeser atau merasa kesakitan sedikitpun.
"Apa sudah selesai? Sekarang giliranku!" Axe mencekik leher Kenzo sampai tubuh kekar itu naik ke atas, Axe mengangkat tubuh Kenzo hanya memakai satu tangannya dan mendorongnya ke pagar pembatas kapal.
Kenzo mulai kehabisan nafas dan di saat itu pula tubuh Flo juga sudah sangat dingin.
"Flo, wake up!" Mattew semakin panik karena dia sudah hampir tidak bisa merasakan denyut nadi calon istrinya.
"Dia tidak menepati janjinya!" sambung Mattew yang kesal dengan Axe.
Mattew berlari dengan menggendong Flo, dia ingin cepat sampai ke helicopter yang berada di dek kapal, tempat di mana Axe yang kerasukan sekarang.
Di detik itu juga tiba-tiba Simon muncul dengan membawa pedang sucinya.
"Jika kau membunuhnya, istrimu juga akan mati!" teriak Simon yang mencoba berbicara pada Axe.
Bukan Axe yang menanggapi tapi Larry, Larry dengan tubuh Axe semakin mengeratkan cekikannya yang membuat tubuh Kenzo melemah karena kehabisan oksigen.
"Jangan pernah ikut campur!" geram Larry.
"Sayangnya aku suka mencampuri urusan orang!" Simon mencoba mengayunkan pedangnya tapi tentu saja dia tidak bisa membunuh Larry dengan mudah jika iblis itu masih memakai raga Axe. Jalan satu-satunya Simon harus menyadarkan Axe supaya lelaki itu melawan.
Simon meletakkan ujung pedangnya ke leher Axe dan mencoba berbicara.
"Sadarlah! Kau ingin mengorbankan istrimu! Bahkan dia sekarang berada di dunia iblis, apa kau tidak mau menyelamatkannya!?"
Larry menjadi geram dan mencoba melemparkan Kenzo ke tengah laut tapi Simon dengan mantra teleportasinya berhasil menangkap Kenzo dan membawanya di dek kapal kembali.
Atensi Axe tertuju pada Flo dan kesadarannya perlahan kembali.
Tapi Larry tentu saja tidak akan membiarkan hal itu terjadi, dia terus memanipulasi pikiran Axe.
"Sudah sejauh ini, Axe. Sebentar lagi tujuanmu akan tercapai!" ucapnya.
Axe mencoba tidak terpengaruh kali ini, dia ingin keluar dari belenggu Larry.
"Argh!!" Axe berteriak berusaha keluar tapi rupanya semua itu tidak mudah.
Axe tertunduk dan merenungi semua yang telah dia lakukan selama ini. Apa yang dia dapatkan sebanding dengan nyawa istrinya?
Tidak, semua tidak akan sebanding.
Simon yang melihat Axe berusaha melawan akhirnya menggunakan cara lain untuk berbicara pada Axe. Dia mencoba mencari Axe di alam bawah sadarnya.
"Aku sudah tahu cara membatalkan perjanjian itu!" ucap Simon.
Axe mendengar itu. "Aku akan melakukan apapun itu!" serunya.
"Hanya ada satu cara! Istrimu harus melupakan semuanya!"
"Apa maksudmu?"
"Kalian harus berpisah dan istrimu harus lupa dengan apa terjadi selama menjadi pendampingmu!"
Axe terdiam sejenak, dia memejamkan matanya. "Aku setuju, kita tidak punya banyak waktu!"
"Aku akan membantumu ke dunia iblis, kau harus bisa menjemput istrimu!" ucap Simon kemudian.