
Anya masih betah berada di pinggiran sawah bersama Dangan Syam,sambil menikmati pemandangan hamparan sawah yg hijau.
"Nak,Anya."Sapa seorang bapak.
"eh,pak Basro."Saut Anya.
"kalian ada di sini? lagi ngapain?."Tanya pak Basro.
"Lagi nenangin diri aja pak."jawab Anya sambil berdiri.
"gimana keempat teman kamu? Udah baikan?."Tanya Pak Basro.
"belum,pak."jawab Anya sendu.
"Sudah gak usah sedih,mereka pasti baik-baik.biar gk sedih-sedih terus,Ayo ikut saya panen sayur sama buah."ucap Pak Basro.
"Gak usah pak,nanti kalau saya ikut bapak sayurannya habis saya bawah pulang."Tolak Anya sambil bercanda.
"Alhamdulillah,gak apa-apa justru bapak senang.sekarang tanaman bapak lagi banyak hasil,biar kamu gk ngeluarin uang buat beli sayuran mending ambil di sawah."ujar pak Basro.
Saat tengah mengobrol dengan Pak Basro ponsel di saku Anya berdering,Anya segera mengambilnya dan melihat siapa yg menghubunginya.
"Gibran."Ucap Anya.
"Angkat dulu,mungkin penting."suru Syam.
Pak Basro hanya memperhatikan saja tanpa mengganggu Anya yg sedang menerima telpon,sedangkan Syam yg berdiri di samping Anya mendengarkan pembicaraan Anya dengan Gibran.
"Hello,Gib.Ada apa?."Tanya Anya.
"Ada anak-anak dari luar menerobos masuk ke dalam hutan,gue sama yang lain udah ngejar sampai ke dalam hutan tapi kehilangan jejak mereka."Jelas Gibran tanpa basa-basi.
"Astaga,kok bisa? Lewat mana mereka?."Tanya Anya.
"gak tau deh gue,tadi gue liat mereka sudah ada di dalam aja."ujar Gibran.
"Ok,gue kesana sekarang."Ucap Anya.
"Cepetan."pinta Gibran.
Sambungan telponnya di matikan secara sepihak oleh Anya,kemudian segera memberitahu Syam apa yg terjadi.
"Kita harus segera balik!."ajak Anya.
"Kenapa? Mereka berempat sudah bangun?."tanya Syam.
"bukan itu,katanya ada anak-anak yg masuk kedalam hutan,Anggota sudah mengejarnya tapi kehilangan jejak."jelas Anya.
pak Basro yg mendengar perkataan Anya langsung kaget,Anya bergegas mengajak Syam segera kembali ke penginapan.
"Maaf,saya harus kembali dulu."ucap Anya.
"Ya sudah,hati-hati.nanti biar bapak antar sayurannya ke penginapan aja."jawab Pak Basro.
"terima kasih,kami pamit dulu."ucap Anya segera menarik tangan Syam.
Syam hampir terjatuh karena Anya menarik tangannya sambil berlari,Syam yg takut Anya terjatuh segera menegurnya.
"jangan lari,kita jalan aja."tegur Syam.
"gk bisa,Anggota yg bertugas ada di dalam hutan,Aku gk mau mereka kenapa-napa."Jawab Anya.
Sementara keempat remaja itu sudah benar-benar masuk ke dalam hutan,Mereka merasa lega karena Anggota tdk dapat mengejar mereka.
"Hah,capek banget."Seru salah satu dari mereka.
"Untung Aja kita gk ketangkep."ujarnya.
"istirahat dulu deh,gue capek banget."
"Gimana kalau kita dirikan tenda di sini Aja,polisi itu gk akan liat kita karena di sini ke tutupan sama pohon ini."Saran salah satu dari mereka.
Mereka langsung mendirikan tenda yg mereka bawah,Suasana di dalam hutan saat pagi memang sangat indah walaupun sedikit gelap karena rindangnya pepohonan.
"Akhirnya selesai juga."
"nanti kita simpan Kameranya di luar tenda,Siapa tau yg kita cari nongol di kamera."
Gibran masih berusaha untuk tetap mencari keempat remaja tersebut,Tapi hasilnya sama saja.sekarang Anggota memilih untuk berkumpul di satu titik untuk menghindari hal yg tdk diinginkan,Sembari mereka menunggu kedatangan Anya.
Anya kini masih ke penginapan untuk memberitahu Anggota yg lain,Sekalian Anya mengambil beberapa barang yg di perlukan.
"Kalian bersiap,Ada orang yg masuk ke dalam hutan."ucap Anya.
"hah,kapan?."Tanya Rudi.
"Barusan aja,Gibran hubungin gue."Saut Anya dari dalam kamar.
"Sinta sama Fahmi di sini aja,jagain mereka berempat."Pinta Anya.
Setelah selesai Anya bergegas untuk masuk ke sama hutan,Syam dan Anggota yg tersisa berjalan di belakang Anya.
"posisi."Ucap Dean.
"Jalan aja terus,Kita di tempat yg sering di lalui dekat pohon yg tumbang."Jawab Gibran.
"Ok."
saat perjalanan masuk,Anya melihat sekeliling untuk mencari jejak keberadaan keempat remaja itu,Setelah berjalan 15 menit Akhirnya Anya sampai di tempat Gibran berada.
"Gimana,ketemu?."Tanya Syam.
"Enggak."Singkat Fiki.
"Ayo segera cari mereka,Ini masih siang jadi Aman jika kita melakukan pencarian."Ujar Anya.
Pencarian kembali di mulai dan mereka tdk berpencar,beberapa Anggota menelisik semak belukar dan belik pohon besar untuk mencari remaja itu.
Ini sudah tengah Hari tapi pencarian para remaja itu masih belum mendapatkan hasil,Anya yg mulai gelisah terus mengumpat karena Keempat Remaja itu berani menerobos masuk.
"Aiisssh,Entah apa yg mereka pikirkan."Gerutu Anya.
"Bagaimana ini?."Tanya Alaska.
"gak tau,Gue pusing banget."Saut Anya.
"dimana keempat anak itu sembunyi?."Tanya Riki.
"Kita laporan aja dulu ke ketua kampung,ini sudah tengah hari tapi kita gk bisa menemukan keempat remaja itu."Ujar Fikran.
Anya duduk berjongkok sambil menundukkan kepala,Hari ini Anya benar-benar tidak dalam keadaan baik,Pikiran Anya sangat kacau dan ini pertama kalinya Anya menjalankan tugas dengan keadaan yg seperti ini.
"huh."Seru Anya.
"Ayo kita,pulang dulu."Ajak Fiki.
"Iya,ini sudah tengah hari.Gue udah lapar banget dari tadi."Saut Fikran.
"Anya,Ayo."ajak Toni.
Anya berdiri dan berjalan di tengah-tengah Anggota,Hari ini Anya sangat muram.Anggota tau kalau kondisi mood Anya sedang tdk baik,itu sebabnya Anggota mengajaknya keluar dari hutan.
Sesampainya di desa sudah ada beberapa warga yg menunggu,Seorang ibu datang menghampiri Anggota.
"Bagaimana? Anak-anak itu sudah ketemu?."Tanya seorang ibu.
"Kami kehilangan jejak mereka,kami juga sudah berusaha untuk mencarinya tapi hasilnya nihil."Jelas Dean.
"Astaga,semoga aja anak-anak itu keluar dalam keadaan baik."Ucap seorang bapak.
"Kita hanya bisa berdoa dan melanjutkan pencarian besok hari,Kami juga akan menerbangkan drone untuk pemantauan."Jelas Syam.
Warga hanya mengangguk dengan perkataan Syam,karena mereka semua tau jika gegabah maka Anggota akan terjadi hal buruk lagi yg menimpa Anggota kepolisian.
"ini sudah tengah hari,Mari Kita makan sama-sama,ibu sudah masak untuk kalian semua."Ujar Istri ketua kampung.
"Gk usah repot-repot,buk."ucap Anya.
"Sesekali gk apa-apa,nak Anya."jawabnya.
"Ayo-Ayo,supaya kalian gk lapar dan punya tenaga buat pencarian nanti."Ujar Ketua kampung.