
Lani resmi dipecat. Garra tidak berbelas kasihan lagi. Kesalahan wanita itu sudah fatal. Memang keadaannya sangat menyedihkan ketika Garra dan Aldo mengunjungi wanita itu di rumah sakit. Aksi pemukulan Foster memang luar biasa hebat. Sampai mereka pun tidak bisa mengenal Lani. Wajahnya cukup hancur di pukuli oleh Foster.
Tapi kata dokter itu luka luar dan bisa diobati. Wajah bisa kembali seperti sedia kala meski membutuhkan waktu.
Aldo merasa kasihan. Biar bagaimanapun Lani pernah menjadi rekan kerjanya. Berbeda dengan Garra. Bagi Garra, Lani pantas menerimanya. Siapa suruh mau melukai wanita...