
"Garra!"
Mariam kembali ke mobil Garra dengan suara hebohnya. Sangat heboh malah sampai kekasihnya tersebut keheranan. Untung tak ada orang lain di sekitar sini, hanya ada mereka.
Dulu Garra merasa kesepian. Yang dia utamakan hanyalah kerja, kerja, dan kerja. Namu...