
Hari demi Hari telah Shine lalui hingga kini tibalah saat nya dia mengikuti ujian, Shine sudah berusaha keras setiap mata pelajaran telah dia kuasai dengan sempurna, Keluarga Felix sudah pindah ke perumahan elit kelas satu di Star Home, Ricko sekarang sudah bisa bergaul bersama teman nya yang lain, karena kini penampilan nya berubah, dia keren, tampan dan kaya, semua siswa juga sudah tau bahwa Shine adalah adik Ricko, namun tetap saja, namanya manusia pasti akan tetap ada yang suka dan yang tidak suka
"Shine ppssstt" panggil Merry
Shine menoleh kebelakang, karena hari ini adalah ujian pertama, jadi mereka duduk satu orang satu meja, agar tidak ada yang melakukan kecurangan, cctv juga telah di pasang di setiap sudut sekolah
"Apa kau belajar semalam, aku ketiduran" ucap Mery berbisik
".... " Shine hanya mengangguk tanpa berbicara, dia takut di kira sedang mengobrol jika terus meladeni merry,
Tiga jam kemudian bel istirahat pun berbunyi Suara ricuh mulai terdengar mereka semua mengeluh tentang soal ujian yang menurut mereka sangat sulit, peraturan sekolah telah di ubah setelah ujian pertama selesai kelas mereka akan di atur secara acak menyesuaikan kemampuan dari para siswa, dan hal itu terjadi tentu saja karena Shine, dia tau siapa pemilik sekolah bergengsi itu, dia adalah Tuan Alex jorgh jordy, dia mendapatkan email misterius yang melaporkan bahwa peraturan di sekolah miliknya sangatlah kacau, dia memerintahkan Asisten nya untuk mendatangi sekolah itu dan memperingati kepala sekolah untuk berlaku adil dan jujur, jika tidak, dia akan dipecat secara tidak terhormat tentu kalian tau siapa pengirim email misterius itu bukan,?ya dia adalah Shine.
Ketika Shine dan Merry berjalan menuju kantin, banyak tatap mata yang memandang mereka berdua
"Eh lihat itu, si cupu sekarang sudah berubah menjadi angsa putih, bahkan kudengar dia juga sudah berubah menjadi kuat"
"Benar, kalian ingat kan, kak mike saja ingin berdamai dan meminta maaf padanya malah di tolak mentah mentah olehnya"
Suara bisik bisik terus terdengar di telinga merry dan Shine
"Brak, berhenti bergosip atau kalian akan merasakan akibatnya" ucap Tora mengancam para siswa yang menggosipkan sahabatnya
Sedangkan Shine dan Merry tidak perduli dan terus berjalan untuk memesan makanan,Bilie dan lima orang kawan nya hanya bisa melihat dua gadis itu dari kejauhan saja
"Mike, jangan katakan sekarang kau menyesal dan berbalik ingin mengejarnya" ucap josep
"Benar, bukankah kau sudah pernah membuatnya menangis, tentu saja dia tidak akan percaya begitu saja" sahut mateo
"mereka berdua semakin lama semakin menarik saja" gumam Bilie
"apa kalian lihat, tadi pagi ada sebuah motor sport berwarna hitam mate terparkir cantik di halaman sekolah, itu adalah milik Shine" ucap tora serius
" Ya bahkan aku baru tau, dia adalah adik dari ricko kakak kelas kita" ucap Josep menyambung,
Bel kembali berbunyi, tanda bahwa mereka harus kembali ke kelas mereka masing masing, dan kembali mengisi soal ujian.
...****************...
Joana dan Putrinya Jesica sedang melakukan pemotretan di sebuh gedung tinggi tempatnya para artis, sebagai model terkenal tentu jesica memiliki pendapatan yang sangat tinggi, para model disana merasa risih dengan sikap angkuh jesica dan juga ibunya, karena dari awal mereka datang selalu saja membuat keributan,
"Nona jessi ada salah satu proyek baru yaitu adu acting, jika anda bisa berpura pura baik, maka para produser pasti akan melirik anda" ucap Riana, dia adalah manager jessica dia adalah seorang kemayu yang mengatur semua jadwal jessica
"Aku harus apa"? Tanya Jesi
"Jangan katakan bahwa aku harus datang kesana, ih pasti dia sangat bau" ucap jesica
''Kau harus berpura pura perduli dan menunjukan kasih sayangmu padanya, dan jika bisa kamu pura pura bersedih untuknya" ucap Riana
"Tidak aku takut tertular" ucap jesica menolak
"Ini Rincian harga untuk satu kali acting nyonya" ucap Riana membuka pembukuan hasil dari bermain film
"Wow, fantastis, sayang kamu harus ambil pekerjaan ini" ucap Joana dengan mata berbinar
"No mam, kumohon"
"Lihatlah Dua milyar dollar satu kali kontrak, apa kau tidak mau, bukankah kau ingin mobil baru" ucap joana
"Hmm mom benar, baiklah, atur jadwalku untuk menemui gadis itu, eh siapa namanya"?
" Namanya adalah Fera edelard" sahut Riana,
Dua hari berlalu, saat ini Riana sudah menyiapkan hadiah apa saja yang akan di berikan kepada Fera, gadis yang sangat mengagumi majikan nya itu, joan dan jessi juga sudah siap untuk melakukan drama di rumah sakit tersebut
Banyak perawat dan dokter yang menyambut kedatangan model terkenal itu, di sana juga banyak wartawan, dengan lincah riana berpura pura tidak sengaja membocorkan kedatangan Jesica ke rumah sakit tersebut, dan menyebarkan gosip bahwa Jesica tidak mau kegiatan sosial nya di liput oleh wartawan dan di jadikan berita panas,
Di Sana nampak seorang gadis yang berambut gundul sedang duduk di pembaringan nya, dia mendengar bahwa model kesukaan nya akan datang untuk menjenguknya, dia sangat bahagia sekali
Jesica duduk di hadapan Fera dan mencoba untuk mengobrol dengan nya
"Hai cantik perkenalkan, namaku Jesica vallery, ku dengar kamu adalah penggemar beratku, hari ini aku datang secara khusus untuk menemui mu, dan memberikanmu semangat" ucap Jesi berpura pura tersenyum
Joana hanya duduk diam saja melihat ekting putrinya yang sangat luar biasa, sebenarnya joana adalah satu satunya orang tua yang hanya menginginkan tenaga dan uang putrinya, dia mempertahan kan jesica karena dia hanya ingin keuntungan dari nya saja,
"Kakak cantik sekali, lebih cantik daripada di televisi" ucap Fera
"Kamu kurus sekali, hiks, hiks, terimakasih kamu telah menyukai ku, aku akan berdoa kepada tuhan agar dia mengangkat penyakit yang kamu derita, kamu harus kuat ya hik, hiks" ucap Jesi mendalami peran nya
Joana bersorak dalam hati, Jesi pasti akan di nobatkan sebagai aktris dan model terbaik tahun ini, karena terkenal dengan kebaikan nya, sedangkan rumor rumor jelek yang sempat menimpa putrinya perlahan akan hilang di gantikan dengan berita masa kini,
"Kakak jangan menangis, tenang saja, aku akan berusaha untuk hidup demi kakak, kamu adalah perempuan baik hati seperti malaikat" ucap Fera menghapus air mata jesica
Jessica pun memeluk tubuh Fera dengan hati hati di dalam hatinya dia mengutuk Riana karena memberikan nya tugas seperti itu, dia benar benar merasa jijik dan hampir muntah mencium bau obat di badan Fera.
Bersambung~🌻