Enternality

Enternality
Pembahasan


"Aaaa jadi dulu benar ada perang ayah?"ucap Yeri yang berhenti bertengkar dengan Kris


"Humh!"ucap Minho yang menyetujui ucapan putrinya


"Namun kita masih bisa untuk melewati perbatasan yang ada dengan cara menyerahkan seperti hasil perkebunan yang ada serta beberapa kantong darah jika ada yang ingin memasuki ataupun melewatinya perbatasan bangsa peri ataupun vampire,Karena mereka tidak ingin dirugikan dan beberapa alasan lainnya"ucap Minho menjelaskan


"Aaa paham eh tapi ayah aku pernah dengar bahwa kadang ada yang curang untuk menggambil darah ataupun hasil kebun seperti apel "ucap Yeri yang mengingat perkataan salah satu penduduk desa


"Aaa itu sudah terbiasa kita pun hanya bisa bersabar saja menghadapi itu karena kalau tidak itu sia sia jika kau sudah memberi mereka darah atau apel"ucap ayah Minho


"Kenapa?"tanya Yeri


"Kau akan berurusan dengan mereka terlalu dalam bahkan tidak diizinkan lewat selanjutnya dan hal yang kau berikan tadi akan tetap pada mereka intinya seperti kau memancing ikan namun dapat yang lainnya"ucap Minho


"Baru tahu"ucap Yeri


"Humh, atau tidak kau akan berurusan dengan raja vampire sekaligus"ucap Minho yang mana membuat Yeri bertanya


"Memangnya ada yang pernah sampai seperti itu? "tanya yeri


"Eummm ada "ucap Minho


"Siapa?"tanya Yeri yang mulai penasaran kepada seseorang yang berurusan dengan raja vampire namun ketika yeri melihat arah pandang ayahnya membuat yeri pun paham ketika ayahnya memandang kris yang mana membuat Kris menjadi malu untuk menampakkan diri


"Ouh.....kenapa?"tanya Yeri


"Karena mereka menyebalkan apa lagi orang yang bernama Bangchan Hmph!"ucap Kriss Yang memalingkan wajahnya


"Bangchan? "ucap Yeri


"Iya dia soerang pangeran dari kerjaan vampire"ucap Minho menjelaskan


"Dia itu terlalu sombong dan seenaknya sendiri aku tidak suka kepadanya"ucap Kris yang mengingat ingat kejadian yang lalu


"Memangnya ngelakuin hal apa hingga membuatmu marah seperti itu?"ucap Luhan


"Ehmmm itu dia mengambil kantong darah berlebihan entah buat apa itu"ucap Kris sambil menaikkan bahunya


"Ouh..... lalu?"ucap luhan


"Apanya?"tanya Kris


"Kejadian selanjutnya "ucap luhan


"Begitu gimana?"tanya luhan


"Iya begitu "ucap Kris


"Intinya habis itu brantem tipuk-tipuk an lalu keurus sampai kekerajaan dan hal hasil appa yang urus"ucap Minho sambil tersenyum


"Hum! "ucap Kris yang memalingkan wajahnya


"Ah begitu "ucap luhan


"Kalau aku waktu itu malah bertemu dengan Felix bersama kucingnya yang tanpa tubuh melayang ke udara hiii..."ucap Xiumin yang mengingat pertemuannya dengan Felix serta kucingnya


"Lebih baik hanya begitu kadangku melihat kucing itu sambil memutar kepalanya di udara "ucap Minho yang mengingat akan pertemuannya dengan kucing Felix di kerajaan


"Huh? siapa lagi dia? "ucap Yeri


"Sama seperti Bangchan posisinya sama-sama pengeran vampire Ehmmm lebih tepatnya adiknya "ucap minho yang menjelaskan


"Ouh.... "ucap yeri


"Tapi lebih baik dia kurasa menurutku dia lebih tenang dan stabil walaupun usil"ucap Xiumin mengingat pertemuannya dengan Felix yang menurutnya cukup tenang


"Hum aku rasa begitu "ucap Minho


"Ouh iya oppa apa yang oppa lakukan memangnya hingga sampai ke kawasan bangsa vampire?"ucap yeri bertanya


"Eummm waktu itu ada tugas pengantaran barang kesuatu daerah setelah melewatti perbatasan vampire disitu akan ada sebuah jalan yang berbelok dan itu salah satu penduduk capung mereka kalau tidak salah menyuruh kami untuk menyuruh membawa bingkisan "ucap Kris yang mengingatnya


"Penduduk capung?"ucap yeri yang masih Belum paham


"Maksud-"ucap Kris yang terpotong oleh seseorang


"Maksudnya penduduk capung itu penduduk yang mana di kediamannya terdapat capung yang hidup bukan orangnya berwujud capung"ucap Wendy menjelaskan


"Ouh..... kukira penduduk yang berbentuk capung dan terbang "ucap Yeri


"Humh! itu benar tapi penduduk capung sangat sedikit katanya mereka bermigrasi "ucap Kris yang membenarkan penjelasan wendy dan memberi informasi


"Iya info yang ku dapat seperti itu"ucap Wendy.