
Ngienggg
Bam
suara pintu yang tertutup tidak terlalu keras
"Hhhhh ehmmm masak apa iya hari ini?"ucap Go Eun yang sedang menuruni tangga sambil membenarkan ikat rambutnya
Ketika Go Eun menuruni anak tangga yang terakhir tiba-tiba saja ada hal yang membuat Go Eun terkejut
"Astaga bagaimana bisa seperti Ini hhhh"ucap Go Eun yang melihat kondisi ruang makan yang berantakan
"Hhh... baiklah ayo kita bersihkan"ucap Go Eun yang menyemangati dirinya sendiri untuk membersihkan ruang makan
Go Eun pun kemudian membersihkan ruanggan makan dengan satu persatu dari kursi yang terjatuh pecahan vas bunga yang berantakan dilantai serta sebuah vas bunga yang berada diatas meja dan berbagai macam lainnya yang harus dibersihkannya.Namun ketika Go Eun ingin meletakan alat kebersihannya tiba tiba ia melihat sebuah retakan pada meja makannya yang mana membuatnya mengeluarkan memperbaiki meja makan menggunakan kekuatannya
"Hhhh.....aku rasa sudah semua giliran bahan makanannya" ucap Go Eun ketika melihat kesekelilingnya
"Hmmm baiklah apa yang harus dimasak hari ini?"ucap Go Eun yang kebingunggan harus memasak apa
"Humh! baiklah mungkin hari ini memasak soup dan makanan yang memulihkan stamina"ucap Go Eun yang sudah menentukan hal apa yang harus ia buat untuk hari ini
Drum drum dum dum
Go Eun yang bersenandung sambil menyiapkan bahan makanannya
"Hmmm sudah semuanya"ucap Go Eun yang sudah meletakan bahan makanannya pada meja dapur
"Hhhh apa aku juga harus memotongnya?"ucap Go Eun yang bertanya kepada diri sendiri sambil menghela nafasnya
"Hmmm aku rasa iya mungkin para pelayan juga lelah jika harus memotongnya apa lagi tentang kejadian semalam mungkin itu menguras tenaga mereka"ucap Go Eun yang berpikir.
Tak
Tak
Tak
Suara potonggan pisau yang memotong bahan bahan makanan yang Go Eun siapkan
Fyuuhh
Go Eun yang menuntaskan semua potonggan bahan-bahan masakannya
"Aduh....bahu ku pegal eugh" ucap Go Eun yang mengeluh pada bahunya yang terasa pegal
"Baekh....hhhhhh baekhyun, baekhyun?"ucap Suho yang masih berjuang untuk membangunkan adiknya
"Hhhh baekhyun ayo bangun sudah pagi" ucap Suho yang mulai lelah membangunkan adiknya.
"Eugh....apa kak..."ucap Baekhyun dengan lemah serta suara khas bangun tidurnya
"Ayo bangun udah pagi ini"ucap Suho mengajak Baekhyun untuk terbangun
"heuh? hmmm bentar "ucap Baekhyun yang paham dengan ucapan kakaknya lalu menunggunya sebentar
"Hmmm ayo buruan ibu udah bangun itu "ucap Suho yang memberitahukan adiknya
"Huh? gimana kak?"ucap Baekhyu yang tiba tiba tersadar
"Iya ayo buruan"ucap Suho sambil merapikan bajunya yang berdiri didepan baekhyun
"Gi...gimana?"ucap Baekhyun dengan muka donggolnya
"udah ayo bangun"ucap Suho yang menarik adiknya untuk berdiri
"Lho kok ada Quan?"ucap baekhyun yang terkejut ketika menyadari keberadaan adik kecilnya itu
"Hhhh menurutmu Ini dimana baekh? "ucap Suho yang menghela nafasnya ketika melihat perilaku salah satu adiknya itu
"Hah? "ucap Baekhyun masih tidak paham
"Astaga coba liat kesekelilingnya"ucap Suho yang mengarahkan tubuh baekhyun berputar
"Nah bagaimana?"tanya Suho kepada adiknya
"Di... dikamar eomma appa?"tanya Baekhyun dengan ragu
"Hhhh benar ayo bangun sadarkan dirimu ini ok"ucap Suho kepada adiknya dan
"Ah iya"ucap Baekhyun yang masih tak percaya
"Ba.... bagaimana bisa? " ucap Baekhyun yang berkata dalam hati
"Hust! apa yang kau pikirkan apa kau masih menggantuk"ucap Suho bertanya kepada adiknya yang masih terdiam kaku
"Ah tidak kok"ucap Baekhyun kepada Suho
Tiba tiba saja pintu ruang pemandian pun terbuka dan menampakkan ayahnya dengan kondisi berantakan
"Astaga punggung ku sakit"ucap Minho merasa kesakitan
"Ehmmm ayah tidak apa-apa kan?"ucap Suho yang bertanya yang mana membuat Minho terkejut
"Lho kalian kapan kesini? "ucap Minho dengan terkejut Namun hal lainnya pun juga membuat Minho pun terkejut dua kali lipatnya
"Astaga kenapa Quan juga ada disini? astaga apa yang sebenarnya terjadi?"ucap Minho yang bersender pada pintu ruang mandi karena terkejut akan keberadaan putrinya di kasurnya
"Ehmmmm akan kami jelaskan nanti ayah"ucap Suho melihat kondisi ayahnya
"Kami? aku saja tidak tahu bagaimana aku bisa kesini "ucap Baekhyun kepada yang lainnya
"Hust,biar nanti aku jelaskan kalau begitu"ucap
Suho yang menyenggol sikut Baekhyun serta serta kepada ayahnya
"Ah iya"ucap Minho yang menanggapi putranya itu
"Ehmmm kalau begitu kami keluar dahulu "ucap Suho berpamitan
"Ayo byun"ucap Suho mengajak adiknya
"Ah iya "ungkap Baekhyun dengan gugup
"Kami permisi ayah"ucap Suho kepada ayahnya serta menarik adiknya
"Ouh iya ayah jika ayah mencari ibu,ibu sedang ada dibawah katanya tadi nyiapin bahan masakan"ucap suho yang tiba tiba berhenti melangkahkan kakinya lalu berucap pada ayahnya
"Ah iya terimakasih ho"ucap Minho yang masih memikirkan hal hal yang membuatnya pusing
"Hhhh sudahlah"ucap Minho yang menyikirkan pikiran negatifnya serya pergi menuju kasurnya tempat Quan tertidur lelap
"Hhhhh maaf kan ayah ya Quan"ucap Minho yang mengelus putrinya yang tertidur
"Hhhhh hyung?"ucap Baekhyun menghela nafasnya
"Hmmm?" tanya suho
"Kita mau kemana?"tanya Baekhyun yang menuruni tangga bersama Suho
"Hhhh menurut baekhyun?"tanya Suho kepada Baekhyun
"Tidak tahu" ucap Baekhyun tidak tahu
"Hhhh kita akan keluar ok"ucap Suho melirik Baekhyun
"Hah... kenapa keluar?kita tidak mandi dulu?"ungkap Baekhyun terkejut dan bertanya kepada Suho
"Hhhhh menurutmu hyung Xiumin dan Chanyeol sudah bangun"ungkap Suho yang bertanya pada Baekhyun
"Ehmmm aku rasa belum"ucap baekhyun menggaruk tengkuknya
"Nah itu tahu ayo"ucap suho kepada adiknya serta mengajaknya bergegas untuk keluar dan berjalan jalan
"Haah...."ucap Suho dan Baekhyun terkejut melihat kondisi desa setelah memutuskan untuk berkeliling kemana
Dug
Sebuah benda yang terjatuh dari tempatnya yang menambah kesan berantakan
"Astaga bahkan ini lebih parah hhhh"ucap suho sambil mengingat kejadian bulan purnama beberapa tahun yang lalu
"Humh! hyung ini terlalu berantakan"ucap baekhyun membenarkan perkataan kakaknya
"Humh! baiklah mari kita bereskan!"ucap Suho yang menatap desa yang berantakan
"Humh!"Baekhyun yang menyetujui kakaknya
Wushhh
Suara hembusan angin dimana ketika Suho mengelurkan kekuatannya
drrrr...
Suara barang barang yang mulai tersusun rapi dari arah ujung hingga ujung tempat is berdiri
"Humhh! Giliran ku,Yaakkk kurcaci mini"ucap Baekhyun dengan semangat ketika akan mengeluarkan kekuatannya namun hal tak disangka membuat Suho menjadi bingung
"Huh? kenapa kurcaci?"tanya suho bingung
"Ouh itu kan kurcaci mini dari tanah yang kubuat dan itu akan mempermudah kita"ungkap Baekhyun yang menjawab pertanyaan kakaknya
"Huh! baiklah ayo bereskan"ucap baekhyun menyuruh kurcaci untuk membereskan kekacauan yang ada sambil menarik bangku yang tak jauh darinya dan melihati kerja kurcaci yang membereskan kekacauan satu persatu
"Hhhhh itu membuang waktu sini biar aku saja"ucap Suho kepada baekhyun mendengar hal tersebut membuat baekhyun pun lantas menghentikan perbuatan kakaknya
"Ahhh jangan seperti itu hyung biar aku saja iya"ucap Baekhyun yang menghalangi Suho
"Hhhh baiklah ayo cepat!"ucap Suho kepada baekhyun
"Okay baiklah para kurcaci tugas kalian sudah selesai ayo kembali"ucap baekhyun kepada kurcaci pasirnya lalu menyuruh kurcaci itu untuk menyudahinya
Para kurcaci pun kemudian membaur menjadi seperti semula yaitu pasir
"Baiklah"ucap baekhyun dengan yakin
Sring......
"Hembusan angin"ucap baekhyun mengeluarkan kekuatannya yang mana membuat barang barang yang Ada pada sebelahya tertata rapi
"Nah sudah kan hyung? ayo kita mau kemana?"ucap Baekhyun yang bertanya kepada Suho
"Hmmm pulang aja yuk"ucap Suho yang mana membuat baekhyun tergangga
"What! tadi kita kan agghhh sudahlah"ucap Baekhyun yang tak percaya dengan kakaknya itu
"Udah.... ayo pulang"ucap Suho mengajak adiknya
"Hhhh sudahlah"Baekhyun yang menurut pada kakaknya sambil berjalan dengan lesuh
Baekhyun dan Suho pun kemudian sampai pada istana dan melihat sebuah makanan sudah tertata
"Ah pangeran sudah bangun"ucap pelayan melihat keberadaan Baekhyun serta Suho
"Iya bi"ucap Suho dengan sopan
"Kalau begitu saya permisi dahulu"ucap pelayan kepada kedua pangeran itu yang mendapat anggukan dari kedua pangeran utu
"Hei baekhyun ayo mandi"ucap suho pada adiknya
"humh!"ucap baekhyun mengangukkan kepalanya
Baekhyun dan suho pun kemudian pergi kekamar masing-masing untuk membersihkan badan mereka
"Hhhhh mengapa dia tertidur lagi"ucap suho melihat chanyeol yang tertidur dikasurnya
"Huh? Hyung Xiumin udah bangun"ucap baekhyun yang melihat kakaknya selesai mandi
"Humhh! tumben baekhyun bangun pagi"ucap xiumin sambil mengeringkan rambutnya yang basah.
"Hehehehe iya hyung"ucap baekhyun disertai tawanya
"Ehmmm kalau begitu Baekhyun mau mandi dulu hyung"ucap Baekhyun kepada Xiumin dan segera mengambil pakaiannya serta masuk kedalam ruang pemandian
"Mari kita mandi"ucap Baekhyun yang melompat dan menceburkan diri ke air
"Hhhh segarnya errr"ucap baekhyun yang berenang pada kolam pemandian
"Ouh iya hari ini makan apa? "ucap Baekhyun yang sedang menerka nerka
"Ehmmm entahlah"ucap Baekhyun yang berhenti untuk memikirkan makanan serta memilih untuk menuntaskan mandinya
"Hhhhh sudah ayo kita makan"ucap Baekhyun yang sudah selesai mandi lengkap dengan baju yang ia kenakan
Drum dum drum dum drum dum
baekhyun yang berjalan keluar dengan bersenandung
"Huh? sudah selesai? "ucap Xiumin yang memegang bukunya lalu melihat adiknya keluar dari ruang pemandian
"Humh! "ucap Baekhyun sembari mengeringkan rambutnya
"Kalau begitu ayo turun"ucap Xiumin melipat bukunya sambil turun dari kasurnya
"Humh! bentar hyung belum selesai"ucap Baekhyun yang membenarkan ucapan kakaknya lalu menyuruhnya untuk menunggunya