Enternality

Enternality
pagi hari


"Ehmmmm hehehehe soalnya tadi bosan dikamar jadi keluar kamar aja hehehehe tadi tujuan awal pingin kekamar eomma langsung tapi karena pintu kamar oppa Suho terbuka Quan pun pergi kekamar oppa Suho dulu sambil main sebentar tapi lama lama pun juga bosan jadi Quan minta oppa Suho buat nganterin sebentar,Ouh! iyha tadi kan eomma waktu Quan keluar kamar Quan tadi denger suara aneh sama apa iyha ehmmm......"ucap Quan dengan panjang menceritakan perjalanannya sampai ke kamar Go Eun mendengar hal tersebut pun membuat Go Eun tersenyum kecut akan hal hal yang dialami Quan


"Hssss dah iyha sekarangkan Quan sama eomma jadi jangan khawatir iyha.Dan enggak perlu juga dipikirkan iyha Quan "ucap Go Eun yang berdiri dari posisinya serta menggendong Quan yang ada dihadapannya lalu duduk ditepian kasurnya bersama Quan dalam gendongganya dan menyuruh putri kecilnya itu agar tidak perlu mengkhawatirkan sesuatu dan memikirkan secara serius tentang kejadian- kejadian yang sudah lalu


"Humh!"Ucap Quan yang menyetujui eommanya


"Okay sekarang Quan tidur iyha biar besok pagi udah segar"ucap Go Eun kepada putrinya agar mau tidur di gendonggannya


"Hsssss hssss hssssss"Go Eun yang berusaha menidurka anaknya dalam timanggannya


"Eomma?"tanya Suho kepada ibunya


"Hm?"ucap Go Eun yang bertanya kepada putranya itu


"Ehmmmm Quan udah tidur?"tanya Suho kepada ibunya yang masih fokus menimang adiknya itu


"Humh! Sudah aku rasa dia kelelahan"ucap Go Eun setelah melihat kondisi putrinya yang tertidur lelap pada timanggannya


"Hhhhhh syukurlah"ucap Lee Suho yang menghela nafasnya sambil mengucapkan kata syukur


"Hhhhh untung saja dia tidak terlalu paham dan aku harap hal ini tak terulang lagi untuknya"ucap Go Eun sambil mengelus kening putrinya yang tertidur lalu meletakkannya di kasurnya untuk lebih nyaman dalam tidurnya


"Humh! Untung kita juga tidak melukainya kan eomma"tanya Suho yang membenarkan ucapan Go Eun dan berucap lirih ketika melanjutkan perktaannya


"Hhhh..... Ouh! Iyha kenapa kita tersadarkan diri iyha padahal kan belum pagi seutuhnya maksudku mataharinya kan belum muncul ba... bagaimana bisa? ucap Go Eun yang menghela nafasnya serta membanyangkan hal hal jika hal yang dikatakan pada suho itu benar-benar terjadi serta Go Eun yang baru saja tersadar akan hal sesuatu yang membuatnya bertanya tanya dan nemikirkannya


"Hhmmm itu pun aku sedikit bingung hal yang aku ingat ketika Quan masuk kamarku dia memanggil diriku lalu entah mengapa sesuatu seperti menjalar pada tubuhku hingga pada akhirnya aku pun menjadi pusing dan melihat hal hal aneh pada diriku ketika aku merasakan pusing entah hal apa itu aku pun tidak tahu itu terlalu cepat untuk dilihat"ucap Suho yang memberitahukan kepada ibunya dengan panjang lebar


"Lalu tiba tiba aku tersadar ketika Quan memanggil ku lagi dan rasa aneh itupun menghilang entah kemana.Dan selanjutnya aku tidak terangsang apa apa"ucap Suho yang melanjutkan perkataannya tadi yang mana membuat Go Eun menjadi bingung dan berhenti mengelus pipi putrinya itu


"Euhhmmmm sebentar jadi Quan masuk kamar Quan manggil kamu ho lalu kamu ngerasain hal sesuatu pada tubuhmu begitu? lalu waktu Quan manggil nama kamu lagi tiba rasa yang ada ditubuhmu itu menghilang Dan kamu tersadar ho?"ungkapankan Go Eun yang memastikan hal yang dia dengar itu memang benar.


"Humh! Itu benar"ucap Suho membenarkannya


"Hhhhhh Bagaimana bisa terjadi?"ucap Go Eun yang bingung akan situasi yang ada


"Hhhhh aku pun juga tidak tahu eomma,ouh iyha eomma, Eomma kenapa bisa tersadarkan diri juga"ungkap Suho yang menghela nafasnya yang tak tahu penyebabnya serta bertanya kepada ibunya alasan mengapa ibunya juga tersadarkan diri


"Euhmmmm aku tidak tahu pastinya tapi aku merasakan sebuah sentuhan tangan yang munggil dan ada yang memanggil ku lalu tiba tiba saja aku merasa pusing dan ketika ada yang memanggilku berulang kali dengan sebutan eomma lalu ketika ada yang memanggilku dengan sebutan eomma untuk sekian kalinya dan terdengar suara Quan tiba tiba saja hal rasa sakit pada tubuhku menghilang dan aku melihat Quan"ucap Go eun yang menjelaskan kepada putranya


"Ehmmmm apa ini karena Quan?" tanya Suho yang mana membuat Go Eun menaikkan alisnya


"Ehmmmmmmm tadi Quan manggil eomma terus terussan ketika quan melihat keadaan eomma yang berantakan"ucap Suho yang menjelaskan yang mana membuat ibunya tak percaya jika yang memanggilnya adalah putrinya


"I.... itu benar"ucap Suho yang memberitahukan dengan gugup


"Ah... tapi bagaimana bisa?"ucap Go Eun yang masih tak percaya akan hal yang dia alami barussan ini


"Hhhhh aku punyak tidak tahu"ucap suho disertai helaan nafasnya untuk sekian kalinya


"Ouh! bulannya mulai turun aku rasa pagi akan segera tiba dan mungkin tidak ada lolonggan serigala lagi ataupun hal lainnya"ucap Suho yang menyadari bulan yang mulai berganti posisi serta akan digantikan dengan matahari untuk memulai pagi hari ketika melihat kearah jendela kamar milik ayah dan ibunya


"Hhhh Suho?"ucap Go Eun kepada Suho


"Ah iyha eomma?"tanya Suho ragu


"Apakah kita harus merahasiakan ini?"tanya go eun kepada putranya


"Hhhh tidak tahu eomma,Jika kita menceritakannya mungkin mereka tak percaya namun jika tidak diceritakan nanti hal buruk terjadi bagaimana dan mungkin jika kita menyembunyikannya mungkin saja hal seperti ini akan terungkap"ucap Suho yang panjang


"Humh! itu benar hhhhh kalau begitu kita mungkin harus memberitahukannya dengan perlahan agar mereka paham"ucap Go Eun yang menyetujui ucapan putranya serta memilih solusi yang ada diantara mereka


"Humh! mungkin itu benar jadi....kita harus memberitahukan kepada yang lainnya kapan? eomma?"ucap Suho yang setuju kepada ibunya serta bertanya kepada ibunya kapan mereka akan memberitahu kannya


"Ehmmm mungkin waktu sarapan pagi"ucap Go eun yang kembali mengelus putrinya itu


"Humh! aku setuju mungkin waktu selesai makan?"ucap Suho yang menyetujui usul eommanya serta bertanya kepada eommanya


"Baiklah"ucap Suho yang menyetujui ucapan eommanya.


Lama lama berbincang bersama dengan putranya dikamar Go Eun tiba tiba mendengar suara eranggan dibalik pintu kamarnya yang mana membuatnya khawatir dan bersiap siaga melindunggi putrinya yang sedang tertidur pulas dikasurnya .Karena lama kekamarnya mendengar suara eranggan itu semakin mendekat membuat Suho menjadi waspada akan hal yang akan terjadi pada sekitarnya tiba tiba saja pintu kamar Go Eun terbuka dan menampakkan sebuah mata yang menyala kuning kecoklatan.


"Suho"ucap Go Eun yang melihat putranya sedang bersiap siaga


"Tenang Eomma"ucap Suho kepada Go Eun dari lirikkannya


"Humh!"ucap Go Eun percaya pada putranya


Raarrrr


Eranggan manusia serigala itu yang mendekat kearah mereka melihat pergerakkan manusia serigala itu membuat Suho mengeluarkan kekuatannya untuk melindunggi ibu serta adiknya yang tertidur namun karena mendengar isntrupsi dari ibunya membuat Suho tidak jadi mengeluarkan kekuatannya


Swisshh


Manusia serigala yang seranggannya tidak mengenai Suho


"Baek... Baekhyun"ucap suho yang bergemetar ketika melihat adiknya


Errrrr


eranggan baekhyun yang tersoroti sinar bulan beserta mata yang menyala dan gigi taring yang keluar


"Su... Suho pukul saja dia dibagian leher"ucap Go Eun sedikit takut


"Humh!"suho yang bersiap siaga memukul baekhyun


Swissh


Bugh


Suho yang lagi lagi mengihindari seranggan baekhyun dan memukul adiknya tepat bagian lehernya hingga membuat baekhyun terjatuh pingsan


"Hhhhh"Go Eun yang menghela nafasnya karena baekhyun yang sudah pingsan dikamarnya


"Hhhhh maaf baekhyun"ucap Suho yang terduduk sambil mengusap adiknya itu dan meminta maaf karena telah memukulnya dengan keras


"Suho cepat tutup pintunya"ucap go eun memerintah putranya yang mana membuat suho menggangukkan kepalanya dan berdiri dari posisinya serta berlari kearah pintu dan menutup pintu kamar ibunya


"Hhhhh syukurlah"ucap go eun mengucap syukurnya


Deg


Suho yang terduduk dilantai kamar ibunya tepat disamping baekhyun yang pingsan


"Hhhhh dia membuatku takut"ucap Suho sambil menatap langit kamar ibunya dan menghela nafasnya


"hmmm terimakasih"ucap Go Eun menatap Suho


"Huh?"ucap Suho yang tidak paham


"Untuk menjaga eomma Quan serta tidak melukai Baekhyun dengan parah"ucap Go Eun menatap langit kamarnya dan memberikan senyum kepada putranya


"Humh! Ne"ucap suho kepada ibunya


"humh"ucap Go Eun menanggapi Suho


Tak terasa pagi hari pun datang dengan cepat yang mana memperlihatkan sebuah matahari yang mulai menampakkan diri dengan perlahan serta suara burung yang berkicauan di pagi hari yang indah membuat pagi hari ini meng akhiri ketenggangan malam tadi yang amat menakutkan bagi sebagian makhluk


"Eugh sudah pagi?"ucap Suho yang terbangun dari tidurnya dilantai serta menatap sinar matahari yang menerobos dari jendela kamar ibunya


"Baekh..Baekh Bangun! Udah pagi"ucap suho yang mengoyangkan badan baekhyun yang sedang tertidur


"Eugh"Go eun yang terbangun dari tidurnya karena matahari yang menyorot wajahnya dan mendengar sebuah suara yang mendayu pada pendengarranya