
"Ehmmm ayah?"ucap Suho yang ragu bertanya
"Huh? "ucap Minho kepada Suho
"Ehmmm sebenarnya diluar pembahasan ayah tapi suho ingin bertanya sebentar "ucap suho yang sedikit ragu ragu untuk bertanya.
"Huh? apa? "ucap Minho kepada suho
"Ehmmm apakah di istana ini ada ruanggan rahasia?"ucap Suho ragu
"Ehmmm kenapa bertanya seperti itu? "ucap Minho yang melihat anaknya yang sedang merasa ketakutan
"Ehmmm itu waktu itu katanya kerajaan musim panas memiliki ruanggan rahasia namun katanya kerajaan musim panas tidak seharusnya memiliki ruanggan rahasia,ehmm jadi apa kita punya ruangan rahasia juga "tanya suho dengan ragu karena membahas diluar pembicaraan.
"Ehmmm ayah tidak tahu tapi kalau jalan rahasia ada "ucap Minho yang berpikir akan pertanyaan Suho serta memberitahukan sebuah informasi
"Wah benarkah ayah? wow aku rasa hebat! "ucap yeri yang tiba tiba berbicara yang mana membuat suho menjadi melihat kearahnya.
"Wah aku baru tau kapan kau membuatnya "ucap Go Eun kepada suaminya karena baru menyadari akan jalan rahasia pada istana tersebut
"Ehmmm sudah lama bahkan sejak istana dibangun "ucap Minho yang mengingatnya
"Ouh menuju kemana itu?"tanya Go Eun yang mulai penasaran.
"Ehmmmm seharusnya itu menuju kearah lain namun orang yang membangun jalan itu malah membangunnya sampai ke kawasan bangsa peri "ucap Minho yang menjelaskan kepada istrinya
"Ouh? kenapa bisa "ucap Go Eun
"tidak tahu tapi katanya tidak apa-apa tapi entahlah aku tak tahu"ucap Minho sambil menggidikkan bahunya
"Ouh...apakah kau pernah kesana? "ucap go eun
"Humh? beberapa kali terakhir kali ketika jalan sudah jadi dengan total aku pun kemudian mencoba untuk menyusuri jalan itu bersama beberapa pengawal namun ketika menyusuri terlalu dalam tiba-tiba saja ada sebuah makhluk yang muncul yang menyerang kita namun untung saja kita masih selamat jadi mulai sedikit lagi menyusuri ketika lebih masuk kedalam disana juga ada beberapa makhluk lagi namun ketika mengeluarkan kekuatan appa dan ingin menyerangnya tiba tiba makhluk itu mundur kebelakang dan tidak jadi mendekat kearah kita karena kita berpikir hal itu sudah selesai akhirnya pun kita berjalan lagi hingga kita menemuka sebuah tangga kecil yang dimana diatasnya terdapat sebuah pintu tertutup ketika ku membukanya ternyata pintu itu menyatu dengan sekitarnya dan terhubung juga dengan wilayah bangsa peri walaupun tidak jauh juga,ehmmm maksudnya tidak terlalu dalam untuk masuk ke wilayah bangsa peri "ucap Minho yang menceritakan petualanggannya ketika berjalan menyusuri jalan rahasianya serta menjelaskan lebih dalam Ketika ia menyadari bahwa salah satu satu keluarganya yang tak paham dengan beberapa kalimatnya yang is ucapkan.
"Ehmmmm apakah masuk kesana berbahaya ayah?"ucap yeri ketika mendengar ucapan ayahnya
"Tidak juga asalkan kalian bisa menjaga diri kalian "ucap Minho dengan tersenyum
"Aaaah begitu iya itu sedikit menyeramkan"ucap yeri sambil membayangkan hal hal yang tidak enak
"Hahahaha jangan dibayangkan kalau takut "ucap minho yang melihat anaknya yeri
"Aaah iya iya appa minta maaf ne "ucap Minho pada putrinya
"humhp! ok "ucap yeri kepada ayahnya yang masih tetap memalingkan wajahnya serta memberi tanda isyarat dari tangannya
"Hhhh buat apa jika kau telah kuajari beberapa jurus namun kau masih takut ha?!"ucap Kris pada adiknya
"Hu Uh!aku itu tidak takut aku!"ucap yeri kepada Kris yang mana telah memulai perperanggan mereka
"Lalu kenapa kau berkata masuk kesana berbahaya atau tidaknya ha?! "tanya Kris kepada adiknya
"Emangnya oppa pikir jika aku bertanya seperti itu menandakan bahwa aku takut tidak kan?"ucap yeri tidak mau kalah
"Jika kau takut katakan saja apa susahnya?"ucap Kris kepada yeri
"Aku itu benar-benar tidak takut!"ucap yeri membela dirinya
"Tidak kau berbohong!"ucap Kris yang masih mencari kebenaran yang ada
"Tidak itu benar-benar tidak!"ucap yeri yang mulai prustasi
"Humh!terserah kau saja "ucap Kris yang menyenderkan tubuhnya ke kursi
"Hump!iya sudah kalau begitu jangan mengataiku penakut Huh!"ucap yeri kepada kakaknya sambil menyamankan posisi bersandarnya
"Terserah "ucap Kris melipat tangannya sambil memejamkan matanya
"Hhhhh......Ouh iya ho katanya kerajaan musim panas seharusnya tidak memiliki ruanggan rahasia namun bagaimana kau tahu?"ucap minho ketika melihat putra dan putrinya bertengkar serta bertanya suho tentang perkataan suho tadi tepat pada bagian ruang rahasianya
"Ouh itu dari Ten appa dan ten pun juga bertanya pada ayahnya apa seharusnya mereka memiliki ruanggan rahasia namun kata ayah ten itu seharusnya tidak terjadi dan ten pun memberikan sebuah buku ini "ucap Suho yang memberitahu informasi pada ayahnya serta menyodorkan sebuah buku yang diberi oleh ten kepadanya
"Huh? "ucap Minho menerima buku dari suho
"Didalam buku itu menceritakan sebuah kisah jaman dahulu kala itu lah yang aku cermati ehmmmm ouh iya ayah dalam buku ini menceritakan katanya dahulu kala bangsa peri dan vampire serta manusia serigala itu dahulu itu berteman ayah apakah itu benar serta perperanggan yang pernah terjadi ayah? yang mana membuat pecah belah 3 bangsa "ucap Suho kepada ayahnya
"Kau memang benar dahulu memang seperti itu namun karena ada suatu masalah akhirnya pun kami kemudian berpecah dan menganggap bahwa diantara yang lainnya itu buruk dan tak berperasaan baik kami sendiri sebagai bangsa warewolf menganggap yang lainnya seperti vampire dan peri itu buruk karena sikap mereka ketika perang dahulu yang menggangap bahwa bangsa warewolf itu kejam dan tak peduli kepada yang lainnya padahal posisi kita sams terkepung menurut mereka apa hanya mereka saja yang butuh bantuan padahak bangsa warewolf juga butuh bantuan dan disaat itu kita saling membenci dan mengihindari satu sama lain "ucap Minho kepada Suho
"Aaaa jadi dulu benar ada perang ayah?"ucap Yeri yang berhenti bertengkar dengan Kris
"Humh!"ucap minho yang menyetujui ucapan putrinya