Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
dini-ryan


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Disisi lain,dini baru saja mencuci tangannya didalam toilet wanita. Dia tidak memperhatikan sekelilingnya hingga kedua tangan kekar sudah memeluknya dari belakang,dini terkejut dna ingin berbalik tapi tangan kekar itu menahannya.


Dini menarik tangan kekar itu,tapi tangan itu begitu kuat memeluknya bahkan sebelah tangan kekar itu naik meremas gundukan kenyal miliknya membuat dini semakin ketakutan. Dia menarik tangan itu dan mengigitnya dengan kuat hingga berdarah


"aaww...." teriak suara pria dibelakang nya


Pelukan itu terlepas ,dini ingin berlari keluar tapi dia penasaran dengan pria yang memeluknya bahkan meremas salah satu bukti kembar nya.


Matanya membulat sempurna saat dia melihat ryan yang memegang tangan nya yang digigit oleh dini,dini benar-benar tidak menyangka melihat ryan disana.


"tuan muda?"tanya dini tak percaya jika ryan berada di toilet wanita,walaupun toilet itu sepi


"iya...ini aku...iiisssh,sakit" jawab ryan masih memperhatikan tangannya yang berdarah


"maaf....tapi kenapa anda berada disini?"tanya dini bingung


"aku hanya ingin bertemu dengan mu,itu saja kok. Kenapa kau menghindari ku hhmm..." jelas ryan sambil berjalan mendekati dini


"aku...aku hanya tidak ingin berurusan dengan anda tuan" jawab dini sambil menundukan kepalanya


"aku akan selalu mendekati mu ,jika kau tidak ingin berurusan dengan ku maka kau harus melakukan satu hal untuk ku" ucap ryan seolah memberikan persyaratan pada dini


"apa itu tuan?"tanya dini penasaran,karena dia memang tidak ingin berhubungan dengan ryan lagi


Ryan tersenyum memikirkan rencana yang sudah dia siap kan secara mendadak untuk dini,dia merasa sangat tertarik dengan dini. Selama ini tidak ada wanita yang menolaknya, mereka selalu bersedia berdekatan dengan ryan bahkan memberikan diri mereka pada nya karena ryan akan memberikan uang yang cukup banyak untuk mereka jika mereka bersedia melayani hasrat nya.


Dini berjalan dengan cepat menuju kelas nya,dia masih kepikiran dengan ucapan ryan. Dia tau pasti ryan sudah merencanakan sesuatu untuknya,dia tidka ingin terjebak dengar pria seperti ryan. Dia yakin jika sesuatu yang diminta ryan pasti tidak jauh-jauh dari kata mesum,dia harus waspada atau dia akan mencari cara agar hal-hal mesum itu tidak terjadi.


Berbeda dengan dini yang melamun memikirkan ryan,ryan justru terus tersenyum senang karena bisa memancing dini agar dapat dimiliki oleh nya. Ryan yakin jika dirinya hanya terobsesi dengan tubuh dini saja,seperti pada wanita lainnya. Tidak ada cinta didalam nya,dia hanya merasa penasaran dengan sosok dini.


Ryan selalu mendapatkan apa yang dia mau,dia akan mengeluarkan banyak uang bila perlu untuk memenuhi keinginan nya mengenai sesuatu. Karena dia tidak ingin merasa penasaran pada orang lain,dia harus bisa membuat dini menyetujui keinginannya nanti


"kau kenapa?"tanya chika menatap wajah dini yang sendu


" tidak ada,aku hanya tidak enak body saja hari ini"jawab dini seadanya saja


"hah....sama dong,nanti pulang kita jalan yuk?" ucap chika yang mulai bersemangat


"aku ngak bisa,aku harus ke tempat bibik" jawab dini yang memikirkan nasib nya nanti


Chika langsung cemberut,dia jadi bingung harus kemana. Apalagi pikirannya sedang kesal dengan tingkahnya didi,dia menghela nafasnya dengan kasar.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘