
Anna mengingat beberapa bulan lalu dia ada menampar Maria mantan Kexar karena sangat geram saat itu.
FLASHBACK
Anna berjalan masuk ke dalam rumah sakit (rumah sakit di kota S. Kexar masih di rawat di sana waktu itu) Anna baru saja dari membeli makan dan akan kembali ke kamar Kexar. Saat akan membuka pintu Anna mendengar suara Kexar dan maria dari dalam kamar kexar. Anna menghentikan tangannya untuk membuka pintu ruangan Kexar
"Apa lagi yang kau ingin lakukan di sini. Bukan kah sudah ku katakan pada mu berhenti lah terus mendekatiku.... Apa kau tidak mengerti, atau kau memang sudah tidak punya harga diri lagi" kata Kexar geram dengan Maria. Kexar belum bisa melihat dengan jelas tapi Kexar mengenal suara Maria. Kexar khawatir jika nanti Anna datang dan melihatnya bersama Maria di ruangan itu.
"Kau sudah sangat berubah Kexar. tinggal kan lah wanita itu, aku bisa merawat mu jauh lebih baik darinya Kexar... Aku masih mencintai mu" kata Maria meraba dada bidang Kexar yang masih lumpuh sebelah.
Kexar nenolak kasar tangan Maria menggunakan kanannya yang masih berfungsi. "Wanita Menjijikkan. Bagaimana dulu aku bisa memiliki hubungan dengan wanita seperti mu" ujar Kexar pada Maria. Kexar juga tidak tahu dari mana Maria tahu jika dia berada di rumah sakit.
"Aku tidak jadi wanita Menjijikkan jika kau mahu memenuhi hasrat ku dulu.. Kau tidak pernah mahu jika aku mengajak mu tidur bersama,,, sedang kan aku membutuhkan pria yang bisa menghangat kan ranjang ku" teriak Maria pada Kexar.
"Murahan... Pergi dari sini... sebelum aku ke habisan kesabaran dan menghancur kan semua karirmu. Kau jangan berfikir aku sakit aku tidak bisa melakukan apa pun Maria. Pergi! " bentak Kexar yang benar-benar sudah ke habisan kesabaran.
Maria mengepal kan kedua tangannya lalh Pergi dari kamar Kexar. Anna menjauhkan dirinya dari ruangan Kexar saat mendengar Maria melangkah keluar dari ruangan Kexar di rawat
Maria bertemu Anna di luar ruangan yang sedikit jauh dari pintu ruangan Kexar." Hai..." sapa Maria tersenyum pada Anna.
Anna hanya melihat sekilas Maria yang memperlihat kan belahan dadanya dengan pakaiaan yang sangat minim. Anna ingin melangkah meninggal kan Maria. Tapi Maria Tiba-tiba bersuara.
" Apa kau tidak ingin bertanya padaku, tentang apa yang sudah aku lakukan bersama suami mu di dalam tadi" kata Maria ingin memancing emosi Anna lagi seperti hari itu, dia tidak tahu jika barusan Anna mendengar semua percakapan nya dengan Kexar.
Plaakkkk....
Anna menampar keras pipi Maria sehingga mengeluarkan darah segar dari mulutnya. Lalu Anna memojokkan Maria ke didinding dan mencengkram keras dagu Maria.
"Arrkkhhhhh" teriak Maria kesakitan.
" Aku diam bukan berarti aku takut padamu. Aku hanya tidak suka membuang buang waktu ku untuk p,********r seperti mu. Dan ku peringat kan padamu, jangan pernah kau datang menemui suamiku lagi.... Jika kau tidak mahu aku mematahkan tulang lehermu, maka menjauh lah sejauh mungkin dari suami ku." kata Anna melepas kasar tubuh Maria
"Wanita psikopat. Gila!!!" teriak Maria
"Ya, aku memang psikopat dan gila,jadi berhenti mencoba memancing ku,, atau ku ledak kan kepala mu guna senjata api ini" kata Anna menaruh senjata api di jidat Maria. Yang membuat Maria bungkam dan gemetaran ketakutan pada Anna.
Maria mengira Anna adalah Wanita lemah yang bisa dia pancing. Tidak tahu saja Maria sedang berhadapan dengan siapa.
**FLASHBACK
Selesai.
Salam kenal semua,mari bantu likenya dukung karya autorrr.terima kasihhh...😊**