
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Paginya...
Okta bangun lebih dulu,dia menatap wajah silvi yang kelelahan. Dia mengecup kening juga bibir silvi sekilas,kemudian dia bangkit dan berjalan ke arah dapur untuk membuat sarapan untuk mereka. Okta harus pergi ke perusahaan miliknya saat ini karena dia harus memimpin rapat perusahaannya
Okta sudah memakai pakaian kerjanya,dia mendekati silvi yang masih tertidur dengan pulasnya. Okta menciumi seluruh wajah silvi membuat silvi terganggu,kemudian okta tersenyum saat melihat mata indah milik silvi sudah terbuka
"sayang...aku harus berangkat kerja sekarang,aku sudah siapkan sarapan untukmu...kau makan lah,jika perlu apa pun...kau bisa telpon aku,jangan pergi keluar sendirian" jelas okta sambil tersenyum dan keluar dari kamar nya setelah melihat silvi mengangguk
Sementara dikamar pengantin, Rara sudah bangun lebih dulu karena tidak nyaman dengan perutnya . Rasa mual di perutnya membuat rara mengeluarkan semua apa yang dimakannya tadi,kepalanya juga terasa berat. Akmal jadi terbangun dan memijat tengkuk Rara,dia menggendong tubuh Rara setelah dia selesai mengeluarkan isi perutnya.
Tubuh Rara terasa lemas,akmal sangat khawatir dan memandang wajah Rara yang sedikit pucat. Akmal menciumi pipi Rara dan mengelusnya,dia merasa kasihan melihat Rara yang seperti itu.
"kita ke dokter ya?biar kamu diperiksa lagi" ucap akmal menatap Rara,membuat Rara tersenyum
"vitamin ku belum habis sayang....kan aku baru periksa kemarin,ini memang bawaan hamil pertama dan kata dokter itu biasa. Kamu kan denger juga sih" jelas Rara menahan tawanya
"mungkin dokter nya salah,kita ke dokter lain saja" ucap akmal masih menatap Rara dengan lembut
"ya ampun....aku sudah liat di internet,ibu hamil memang akan mengalami masa seperti ini. Kamu jangan khawatir yang penting anak kita sehat" jawab Rara sambil mengelus rahang tegas akmal
"kamu istirahat dulu,aku akan buatkan makanan untuk mu" jawab akmal
Akmal keluar dan menuju ke dapur,Rara bukan nya beristirahat. Dia mengikuti akmal ke dapur,dia memeluk tubuh akmal dari belakang dan mulai menghirup aroma tubuh akmal yang membuat pusing nya hilang.
"sayang?aku masak dulu,kamu duduk disana aja ya" ucap akmal yang menyadari kalau Rara mengikutinya dan kini malah menempel dengan nya
"ngak mau....aku mau seperti ini saja" jawab Rara sambil tetap memeluk bahkan kali ini memejamkan matanya
Akmal memperhatikan yang dilakukan Rara,akmal berjalan ke arah belakang. Dimana ada ruangan mencuci pakaian,disana dia melihat sprei panjang yang baru saja dicuci dan belum disetrika. Dia mengambilnya dan menggendong Rara dipunggung nya membuat rara tersentak kaget
"kamu mau apa sayang?"tanya Rara bingung
"seperti nya kamu nyaman jika tidur dipunggung ku,jadi aku akan menggendong mu sambil masak. " jawab akmal yang sudah melilitkan sprei ke bokong Rara
Rara tersenyum dan hanya mengikuti kata akmal,dia seperti bayi yang digendong dibelakang oleh ibu nya. Tapi ini dilakukan oleh suaminya sendiri,akmal langsung memasak sedangkan Rara tertidur digendongan akmal.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya....makasih😘😘😘😘😘