Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
markas


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


Markus memperhatikan lusi yang sibuk dengan makanan nya,dia tersenyum senang jika melihat lusi makan. Ada perasaan bahagia,dia makan dengan lahapnya.


"besok kamu mau ke markas siapa?"tanya lusi menatap markus


"hhmm.....markas mafia,kau dirumah saja nanti aku panggilkan bibik agar menjaga mu dirumah" jawab markus yang sedikit malas menanggapi pertanyaan lusi


"aku ikut....aku bosan dirumah saja" jawab lusi dengan santai,dia benar-benar penasaran dengan markas mafia yang diucapkan oleh markus


"buat apa?nanti kamu akan merasa jijik jika kamu kesana" ucap markus dengan memberikan gelas jus pada lusi


"aku ingin lihat bagaimana markas mafia, dari pada aku dirumah saja....lagi pula kamu ngak takut jika kawanan mereka datang lagi kesini saat kamu ngak ada?" ucap lusi dengan wajah yang dibuatnya seolah merasa takut


"haiiissh.....kau ini,kalau begitu aku akan suruh anggota lainnya untuk menjaga di depan pintu jadi jika ada yang menyerang saat aku tidak ada maka mereka akan melindungi mu" ucap markus dengan santai,membuat lusi memajukan bibirnya


"aku ngak mau,aku ingin ikut dengan mu" jawab lusi kesal


tok....tok...tok


Pintu diketuk dari luar,markus berdiri dan membuka pintu rumah nya. Terlihat kedua pemuda sudah berdiri didepan pintu rumah markus,tanpa mengatakan apa pun kedua pemuda itu masuk kedalam rumah markus diikuti dengan markus dibelakangnya


Lusi yang masih duduk di kursi makan menatap ke arah markus dan kedua pria itu,dia penasaran dengan kedua pria yang bersama dengan markus. Lusi berdiri dan berjalan mendekati mereka ,dia mendengar apa yang diucapkan oleh mereka


"bawa mereka ke markas,besok aku akan kesana..." ucap markus menatap salah satu pria itu


Markus terkejut,dia tidak menyangka musuh-musuh mereka akan cepat bergerak nya. Dia merasa bingung harus bagaimana,dia tidak mungkin meninggalkan lusi dirumah sendirian . Lusi bisa berada dalam bahaya,dia mengambil ponselnya dan ingin menghubungi bibik yang biasa membereskan rumah nya.


Tapi tak lama lusi langsung mendekati markus,dia ikut melihat kedua pria itu dan tersenyum. Mereka menundukan kepalanya pada lusi,menghormati lusi sebagai istri markus


"sayang....kau harus datang ke markas,akmal dan dion kan sudah menunggu mu disana." ucap lusi yang melihat markus sedang memainkan ponselnya


"iya....makanya aku akan menghubungi bibik agar menemani mu disini" jawab markus yang sudah menekan tombol telpon pada ponselnya


Lusi menarik ponsel markus dan mematikan panggilannya,membuat markus bingung. Begitu juga dengan kedua pria didepannya itu,mereka menatap lusi. Lusi hanya tersenyum dan menggandengkan tangannya di lengan markus dengan kepalanya bersandar disana


"aku ikut ke markas,aku mau liat markas mafia." ucap lusi dengan nada manja pada markus dan menatap mata markus


Kedua pria itu merasa semakin terkejut,mereka tidak menyangka jika lusi mau ikut ke markas mafia. Biasa nya mereka memilih untuk duduk manis dirumah dan tidak ikut masuk kedalam markas,tapi istri markus ini terbilang unik. Mereka jadi ingat dengan nyonya kirana mereka,istrinya tuan dion . Hanya Rara yang tidak ingin datang ke markas mereka,walaupun terkadang akmal membawa Rara tapi Rara memilih untuk duduk didalam mobil saja dan menunggu


"tapi...." jawab markus dan dipotong oleh lusi


"aku ingin bersama mu,nanti aku akan menunggu diluar saja dan kamu rapat dengan yang lainnya....aku janji ngak akan mengganggu mu" ucap lusi menatap markus dengan tatapan memohon


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘