
Kenyataan yang baru di ketahui begitu mengagetkan beberapa orang dekat Riyan, juga Fara yang belum mengetahui status pernikahan mereka. Terutama Rena yang beranggapan kalau Fara hanyalah wanita penghibur untuk Riyan. Dan dia juga sangat malu karena sudah terlanjur menceritakan kisah masa lalu antara dia dan Riyan yang tidak pernah terjadi.
"Ini maksudnya apa sih Yan..? Apa benar dia ini istri kamu..?" Tanya Arlan dengan tampang kebingungan.
"Tapi kata Rena, katanya Riyan ini mantan pacarnya. Dan dia juga bilang, kalau Riyan sangat mencintainya." Ujar Rena yang membuat Rena semakin mematung tanpa ekspresi.
"Rena,, mengapa kamu mengarang cerita seperti itu? Kamu itu pacar sahabatku. Dan kalau bukan karena hubungan kamu dengan sahabat baikku. Aku juga tidak kenal siapa kamu." Ujar Riyan dengan tatapan tidak percaya ke arah Rena yang sudah seperti patung.
"Tapi aku sangat mencintaimu Yan. Dan memilih untuk kuliah di sini, itu juga karena kamu. Aku sudah lama mencintaimu. Aku juga tahu kalau kamu tidak pernah mencintai wanita yang mengaku sebagai istrimu ini." Jawab Rena dengan mata yang sudah berkaca-kaca saking malunya.
"Kamu jangan sok tahu! Aku memang tidak pernah mencintai wanita lain selain wanita yang telah melahirkan ku. Tapi saat ini, hanya ada dia di dalam hati juga hidupku." Jawab Riyan dan langsung menarik lengan Fara untuk mendekat ke arahnya.
"Lepaskan aku Mas..! Kamu sudah menyakitiku dengan memeluknya siang tadi." Ujar Fara sambil berusaha mendorong Riyan untuk menjauh darinya. Tapi dengan segera, Riyan langsung melakukan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh orang-orang yang ada di sekeliling mereka juga Fara.
Riyan ******* bibir Fara tanpa memperdulikan orang-orang yang ada di sekeliling mereka. Dan Fara yang begitu kaget dengan apa yang di lakukan suaminya, seketika terdiam tanpa bisa berbuat apa-apa. Fara benar-benar tidak menyangka suaminya yang begitu pemalu, bisa melakukan hal seperti itu di depan orang.
"Bukan aku yang memeluknya. Tapi dia yang memelukku. Dan sekarang aku mencium mu di depannya. Biar dia percaya kalau kamu memang istriku. Dan kita tidak perlu untuk menyembunyikan hubungan kita lagi." Ujar Riyan sambil menatap Fara yang sudah berlinang air mata karena sangat terharu dengan sikap suaminya.
"Mas,, aku.."
"Tidak usah berkata apa-apa. Sudah cukup kamu berkata-kata sejak tadi. Biarlah aku yang bicara. Dan aku ingin kamu dan mereka semua mendengar apa yang akan aku katakan." Ujar Riyan.
"Aku ingin mengatakan sesuatu di depan kalian semua. Terutama di depan Rena. Aku tidak ingin ada yang menggangu rumah tanggaku. Apalagi dengan cerita yang tidak benar adanya. Karena di dalam hidupku, hanya ada dua wanita yang sangat aku cintai. Dan kedua wanita itu tidak lain adalah Ibuku juga istriku." Jelas Riyan yang membuat Fara langsung meneteskan air mata bahagianya.
Mendengar penjelasan Riyan, membuat ketiga teman Fara langsung berpelukan sambil tersenyum bahagia. Begitupun dengan beberapa teman laki-laki Riyan. Mereka turut bahagia walau mereka begitu iri dengan sahabat mereka yang ternyata sudah menikahi wanita jelmaan bidadari itu. Sedangkan Rena yang sangat malu dengan semua yang terjadi, langsung berlari menuju mobil yang tadi membawanya ke situ dengan bercucuran air mata.
Melihat keadaan Rena yang begitu menyenangkan, Aurel dan beberapa temannya langsung bergegas mengikutinya. Mereka memang sangat kaget mengetahui kalau Rena sudah membohongi mereka. Tapi mereka juga tidak tega melihat keadaan Rena saat itu.
"Makasih banyak ya.." Jawab Fara sambil memeluk ketiga sahabat barunya itu.
"Yan,, sini dulu!" Ujar Arlan sambil menarik tangan Riyan untuk menjauh bersama teman-temannya yang lain.
"Ternyata kamu ini benar-benar hebat. Kamu begitu pandai dalam menyimpan rahasia sebesar ini." Ujar Arlan setelah mereka berada sedikit menjauh dari arah Fara dan teman-temannya.
"Iya Yan,, aku benar-benar bangga sama kamu, hidupmu sangat sempurna. Bukan hanya sukses dalam pekerjaan juga ilmu, tapi kamu juga berhasil memiliki pendamping hidup sesempurna itu." Sambung Exel.
"Bagaimana kamu bisa menikahinya Yan? Maksud aku bagaimana kamu bisa menikah dengannya? Selama ini kan kamu tidak pernah serius menjalin hubungan dengan wanita.
"Itulah alasannya sehingga aku tidak bisa memberikan hatiku kepada satupun wanita selama ini." Jawab Riyan yang membuat beberapa temannya jadi semakin bingung.
"Maksud kamu apa sih..? Bicara tu yang jelas, aku jadi bingung tahu ngga?" Sambung Erlando yang terlihat begitu tidak sabar ingin mengetahui cerita tentang Riyan dan Fara.
"Dia itu putri satu-satunya Faris Permana. Dan Ibuku adalah adik dari Papanya. Melda Permana nama Ibuku. Sedangkan Ibunya, adalah adik Ayahku. Kita berdua di jodohkan sejak kecil. Karena itulah tradisi dalam keluarga Permana. Menikah karena perjodohan." Jelas Riyan yang membuat teman-temannya langsung kaget dengan mata terbuka lebar.
"Berarti dia itu adik sepupu kamu..? Loh kok bisa kamu menikahi saudara sendiri..?" Tanya Exel bingung.
"Ya bisalah... Yang tidak bisa itu, kalau Ayahnya Riyan adalah adik kandung Papa dari istrinya." Sambung Arlan.
"Oo iya juga ya?" Jawab Exel sambil tersenyum malu sambil menggaruk kepalanya sendiri.
"Yan,, kamu harus menjaga istrimu. Aku lihat dia itu sangat mencintai juga mengharapkan dirimu. Seorang wanita yang benar-benar mencintai pasangannya, akan mudah terluka bila di kecewakan. Jadi kamu harus bisa menjaga hatinya. Kalau kamu tidak mau aku merebutnya." Ujar Erlando yang membuat Exel langsung mendorong kepalanya sambil berkata.
"Sembarangan saja kamu kalau ngomong. Istrinya juga tidak akan mau sama kamu walaupun Riyan sudah mengecewakan dirinya.
Mendengar perkataan sahabatnya, Riyan langsung terdiam sambil memikirkan apa yang baru saja di katakan oleh Erlando. Dia baru sadar betapa besar arti Fara dalam hidupnya. Dia tidak rela untuk melepaskan istrinya pada laki-laki lain. Karena Fara adalah wanita yang mampu mengalahkan gengsi juga egonya.