XXX

XXX
kualasi ku


2 Minggu kemudian luka ku mulai banyak yang mengering.


Kami bergegas menuju kediaman pak Toha .


Di sana kami bertiga di sambut hangat oleh antek-antek bapak Toha.


"Perkenalkan bos baru kalian"


ucap pak Toha untuk menyambut ku


"Anda tetap pemimpin kelompok ini."


"Tujuan saya tidak menjadi siapa dan apa!"


"Tujuan ku hanya menyingkirkan dinasti lama di Jogja dan membuang tangan-tangan kotor"


ucap ku membalas ungkapan beliau


Rizal "aku masih belum terhitung kalah dari mu nak"


Aku "kita bisa lakukan lagi om.ketika tubuh ku sudah siap"


Riski "ak tak mau dan malas berhadan dengan murid si Hasan."


"Tekhnik dan fisik nya pastilah melampoi batas wajar manusia"


ucap Riski sambil murung


Pak Toha "sudah-sudah kita mulai menentukan masa depan kelompok kita"


"Apa yang akan kamu lakukan setelah sembuh total"


Aku "sebelum nya ak ingin tanya kebiasaan dan hobi tarjet kita"


Adam "berjudi, mabuk dan balap liar"


"Team balapnya bisa di anggap tim terhebat di Jogja."


Adam adalah tangan kanan pak Toha yang berumur sepantaran dengan kami bertiga. Dia ahli mesin dan analisis sebuah masalah.


"kenapa kau tanyakan hal itu?"


"tampak nya kita punya jalan untuk menghancurkan dia."


"kalau kita tahu kebiasaan nya."


Aku "aku akan mencari dan mempersatukan kelompok yang sepaham dengan kita."


"Kemudian kita akan memicu pertengkaran melalui balap."


"Aku akan membuat tim balab untuk membuat tim mereka menangis dan bersedih di akhir balap."


Adam "punya apa kau mengucap kan kalimat tersebut"


"Lamborgini?"


"Ferrari?"


Brendy "kami punya bengkel"


"Tinggal cari mobil yang pantas untuk memanaskan sirkuit balap"


Adam "kau kira dengan mobil murah bisa mengalahkan mereka"


"Bukan harga dan kualitas sperpartĀ  yang menjadikan kita menang"


"Namun .....taktik dan tekhnik yang membuat segalanya bisa terjadi"


ujar ku


Adam "ini arena kecepatan. Sperpat, jenis dan merek menjadi kunci kemenangan sebuah balap"


"Kalau tekhnik aku sepakat"


"dulu ada Corola dx 84 yang menghancurkan mobil Mustang dengan racinkan dari mekanik internasional"


"Keajaiban yang mungkin akan turun melalui darah."


Ujar pak Toha dengan senyuman sopan nya


Aku "dan ak telah mendapatkan keajaiban itu. Yaitu mobil dengan julukan gerobak nipon"


Semua orang terkejut mendengar nama gerobak nipon. Karna itu adalah mobil legenda yang menjadi saksi bisu keganasan TDK.


Adam "aku masih belum percaya dan belum bisa menerima kalau harus membalap dg mobil keluaran 1984. Ini tahun 2012."


Topan " kamu hanya perlu yakin dan percaya teman."


Brendy "kita pembuat keajaiban jadi jangan kaget."


Pak Toha "setelah sembuh total. Datang lah lagi,,,,"


"Aku akan menunjukan buku rencana yang ditulis ayah mu"


"Tapi mungkin banyak yang harus kita rubah. Karena keadaan Jogja berbeda dengan 20thn yang lalu."


"bapak mu juga menulis daerah mana yang nantinya akan menjadi maju."


"dan kegiatan usaha yang pantas untuk daerah tersebut."


"percaya gak percaya smua yang dikatakan ayah mu itu benar benar terjadi."


dalam hati ku aku merasa bangga dengan bapak. walau waktu ku dengan nya amat sangat singkat.


Aku " baik pak"


ujar ku pada pak toha


Kemudian rundingan itu di akhiri dengan pesta. Entah kenapa kami bertiga serasa sudah menyatu dengan mereka. Kami bercanda dan menyanyi seperti anak Pramuka yang sedang berkemah


see u...... .