
hehehe
.
.
.
.
besoknya....
hari ini kelas Aarin sudah selesai di dekor dan murid yang kelasnya sudah selesai di dekor bisa bebas melakukan apa saja dengan kata lain libur secara mandiri.
Aarin pun memanfaatkan waktu ini untuk rekreasi pergi ke hutan lagi bersama Mill.
menyiapkan bekal, Aarin pun pergi kesana dengan menaiki kamb- ehem maksudku memakai sihir teleportasi miliknya.
dalam sekejap, dia pun sudah berpindah ke hutan.
"nyantai dong kita, cape lah belajar terus yekannn" ucap Aarin saat mereka sudah sampai di pinggiran sungai yang ada di dalam hutan tersebut.
Aarin pun menatap jernih nya air sungai tersebut lalu bergumam.
"wah, gak kek sungai di jakarta yang isinya susu milo semua, kalo ini mah beneran jernih" gumamnya kagum.
Mill yang melihat Aarin mengagumi jernihnya air sungai pun diam tapi sebenarnya....
'perutku sakiiiiiit' Mill ada panggilan alam mendesak.
dia pun berkata kepada Aarin.
"Rin, aku akan pergi sebentar" ucapnya
"okeh" dan Mill pun pergi ke dalam hutan, menjauh dari Aarin.
-few moments later-
sekarang, perut Mill sudah lega.panggilan alam dadakannya sudah selesai dan dia pun kembali dengan wajah yang ceria walau dalam bentuk seekor kadal.
(author: tunggu sebentar, berarti Mill ada hubungan dong sama biawak????😨)
saag dia kembali ke tempat Aarin berada, di sana tidak ada Aarin.Mill pun menengok ke kanan dan ke kiri.Aarin masih tidak ketemu.dia pun bingung dan khawatir.
akhirnya Mill pun kembali ke wujud naganya dan terbang di atas hutan itu sambil melihat kebawah mengikuti aliran sungai.
(author: btw Mill masih kecil jadi kalo terbang gak bikin heboh)
beberapa menit dia terbang, dia melihat dari ketinggian ada sebuah benda yang mengapung di tengah sungai dan anehnya benda itu terlihat familiar bagi Mill.
dia pun turun dan berpijak di tanah.dan setelah dia melihat, ternyata benda itu adalah.....
Aarin.
yap, benar sekali.itu adalah Aarin, yang sedang mengapung atau mengambang di tengah sungai, dengan raut wajah santainya dan mata yang tertutup.
Mill yang melihat hanya menampilkan ekspresi datarnya.
"........ tidak mengeherankan lagi" ucap nya lalu dia pun berbaring di bawah pohon dekat situ membiarkan Aarin yang mengambang di sungai.
 \=\=\=\=
di Akademi
sekarang ini, Reinhard, dengan status tunangan Aarin sedang mencari Aarin ke sana kemari.
selagi mencari Aarin, Reinhard sinag- ehem maksudku Reinhard berpapasan dengan seorang gadis berambut pirang sebahu dan beramata biru gelap.yap, jika kalian dan author lupa, dia adalah Maria yang sudah lama batang hidungnya tidak terlihat.
(author: eh? ada yang namanya Maria yah?😕)
saat akan berpapasan, tidak terduga Maria pun tersandung angin sehingga dia nyungsep ke lantai.
sebelum dia beneran nyungsep dan jidat mulus nya reuni dengan lantai, Reinhard memegang Maria sehingga posisi mereka seperti pasangan yang sedang berpelukan.
"AAHH!"
"Hati-hati!"
grep!
mereka pun saling berpandangan dengan posisi masih berpelukan.dan entah kenapa, seperti ada filter bunga bling-bling di sekitar mereka dengan backsound 'syalalala~'.
1 detik
2 detik
3 detik
dan pada detik ke empat sharingan Reinhard pun bangkit.
tapi boong.
pada detik ke empat, akhirnya mereka berdua sadar akan posisi mereka dan akhirnya pelukan mereka pun terlepas.
Maria memalingkan wajahnya malu dengan rona merah tipis di wajahnya yang manis itu.
"a-ah maaf dan......terima kasih Yang Mulia" ucapnya sambil menundukkan kepalanya kebawah.
"tidak masalah.sedang Nona sendiri tidak apa-apa? apakah ada yang terluka?" tanya Reinhard ramah sambil tersenyum.
"saya tidak apa-apa.sekali lagi terima kasih" ucap Maria lagi sambil tersenyum lembut.
"tidak masalah" dan Reinhard pun berbalik dan bersiap pergi tapi secara tidak di duga, tidak kalian duga dan tidak author duga Maria pun menahan Reinhard dengan cara menarik ujung lengan bajunya.
"anu, sebagai ucapan terima kasih saya, bagaimana jika saya mengajak Yang Mulia ke kantin? ini juga sudah masuk jam makan siang" ajak Maria sambil tersenyum malu-malu onta.
Reinhard yang menerima tawaran itu awalnya ingin menolak tapi melihat raut wajah Maria yang terlihat seperti berharap dan memelas, Reinhard pun menerima ajakan Maria.
\=\=bersambung\=\=
author timee
AKHIRNYA AKU BEBAS GAYSSSSS
ya gak juga sih.kemaren ada ulangan dan aku LUPA belajar jadinya yah, gak belajar ama sekali.tapi untung nya nilaiku bagus tanpa nyontek sama sekali.
ehem, 90 loh 90 ini nilaiku 90 oy!
dan di mapel kedua yaitu penjas, hebatnya AKU TUNTAS WOY!
padahal materi yang kupelajarin itu 100% BEDA AMA MATERI PAS ULANGANNYA ASTAGA!! akhirnya setelah 2 semester aku gak perlu remed penjas T^T.semester sebelumnya nilai penjasku beneran parah.sekarang gak remed ini beneran bahagia aku
dan mtk aku GAK remed yeeeeeeyyy!! pintar juga lah aku ternyata.jadi gak perlu khawatir ada korban(hpku) pas pembagian rapot nanti.sekarang santai dan...
enjoy your life broo
nanti minta biawak beliin mi ayam ah hehe dia kan banyak duit