WHAT?! I'M THE ANTAGONIST?!

WHAT?! I'M THE ANTAGONIST?!
eps.48 (45 Hari Kebangkitan2)


AKU NAK MAKAN KETUPAT!!!


.


.


.


.


dengan Emilia yang mengasihani Orin, Aarin yang masih meng-hei hei kan Orin, dan Orin sendiri yang terlihat cuek padahal dalam diri nya sudah terjadi huru-hara, seorang guru pun masuk ke dalam kelas menghentikan segala keributan yang terjadi di dalam ruangan itu.


guru itu pun berbicara.


"baik lah anak-anak.kalian semua tahu bahwa sebentar lagi Hari Kebangkitan akan datang, dan Akademi kita mengadakan berbagai acara dan perlombaan yang akan di adakan saat hari itu nanti.kalian di perbolehkan untuk mengikuti berbagai lomba yang akan di selenggarakan, atau hanya bersantai di dalam maupun di luar Akademi, dengan kata lain kalian akan di bebaskan, terserah kalian ingin ikut atau tidak" ujar guru tersebut lalu membagikan selembar kertas ke seluruh murid yang ada di kelas tersebut.


"di kertas itu tertera berbagai perlombaan dan acara yang akan di adakan.kalian bisa mengikuti atau melihat nya sesuai dengan jadwal waktu yang tertera.dalam seminggu ini, kalian tidak akan melakukan pembelajaran atau praktik apapun.kalian hanya akan menghiasi Akademi, setelah itu di bebaskan.dihari terakhir penyelenggaran acara ini, akan ada pesta dansa di Akademi untuk para murid.sekian terima kasih" dan setelah itu guru itu pun pergi meninggalkan para muridnya.


kelas yang di tinggalkan oleh guru itu pun, langsung saja heboh.


"wah, kudengar pesta dansa itu merupakan salah satu yang paling di tunggu oleh para senior"


"siapa nanti yang akan jadi partner ku di pesta dansa nanti yah"


"memang ada yang ingin pergi bersama mu?"


"tentu saja, dengan wajah ku yang menawan ini para gadis pasti tidak akan menolak"


"ppfft, terus lah bermimpi kawan"


"banyak sekali jenis perlombaannya"


"eh eh eh kau tau tidak? nanti saat waktu Hari Kebangkitan, banyak senior yang akan mendirikan stan yang menjual berbagai barang"


"kudengar bahkan ada yang menjual berbagai alat sihir"


"aku benar-benar menantikannya"


di saat banyak anak lain yang sedang heboh, Aarin hanya termenung diam. luar diam dalam ribut, itu lah yang bisa mendreakipsikan bagaimana keadaan Aarin saat ini.


walau di luar nya dia hanya diam, tapi percayalah, dalam nya itu seperti ini....


'MAKANAN!!! BANYAK MAKANAN!!! NANTI AKU MAU BELI MAKANAN APA YAH?!! ASIK MAKANAN MAKANAN MAKANAN!!!'


Yah, seribut itu lah.


melihat Aarin yang melamun, Emilia pun bertanya.


"MAKANAN!" belum selesai ngomong udah di potong aja sama Aarin.


"e-eh, makanan?"


"HM! HM! MAKANAN!" ucap Aarin lagi sambil mengangguk-anggukkan kepalanya yakin.


Emilia dan Orin yang melihatnya pun membatin.


'sudah kuduga dari Aarin' {Emilia}


'kenapa aku bisa berteman dengan manusia ini😧' {Orin}


(author: kenapa aku bisa menciptakan tokoh kekgini😤😧)


mereka pun diam dengan tenang, lalu Aarin pun memecah keheningan di antara mereka.


"nanti kalian ikut perlombaan apa?" tanya Aarin


"hmm aku nanti ingin melihat-lihat dulu saja" jawab Emilia


"terserahku lah" sahut Orin jutek


"ah iya, kemaren aku menonton sebuah pertunjukan 'perkelahian suami istri karna seorang wanita jal*ng' di taman.benar-benar intens sekali sampai ada suara tampar-menampar" dan Aarin pun mulai bercerita.


mereka pun melanjutkan perbincangan yang out of topic hari itu dan akhirnya pulang ke kama asrama masing-masing untuk mempersiapkan datangnya hari esok.


||||||||


author timee


wak


"hm?"


wawak~


"apa bibing~"


dih, siapa bibing


"lah, kan kaamu duluan panggil wawak"


eh, iya juga yah aowkwkwkwk